Jkse dibuka ijo niihhh.... Sent from my BlackBerry® with XL Nyambung Teruuss !!
-----Original Message----- From: [email protected] Sender: [email protected] Date: Mon, 14 Feb 2011 02:25:28 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Re: [saham] GIAA sekali lagi untuk investor: Pelajaran Cebu Air CEBU jadi Cebur air dong :) Sent from my BlackBerry® powered by Sinyal Kuat INDOSAT -----Original Message----- From: ahmad saharjo <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Mon, 14 Feb 2011 10:21:40 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Re: [saham] GIAA sekali lagi untuk investor: Pelajaran Cebu Air Wah kalau GIAA bernasib sama dengan CEBU AIR, bisa2 harganya akan menuju ke 500an dong om? --- On Sun, 2/13/11, positif01 <[email protected]> wrote: From: positif01 <[email protected]> Subject: [saham] GIAA sekali lagi untuk investor: Pelajaran Cebu Air To: Date: Sunday, February 13, 2011, 6:11 PM Senin, 14 Pebruari, ini akan menjadi hari kedua pasca listing GIAA (Garuda Airlines) yang mengecewakan pada Jumat, 11 Pebruari kemarin, dengan seketika anjlok -17,33%. Bagaimana hari-hari ke depan, setidaknya hari ini? Adakah 'swing' sesaat akan membantu? Jawabnya, khususnya bagi para investor jangan lupa memperhatikan apa yang terjadi pada bursa regional sekitar Anda. Sejumlah alasan kunci telah di-posting kemarin mengapa investor asing dan investor yang cermat tidak akan mengakumulasi saham penerbangan bahkan dengan harga diskon yang memadai (http://groups.yahoo.com/group/saham/message/101776). Selain, perkembangan indeks 'aviation' S&P500 yang justru menyusutkan portofolio investor selama 20 tahun terakhir dibandingkan dengan kenaikan indeks utama S&P 500 di AS, belum lama ini dari bursa yang bertetangga dengan Indonesia dan masuk dalam kateogri 'emerging market' telah me-listing satu 'airline'-nya juga. Perlu diperhatikan bahwa emiten penerbangan global tidak sebanyak emiten-emiten sub-group industry lain sehingga 'listing' satu emiten penerbangan akan menjadi sorotan terhadap prospek saham-saham penerbangan lainnya. Cebu Air Inc. belum lama 'listed' di PSE (bursa Filipina) pada 25 Oktober 2010 lalu. Jika Anda masuk para investor itu yang begitu bergembira dengan kenaikan Cebu Air pada hari ke-2 listing-nya yang sampai 8% maka dengan berlalunya waktu dan sekarang memasuki bulan ke-4, Anda bisa menyaksikan ke belakang 'chart' yang begitu mencekam karena sampai hari ini Cebu Air sudah merosot -30% (http://www.bloomberg.com/apps/quote?ticker=CEB:PM). Jangan lupa Cebu Air, 'listing' sebelum 'emerging market' mengalami kontraksi pada awal tahun 2011, dan fakta itu saja sendiri tidak mampu menyelamatkan saham penerbangan tersebut. Dan, 'historical chart' menunjukkan bahwa pada listing dan hari ke-2, saham Cebu Air masih bisa naik, bandingkan dengan GIAA yang sudah harus merosot sejak detik awal 'listing'. Cebu Air merupakan perusahaan penerbangan terbesar kedua di Filipina dan dalam IPO-nya Oktober lalu meraup P23,33 miliar atau Rp4,7 triliun sekaligus tercatat sebagai IPO terbesar sepanjang sejarah Filipina sejak 'listing' SM Investment Corp pada 2005 lalu. '+'
