Mau ikutan lagi, Saya juga sedang menyusui dan tdk b'puasa. Thn lalu saat hamil jug tdk puasa. Thn lalu saat hamil itu saya takut janinnya kenapa2 krn waktu hamil anak pertama sempet puasa 2 minggu dan janinnya tdk ada kenaikan berat badan. Jadi waktu hamil ke 2 saya total tdk b'puas sebulan.
Saat menyusui ini saya tdk b'puasa krn takut ASInya gak keluar. Memang sih anak saya udah makan macem2 (7 bln), tapi saya berencana memberinya ASI paling sedikit 2 thn. Pernah saya b'puasa sampai jam 9 pagi (saat itu mau check up dan bukan bulan Ramadhan), tapi pas mau diperah susunya di kantor jam 11 pagi, nggak ada yg keluar tuh ASInya (wah..panik deh). Jadi memang saya tidak b'puasa krn saya takut ASI nya habis. Kalo alasannya seperti ini, selain bayar fidyah, apakah saya juga mesti bayar puasanya? Lalu bagaimana dg 2 kali puasa saya yg terdahulu (saat hamil yg pertama dan kedua), saat itu saya khawatir ada apa2 dg bayinya. Mohon penjelasannya. Terima Kasih Sendi ----- Original Message ----- From: "DaysiHarun" <[EMAIL PROTECTED]> To: <[EMAIL PROTECTED]> Sent: Monday, November 25, 2002 10:55 AM Subject: Re: [balita-anda] Puasa > Membayar fidyah itu untuk orang2 yang berat (untuk membayar puasanya), jadi > selama ibu bisa mengqodho puasa di lain waktu ya diqodho saja Bu.. dan > sebetulnya ibu menyusui meski beberapa kalangan "berbaik hati" memasukkannya > ke dalam golongan orang yang bisa dikatakan berat dalam mengqodho puasanya.. > jadi "legal" untuk bayar fidyah, tapi kita sebagai ibu menyusui sendiri > sebetulnya bisa kok mengganti puasa di lain waktu.. kan ASI eksklusif paling > sampai 4 bulan.. sesudah itu udah mulai campur sama PASI kayak bubur etc.. > nah pada saat itu kan kita bisa mencicil bayar puasanya.. tapi kalau kondisi > ibu disamping menyusui mungkin juga pekerja berat (jadi kuli?), atau > sakit2an dan tahuu bakal susah mengganti puasanya ya langsung saja bayar > fidyahnya.. > > Daysi > ----- Original Message ----- > From: "ferra kusumawati" <[EMAIL PROTECTED]> > > > Ibus, > > > > Saya sedang menyusui, tetapi saya juga mencoba berpuasa. > > Saya ibu pekerja dan kalo siang saya pulang untuk menyusui > > dan alhamdulillah saya merasa baik-baik saja. > > Selama bulan puasa ini saya sudah kalah 5x, empat kali kalah > > karena saya tidak sahur (terlewat) dan sekali (kemaren hari > > minggu) karena saya seharian bersama anak saya. > > Sebetulnya saya sudah sahur, tapi karena seharian bersamanya > > dan dia maunya minum Asi terus jadi saya akhirnya memutuskan > > untuk berbuka jam 1 siang. Bagaimana ya menurut hukum Islam > > (saya merasa sangat berdosa tapi disatu sisi saya ngga tega > > menolak permintaan anak). Apakah saya harus meng-ghodo saja > > atau saya juga harus membayar fidiyah. terimakasih untuk > > pencerahannya. > > > > Salam, > > ferra > > > > > > --------------------------------------------------------------------- > >> Parade Parcel Indokado 2002-2003 - Buy 10, Get One Free! ----> http://www.indokado.com/parcel2002.html > >> Info balita, http://www.balita-anda.com > >> Stop berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED] > > --------------------------------------------------------------------- >> Parade Parcel Indokado 2002-2003 - Buy 10, Get One Free! ----> >http://www.indokado.com/parcel2002.html >> Info balita, http://www.balita-anda.com >> Stop berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]

