Zinc &  Lead mine in Dairi, Sumatra
http://www.herald.net.au/dairi_project.html



--- In [email protected], Newsmaster <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Iklim Investasi Tambang Buruk 
> 
> Banyak Aturan Tumpang Tindih
> 
> 
> jakarta, kompas - Kebijakan pertambangan Indonesia termasuk 10 yang
> terburuk di dunia. Tumpang tindih kebijakan memunculkan 
ketidakpastian
> bagi aktivitas pertambangan. Kondisi itu tidak akan banyak berubah
> apabila tidak ada perbaikan koordinasi antarinstansi terkait. 
> 
> Ketua Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (Perhapi) Irwandy 
Arif
> mengemukakan hal itu dalam seminar Outlook Industri Pertambangan
> Indonesia 2007 di Jakarta, Selasa (2/10). Mengutip data yang 
dikeluarkan
> Fraser Institute, dari segi kepastian kebijakan pertambangan, 
posisi
> Indonesia ada di peringkat ke-55 dari 65 negara yang memiliki 
sumber
> daya mineral. 
> 
> Sementara dari sisi kekayaan cadangan mineral, Indonesia menempati
> posisi ke-15. Menurut Irwandy, iklim investasi pertambangan 
Indonesia
> dinilai penuh ketidakpastian. Sampai saat ini, usaha pertambangan 
masih
> menggunakan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1967. Ia mencontohkan, 
sejumlah
> aturan kehutanan dan lingkungan hidup yang keluar setelah tahun 
1998
> tidak sinkron dengan UU Pertambangan. 
> 
> "Misalnya di Sumatera Utara, ada perusahaan tambang yang harus 
sudah
> mendapat izin membuka tambang bawah tanah, tapi aktivitasnya 
tertunda
> karena harus menunggu keluarnya aturan dari Departemen Kehutanan 
yang
> terkait dengan itu," papar Irwandy. 
> 
> Selain masalah kehutanan dan lingkungan, pelaksanaan otonomi 
daerah juga
> ikut memunculkan ketidakpastian. "Ada bupati yang mengeluarkan 
kuasa
> pertambangan atas wilayah yang oleh pemerintah pusat sudah 
dikeluarkan
> izin prinsipnya untuk kontrak karya," ujar Irwandy. Ia menilai 
iklim
> investasi pertambangan tidak akan lebih baik meskipun Rancangan
> Undang-Undang Mineral dan Batu Bara sedang dibahas di Dewan 
Perwakilan
> Rakyat. 
> 
> "Selama tidak ada sinkronisasi aturan dan perbaikan koordinasi
> antardepartemen, masalah tumpang tindih kebijakan akan terus 
berlanjut,"
> ujarnya. 
> 
> Sementara itu, pemerintah dan perusahaan tambang asal Australia, 
Rio
> Tinto, belum berhasil menyelesaikan negosiasi kontrak karya untuk
> wilayah tambang Lasamphala di Sulawesi Tengah. Negosiasi kontrak 
itu
> telah berjalan hampir setahun. Dirjen Mineral, Batu Bara, dan 
Panas Bumi
> Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral Simon Sembiring 
mengatakan,
> pembicaraan masih terganjal tentang rezim perpajakan yang akan 
dikenakan
> kepada Rio Tinto. 
> 
> "Dirjen Pajak akan duduk kembali dengan mereka. Laporannya sih 
belum
> selesai, mungkin minggu depan," kata Simon. 
> 
> Hari Selasa kemarin, CEO Rio Tinto Copper Bret Clayton menemui 
Wapres
> Jusuf Kalla. Pada Juni 2006, CEO Rio Tinto lainnya juga melakukan
> pertemuan dengan Wapres terkait rencana mereka mengembangkan 
tambang
> nikel Lasamphala. Bret Clayton mengatakan, pihaknya juga berharap 
dapat
> memaparkan rencana bisnis terkait dengan proyek tersebut di 
kalangan DPR
> akhir tahun ini. 
> 
> "Hari ini (kemarin) kami bertemu dengan Wapres. Kami berupaya agar
> proyek nikel yang kini masih dinegosiasikan bisa segera terwujud. 
Hingga
> saat ini memang masih ada sejumlah masalah yang terus dirundingkan
> kembali," ujarnya. (DOT/HAR) 
> 
> 
> -- 
> Kuliner Indonesia, milis tentang makanan dan tempat makan di 
dalam, 
> juga dari luar negeri. Disajikan dalam bahasa Indonesia dan 
Inggris.
> Daftar ke mailto:[EMAIL PROTECTED] Arsipnya 
bisa 
> dibaca di http://groups.yahoo.com/group/kuliner_ind/messages
>




Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham.

DILARANG KERAS MEMOSTING OPINI PRIBADI TENTANG POLITIK DI MILIS INI.
Silahkan lakukan itu di milis [EMAIL PROTECTED]

[EMAIL PROTECTED] untuk berhenti dari milis saham
[EMAIL PROTECTED] untuk bergabung ke milis saham
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/saham/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/saham/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke