Bisa jadi 3x ngawurnya... Habis gini kan mau Pemilu, apa si AB gak bakal cari hutang lagi buat biayain kampanye-nya
NGUTANG TERUS... Gali lobang tutup lobang. --- In [email protected], "Herman Tobing" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Jadi sudah 2 kali ngawurnya, > > > Bursa Efek Jakarta (BEJ) melarang PT Danatama Makmur melakukan aktivitas > perdagangan di BEJ sejak kemarin, 12 April 2007. Pasalnya BEJ menilai > Danatama tidak melakukan prinsip tata kelola perusahaan dengan baik. > > "Terhitung sejak tanggal 12 April 2007, tidak diperkenankan melakukan > aktivitas > > perdagangan di bursa sampai pengumuman lebih lanjut," terang Kadiv > Keanggotaan BEJ, Bambang Widodo, di Jakarta, kemarin. > > Bambang mengatakan, sanksi tersebut disebabkan karena Danatama tidak > melakukan pencatatan secara benar atas transaksi jual maupun beli dan > penyetoran atau penarikan efek untuk kepentingan nasabah. "Selain itu > perusahaan tidak melakukan pengelolaan perusahaan secara baik," ujarnya. > > Sementara itu Direktur Pemeriksaan BEJ Justitia Tripurwasani mengatakan > dilarangnya Danatama untuk beraktivitas dikarenakan hasil audit operasional > yang dilakukan BEJ, menemunkan good corporate governance (GCG) yang > dilakukan oleh Danatama tidak baik. > > Selain itu BEJ juga menemukan adanya rangkap jabatan yang dilakukan oleh > direksi Danatama di perusahaan efek lain. Menurutnya hal ini bertentangan > dengan aturan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan. "Akibat > hal-hal yang kita temukan, maka kita memutuskan untuk melarang Danatama > melakukan aktivitas perdagangan," ujar ketika dihubungi wartawan di Jakarta > , kemarin. > > Mengenai adanya unsur merugikan nasabah, Justitia belum bisa berbicara jauh, > hal itu katanya perlu pendalaman lebih lanjut. Namun, kalau ada nasabah yang > merasa dirugikan oleh Danatama, maka BEJ siap menindaklanjutinya. "Apakah > merugikan nasabah atau tidak, tergantung nasabahnya, kalau ada pengaduan, > tentu kita akan tindak lanjuti," tambahnya. > > Justitia menjelaskan pelarangan aktivitas perdagangan terhadap Danatama akan > terus berlangsung sampai Danatama memenuhi persyaratan yang diminta oleh > BEJ. "Kalau mereka sudah mematuhi aturan yang ada di pasar modal, tentu kita > akan cabut larangan tersebut," ujar dia. > > Menurut Justitia ditemukannya pelanggaran yang dilakukan oleh Danatama > berawal dari audit operasional yang dilakukan oleh BEJ kepada broker-broker. > "Sebenarnya tidak ada audit khusus, audit ini biasa kita lakukan ke > broker-broker setiap harinya," tambah dia, > > Justitia mengatakan audit ini akan terus dilakukan BEJ untuk melindungi > kepentingan nasabah yang bertransaksi. "Saat ini nilai transaksi di BEJ > cukup besar, harapan kita nasabah tidak ada yang dirugikan. Untuk itu perlu > pengawasan intensif," jelasnya. > > Sementara itu saat dikonfirmasi, Senior Manager PT Danatama Makmur, Vicky > Ganda Saputra belum bersedia memberikan komentarnya. "Kami belum tahu itu, > nanti saya cek lagi, karena saya tidak mengurusi bidang perdagangan," > katanya > > 2008/10/7 hendrik_lwww <[EMAIL PROTECTED]> > > > --- In [email protected]<obrolan-bandar %40yahoogroups.com>, > > "y_dizz" <y_dizz@> wrote: > > > > > > > > > Borong Saham Bakrie, Danatama Gagal Bayar > > > > > > > > > > > > Jakarta - PT Danatama Makmur, salah satu perusahaan terafiliasi grup > > > Bakrie gagal melakukan pembayaran setelah memborong sejumlah saham > > grup > > > Bakrie pada 26 September 2008. Danatama transaksinya ikut disuspensi > > > pada hari ini. > > > > > > Batas waktu pembayaran yang ditetapkan pukul 13.00 siang tadi tidak > > > mampu dipenuhi perseroan. > > > > > > "Saat ini masalah tersebut sedang dibahas oleh BEI bersama dengan > > KPEI," > > > ujar sumber detikFinance di Bursa Efek Indonesia (BEI) di kantornya, > > > SCBD, Jakarta, Selasa (7/10/2008). > > > > > > Menurut sumber tersebut, seharusnya Danatama melakukan pembayaran > > pukul > > > 13.00 WIB. Namun pembayaran tidak dapat dilakukan oleh Danatama > > alias > > > gagal bayar. Meski ia enggan menyebutkan jumlah yang harus > > dibayarkan > > > Danatama, ia memastikan jumlahnya cukup besar. > > > > > > "Jumlahnya masih rahasia. Tapi sangat besar," ujarnya. > > > > > > Kasus gagal bayar ini dikabarkan menjadi salah satu isu yang > > > mempengaruhi kejatuhan seluruh saham grup Bakrie pada perdagangan > > > kemarin, Senin 6 Oktober 2008. Namun ia belum dapat memastikannya. > > > > > > "Kepastiannya nanti saja setelah rapat selesai," ujarnya. > > > > > > Danatama selama 24 hari terkahir sejak 6 Oktober 2008 diketahui > > terus > > > menerus melakukan transaksi yang cukup besar dan kelihatannya sudah > > > overlimit. "Jadi disuspensi," kata seorang pelaku pasar. > > > > > > > > > > > > Gak nyangka, kirain cuma kita2 aja yang pake hot money. Bakrie > > borong > > > BUMI pake MARGIN juga!!! > > > > > > Gimana kalo di-FORCE SELL aja..?!? > > > > > > Hahaha... Benar2 lucu... Bursa kita makin gak waras, mau buyback > > kok gak > > > punya duit. > > > > > > > Saat ini BUMI lagi nyari dsana buat biayain HERALD, saya pikir, kok > > dana buy back ngga dipake but biayain heral aja????? > > > > Apa memang hobi hutang ya??? > > > > > > >

