Ibu Sendi, Sependek pengatahuan saya, membayar fidyah dilakukan utk org2 yg benar2 tidak dapat berpuasa karena keterbatasan kesehatan. Jika masih bisa berpuasa (jika berpuasa tdk menyebabkan sakit parah atau maut), maka cukup membayar puasa (kodho'), tidak perlu membayar fidhyah. Kalau anak sudah dapat makanan tambahan (selain ASI), menurut hemat saya, Ibu Sendi wajib berpuasa. Karena kondisi kesehatan ibu Sendi tidak sakit, atau tidak dalam kondisi yg kritis. Insya Allah, ASI tidak akan berkurang, asalkan asupan makanan selama berbuka puasa dan sahur benar perhitungan jumlah gizinya.
r/ Rima ----- Original Message ----- From: Sendi <[EMAIL PROTECTED]> To: <[EMAIL PROTECTED]> Sent: Monday, November 25, 2002 11:26 AM Subject: Re: [balita-anda] Puasa > Mau ikutan lagi, > > Saya juga sedang menyusui dan tdk b'puasa. Thn lalu saat hamil jug tdk > puasa. Thn lalu saat hamil itu saya takut janinnya kenapa2 krn waktu hamil > anak pertama sempet puasa 2 minggu dan janinnya tdk ada kenaikan berat > badan. Jadi waktu hamil ke 2 saya total tdk b'puas sebulan. > > Saat menyusui ini saya tdk b'puasa krn takut ASInya gak keluar. Memang sih > anak saya udah makan macem2 (7 bln), tapi saya berencana memberinya ASI > paling sedikit 2 thn. Pernah saya b'puasa sampai jam 9 pagi (saat itu mau > check up dan bukan bulan Ramadhan), tapi pas mau diperah susunya di kantor > jam 11 pagi, nggak ada yg keluar tuh ASInya (wah..panik deh). > > Jadi memang saya tidak b'puasa krn saya takut ASI nya habis. Kalo alasannya > seperti ini, selain bayar fidyah, apakah saya juga mesti bayar puasanya? > Lalu bagaimana dg 2 kali puasa saya yg terdahulu (saat hamil yg pertama dan > kedua), saat itu saya khawatir ada apa2 dg bayinya. > > Mohon penjelasannya. Terima Kasih > > Sendi --------------------------------------------------------------------- >> Parade Parcel Indokado 2002-2003 - Buy 10, Get One Free! ----> >http://www.indokado.com/parcel2002.html >> Info balita, http://www.balita-anda.com >> Stop berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]

