Pak Tom,

Kebetulan nih ada yg suka ngitung valuasi..

Mau tanya:
- Kemarin pak JT kirim data target dari 22 perusahan reseach
  lokal dan luar.
- Target mereka: 9900, 8700, 8000,8000, sampai yg terendah 2650.

Pertanyaan:
- Melihat range target BUMI dari 2650 sampe 9900, timbul pertanyaan:
  apakah Ilmu valuasi yg dipakai perusahaan research internasional
  ini sebenarnya BELUM bisa dianggap ilmu karena hasilnya BERBEDA
  BEDA ?.
- Atau ilmu valuasi ini sebenarnya benar TAPI setengah dari mereka
  adalah KUMPULAN PENIPU investor ?
- Target anda untuk BUMI di 1300 , berapa asumsi anda untuk
  harga coal pada thn 2008, 2009, 2010, 2011 dan 2012?.
- Target anda SANGAT EXTRIM PESIMIS, bisakah anda share perhitungan
  nya ke milis ?


--- In obrolan-bandar@yahoogroups.com, "Tom DS" <[EMAIL PROTECTED]>
wrote:
>
> *Sebenarnya bukan cuma saya saja yang sudah menganalisa itu, banyak
juga
> yang sudah punya analisa seperti itu dengan alasan dan cara
menghitung yang
> berbeda-beda. Cuma kebanyakan masih pada sayang untuk melakukan
cutloss
> biasanya karena mereka masuk di saat index masih diatas 2400. Mau
cutloss
> itung2 sudah rugi berapa banyak, asa sih bisa lebih turun lagi,
sepertinya
> sudah bottom... padahal bottom is not in sight... Saya akan
utarakan analisa
> dengkul saya, sementara dari sisi fundamental tidak perlu
sayautarakan,
> sudah banyak analisanya dan akan banyak teman yang bisa membantu.
Kalau
> teknikal saya terus terang kurang terlalu percaya dalam situasi
seperti ini.
> Yang jelas untuk fundamental, saya selalu mengkombinasi metode CAPM
(Capital
> Asset Pricing Model) serta DCF (Discounted Cash Flow). Utk metode
relative
> valuation (menggunakan PER) hanya untuk melengkapi dengan tambahan
> menggunakan valuasi regresi dari PER industri sejenis.*
> **
> *ANTM:*
> *Saham yang public listed (atau diperdagangkan di BEI) adalah
34.24% dimana
> akhir september ini porsi asing tinggal 12.5% dan lokal 21.7%. Per
jumat
> kemarin, data kami menunjukkan porsi asing tinggal sekitar 10%an.
Posisi
> awal tahun asing punya 16%an ANTM. Yang jelas untuk ANTM asing
masih akan
> melakukan tekanan jual karena asing yang akan bertahan di ANTM ini
menurut
> analisa kami hanya sekitar 7%. Artinya kalau beberapa institusi
yang sedang
> kekeringan likuiditas iu belum dapat suntikan dana segar atau
kemudahan
> likuiditas lain, kondisi tersebut akan tercapai. Target price kami
sekitar
> 880-930 saat mebawa IHSG ke 1200.*
> *Buyback ANTM hanya punya dana Rp 200milyar. Anda bisa hitung
sendiri
> cumadapat berapa banyak ANTM. Sementara transaksi harian ANTM saja
sudah
> sekitar rata-rata Rp50-70milyar. Buyback di ANTM tidak akan terlalu
> berpengaruh.*
> **
> *BUMI:
> Mengingat management bakrie yang suka high leverage sampai mau jual
saham
> anak perusahaannya, hal ini mebuat investor yang akan membeli BUMI
meminta
> harga di bawah harga pasar. Sementara itu selling pressure BUMI
diperoleh
> dari beberapa institusi asing yang sudah membeli BUMI di posisi 800-
1000an
> (Coba cek posisi Merril Lynch dan beberapa institusi yang collect
BUMI di
> awal 2006). Dengan beberapa kondisi terbaru terkait Tata Group dan
beberaa
> konsorsium yang mau membeli BUMI, apalagi didukung fundamental BUMI
yang
> maish sangat bagus (cash BUMI masih cukup untuk memayar short-term
debt nya,
> lain dengan BNBR), target price kami untuk BUMI 1200-1300.*
> **
> *UNSP:*
> *Masih akan ada sedikit tekanan jual hanya dari margin trader dan
> shortseller. Yang banyak memegang UNSP adalah investor retail,saya
bisa
> menyimpulkan ini dari besarnya rekening yang memegang UNSP serta
dari
> rata-rata volume/frekuensi perdagangan harian UNSP.*
> *Penurunan UNSP tidak akan terlalu dalam lagi, target price sekitar
350-380.
> *
> **
> *TINS:*
> *TINS salahsatu favorit institusi asing karena bisnisnya yang secara
> longterm masih sangat solid (mirip dengan BUMI yang secara
fundamental
> sangat bagus) didukung management yang jauh lebih baik dari Bakrie.
Dari
> sisi cash yang masih Rp 1.35 T di Q2 2008 dengan shorterm debt
hanya Rp 80
> milyar. Dengan melihat financial performance dan proyeksi kami, PBV
1.51x,
> PER 0.6x, ROE hampir 50%, net income margin 27%, low debt/equity
ratio dan
> berbagai pertimbangan fundamental lainnya yg sudah totally
undervalue, serta
> dari sisi institusi asing yang masih akan keep TINS, target price
kami saat
> IHSG 1200, TINS akan masih berada di level 1000-1050 (tidak jauh
berbeda
> dengan kondisi saat ini)*
> **
> **
> *Disclaimer: Always On*
> **
> *T.o.m*
>
>
>
>
> On 10/16/08, Jonathan Christian <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> >
> >   Dear Pak Tom
> >
> > Salam kenal pak, saya termasuk newbie dalam bursa, baru masuk
bursa tahun
> > ini, dan langsung mersakan dashyatnya kejatuhan bursa.
> > melihat postingan bapak beberapa waktu yang lalu, termasuk
prediksi serta
> > target price yang bapak berikan, semuanya tepat.
> > jgua utk prediksi yang barusan bahwa ihsg 1200an saya yakin akan
tercapai
> > dalam waktu dekat.
> >
> > yang saya mau tanyakan adalah :
> > apakah ketika ihsg menuju 1200 saham bumn yang rencanna buy back
tsb akan
> > jatuh juga mengikuti arus?saya lihat posting bapak yang terdahulu
tentang
> > target price bumi antm dkk tepat semuanya...mantap pak!
> > jadi kalau kondisi sekarang berapakah target price utk antm bumi
unsp serta
> > tins?
> >
> > sori merepotkan,
> > terima kasih sebelumnya.
> > Gbu always
> >
> > Jonathan
> >
> >
> >
>


Kirim email ke