Kalau pengamatan saya, semakin volatile market, semakin dikit yang posting.
Kenapa? Karena volatile market = ketidakpatian arah. Mungkin banyak trader
sekarang yang pindah haluan jadi investor, atau masuk ke reksadana. * Did
you know*, *komunitas trader tidak secara langsung didukung oleh
pemerintah/bapepam*, karena kita tahu *sifat trader adalah oportunis*.
Pemerintah inginnya BEI sebagai wadah INVESTASI, bukan SPEKULASI. BUMN
banyak IPO untuk cari uang, bukan bagi-bagi uang. Kalaupun didukung kayanya
banyakan dikerjainnya (!)

Nah, para pendekar yang menghilang ini mungkin kedapatan "salam tempel"
untuk agenda ini, entah bagaimana caranya, saya nggak ngerti.

Tahun ini banyak sekali produk investasi yang mungkin launching, bahkan ada
juga yangportfolionya terdiri dari saham-saham eksotik dan listed di
wallstreet. NAH, produk ini perlu diisi (belanja). Duit sudah siap. Tinggal
pinter-pinternya mereka cari harga yang bagus.

Itu makanya trader semakin berat bebannya, karena sekarang *gajah makin
banyak berkeliaran*. Maka dibuatlah agenda pemberantasan *kaum
marginal*(maksudnya pemain margin :), yang intinya ingin merubah
* mindset *trader menjadi investor. Yang malas akan tersingkir, yang smart
akan berjaya. Seleksi alam. Karena bursa saham menganut kapitalisme (capital
market = pasar modal), Yang besar yang menang. Modal bukan hanya uang, tapi
akses informasi juga.

Tapi layaknya high risk & high gain (loss), semuanya bisa dipelajari. Tapi
memang tidak semua orang punya kelebihan (ilmu dan fasilitas) untuk menjadi
trader. Apalagi jika berhadapan dengan para big player, yang sudah PASTI
punya modal yang lebih besar.

Saya setuju market is always right. Saya juga setuju kalau market is stupid.
So kesimpulannya *"Market has the right to be stupid"*

Ke 2400? No problem. Ke 3000? No problem. Ikutin maunya pasar saja. :) They
might be stupid, but they have the right to be stupid.

*Anyway, saya tidak begitu suka ikut ajang "Popularity Contest". Berat, man!
Lagipula nanti jadi gak asik, pake acara sirik-sirikan lah, kaya ABG aja.
Jadi, kalau memang suka/sebel dgn posting seseorang, baiknya sih  kasih
kritik/pujian lewat japri ya pak/bu. Thanks.*

Regards,
DE
hehe

On Jan 5, 2008 4:30 PM, boyz < [EMAIL PROTECTED]> wrote:

>   mungkin maksudnya udah sedikit, mBah
> bukan nggak ada sama sekali, tapi dibanding dulu, udah semakin sedikit.
> cuma bahasanya di generalisir.
>
> yang saya lihat,
> yang masih konsisten mengirim good posting belakangan ini tinggal sedikit.
> mBah, DE, kang ocoy (habis liburan yah), pak Eka Suwandana.
> ABN dengan ulasan2 singkat-ya
> bung rei dengan perspektif investor-nya.
> pak ALX dengan target price-nya.
>
> dibandingkan dengan dulu, jauh lebih sedikit.
> dulu kita punya banyak master seperti yg disebut oleh mr.espur.
>
> just my thought.
> salam,
>
>
> jsx_consultant wrote:
> > ARE YOU SURE ABOUT WHAT ARE YOU SAYING ?.
> >
> > ...
> >
> > embah
>

Kirim email ke