Pak, kalau memang harga TLKM valuasinya 2000, jualan saja sekarang. Toh dengan AR kiri 10% dan AR kanan 20%, tidak ada bedanya dengan AR kiri 10% dan AR kanan 10% bagi yg memang mau jualan. Masa sih rugi kalau bisa jualan lebih tinggi harganya :)
Saya masih tidak mengerti penjelasan yg mengeluh. Tolong tunjukan ke saya dimana tidak fairnya bagi yg mau menjual antara dua kebijakan tersebut, 10-10 dan 10-20. Kalau bisa tunjukan dimana letak tidak fairnya bagi yg mau jualan antara kebijakan 10-10 dan 10-20, nanti akan saya dukung. Sejauh ini yg saya lihat, yg dirugikan adalah yang sedang berharap dapat harga saham dengan harga lebih murah. Karena kalau situasi bullish, naiknya bisa 20%, pas lagi bearish hanya turun 10%. Yang nungguin harga murah bisa ngga dapat2. Yang diuntungkan adalah investor yg memang setia pegang saham. Karena, pihak2 yg memang lagi sengaja mau menjatuhkan harga saham, jadi butuh tenaga lebih banyak dalam artian, kalau sehari naik 20%, maka akan dibutuhkan 2 hari untuk nurunin ke sekitar harga sebelum naik. Ditengah lagi sulitnya likuiditas seperti sekarang, dan sangat sensitif terhadap perkembangan global yang dapat memancing kepanikan, para bandar yg ingin menjatuhkan IHSG punya keunggulan lebih karena para peritel dan institusi cenderung wait and see. Walau harga saham sudah murah, bisa jadi mereka menunggu sampai ada sentimen lebih positip. Otoritas bursa mencoba menyeimbangkan situasi tersebut dengan mengeluarkan aturan AR asimetris ini. Saya pribadi seperti di posting beberapa hari lalu malah menyarankan sekalian saja AR dibuka simetris tanpa batasan karena keyakinan saya yang mengatakan situasi sudah mulai terkendali, masing2 pemain sudah bisa meredam kepanikan. Tapi khan otoritas bursa punya pemikiran dan pertimbangan lain dalam menerapkan kebijakan dan lebih memiih asimetris dulu. Saya menghargai hal tersebut karena saya yakini otoritas bursa telah dan tengah bekerjasama dengan otoritas lainnya dalam menjaga kepentingan nasional. Yang pasti, saya tidak percaya aturan asimetris atau simetris dapat mempengaruhi harga suatu saham dalam jangka panjang. Tidak ada teorinya seperti itu. Mau asimetris ataupun simetris, harga saham akan menuju ke titik keseimbangannya dalam jangka panjang, menuju ke fair value nya dalam jangka panjang. jabat erat, Irwan Ariston Napitupulu --- In [email protected], [EMAIL PROTECTED] wrote: > > begitulah yang saya maksudkan. setuju dengan pendapat Bang Firman. > > AR kiri kanan itu akan menciptakan anomali lagi di bursa kita. investor > dapat dilindungi dengan cara lain kok. kalau bicara investor, crash > semacam ini cuma bagian kecil dari big picture. misalnya begini, kalau > memang harga TLKM valuasi nya ke 2000, tapi karena adanya AR, ya itu hanya > memperlama proses penurunan dan rebound pada ujungnya. Dan malahan > menghilangkan kesempatan untuk beli di titik tertentu. > > andaikata memang semua harga harus turun drastis, ya, kalau memang ekonomi > dan keadaan memaksa begitu, biarkan terjadi secara natural. toh, kalo > investor pasti juga dapat membeli di harga terendahnya bukan? > > ekonomi gak selamanya kelabu, pasti bakal bangkit lagi, cuma butuh > waktu...lalu apa gunanya AR? apa untuk meredam panik? ada AR atau tidak, > tetap aja panik itu bagian dari manusia kok. seharusnya AR tidak perlu ada > karena seakan2 melindungi kepentingan tertentu saja, sejatinya, investor > tulen sudah tau tentang yang namanya resiko pasar....crash ini salah > satunya. > > saya setuju dengan bung IAN bilang bahwa short sell sudah dilarang, nah, > berarti buat apa ada AR lagi? > > saya rasa ini bukan masalah orang gak bisa jualan tapi justru membatasi > orang yang ingin beli. > > mungkin suatu hari nanti baru akan terlihat, jika ada studi yang > melakukan, kenapa AR ini tidak efektif dan malah merugikan investor. hal > ini sama saja dengan efek negatif subsidi BBM, listrik, dan sebagainya. > > > > Jeremia Jefferson > > ------------------------------------ Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham. DILARANG KERAS MEMOSTING OPINI PRIBADI TENTANG POLITIK DI MILIS INI. Silahkan lakukan itu di milis [EMAIL PROTECTED] [EMAIL PROTECTED] untuk berhenti dari milis saham [EMAIL PROTECTED] untuk bergabung ke milis saham Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/saham/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/saham/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
