Kalau menurut info dari sekuritas, pembelian Danatama melaupaui batas MKBD, jadi mereka harus setor uang untuk meningkatkan jaminan MKBD-nya. Walaupun dana nasabah cukup namun jika transaksi pembelian sebuah sekuritas melampaui batas MKBD, sekuritas tsb tetap di-suspend. Namun kebenaran info tsb saya rasa tetap harus menunggu konfirmasi dari otoritas BEI.
Berita di detikfinance.com ini agak janggal ya, 6 Oktober 2008 kan baru kemarin, kok disebut pembelian selama 24 hari terhitung tgl tsb. Danatama selama 24 hari terkahir sejak 6 Oktober 2008 diketahui terus menerus melakukan transaksi yang cukup besar dan kelihatannya sudah overlimit. "Jadi disuspensi," kata seorang pelaku pasar. Juga saham Bakrie Group kan jatuhnya kemarin (6 Okt '08), kalau batas pembayaran pukul 13.00 hari ini (7 Okt '08) tak dapat dipenuhi, apa bisa kegagalan bayar hari ini mempengaruhi kejatuhan harga kemarin (6 Okt '08)? Kasus gagal bayar ini dikabarkan menjadi salah satu isu yang mempengaruhi kejatuhan seluruh saham grup Bakrie pada perdagangan kemarin, Senin 6 Oktober 2008. Namun ia belum dapat memastikannya. ----- Original Message ----- From: Dean Earwicker To: [email protected] Sent: Tuesday, October 07, 2008 6:39 PM Subject: Re: [obrolan-bandar] DANATAMA BUYBACK BUMI PAKE DUIT MARGIN..??? Ini linknya: http://www.detikfinance.com/read/2008/10/07/173726/1016709/6/borong-saham-bakrie-danatama-gagal-bayar Fyi, sejak 1 sep 08 danatama makmur (II) net buy 1.8T, dimana 1.3T adalam BUMI. Regards, DE 2008/10/7 y_dizz <[EMAIL PROTECTED]> Borong Saham Bakrie, Danatama Gagal Bayar Jakarta - PT Danatama Makmur, salah satu perusahaan terafiliasi grup Bakrie gagal melakukan pembayaran setelah memborong sejumlah saham grup Bakrie pada 26 September 2008. Danatama transaksinya ikut disuspensi pada hari ini. Batas waktu pembayaran yang ditetapkan pukul 13.00 siang tadi tidak mampu dipenuhi perseroan. "Saat ini masalah tersebut sedang dibahas oleh BEI bersama dengan KPEI," ujar sumber detikFinance di Bursa Efek Indonesia (BEI) di kantornya, SCBD, Jakarta, Selasa (7/10/2008). Menurut sumber tersebut, seharusnya Danatama melakukan pembayaran pukul 13.00 WIB. Namun pembayaran tidak dapat dilakukan oleh Danatama alias gagal bayar. Meski ia enggan menyebutkan jumlah yang harus dibayarkan Danatama, ia memastikan jumlahnya cukup besar. "Jumlahnya masih rahasia. Tapi sangat besar," ujarnya. Kasus gagal bayar ini dikabarkan menjadi salah satu isu yang mempengaruhi kejatuhan seluruh saham grup Bakrie pada perdagangan kemarin, Senin 6 Oktober 2008. Namun ia belum dapat memastikannya. "Kepastiannya nanti saja setelah rapat selesai," ujarnya. Danatama selama 24 hari terkahir sejak 6 Oktober 2008 diketahui terus menerus melakukan transaksi yang cukup besar dan kelihatannya sudah overlimit. "Jadi disuspensi," kata seorang pelaku pasar. Gak nyangka, kirain cuma kita2 aja yang pake hot money. Bakrie borong BUMI pake MARGIN juga!!! Gimana kalo di-FORCE SELL aja..?!? Hahaha... Benar2 lucu... Bursa kita makin gak waras, mau buyback kok gak punya duit.

