Memang keputusan jumpship itu adalah keputusan yang tidak bertanggungjawab.Tapi saya agak kurang setuju kalau itu dikatakan sebagai ketidaksiapan mental sebagai pelaut.Sebab ada sebagian orang mengambil keputusan itu karena merasa bekerja di darat mempunyai kesempatan meraih kehidupan yang lebih baik.Bagi saya mental itu ada pada diri masing2 dan tidak ada istilah mental kolektif yang menjadi standar seperti dikatakan sebagai mental pelaut. Saya memiliki teman yang bekerja di Celebrity CL,kemudian jumpshipdi NY.Kini ia bekerja di di bilangan kota NY.Saya hargai keputusan itu karena ia bisa bertanggungjawab atas dirinya sendiri. Sebagai usulan dan bahan pemikiran,bagaimana seandainya pelaut kita secara kolektif membantu memberikan referensi kepada perusahaan liner masing2 tempat anda bekerja untuk menunjuk satu perusahaan manning agent yang dirasa kapabel/qualified,transparan dan baik sebagai representative agentnya.Persaingan tidak sehat?Banyak manning agent gulung tikar?Wajar toh?.Bukanlah hal yang baru di dunia bisnis bila pasarlah yang mempengaruhi keputusan.Stakeholder atau pihak yang berkepentingan di pasar salah satunya adalah pelaut.Pelaut adalah konsumen yang paling banyak meberikan kontribusi bagi agent.Tak ada pelaut tak ada manning agent.Dahulu tak ada manning agentpun,pelaut kita sudah kemana-mana.Bahkan ada sampai sekarang pelaut yang signon langsung ke head office mereka.Menurut saya paradigma tentang pasar tenaga kerja itulah yang harus digeser.Kini saatnya paradigma baru bahwa tenaga kerja merupakan asset (Human Capital Asset) setiap perusahaan dimana saja.Mereka mengeluarkan uang lebih untuk karyawan agar bisa menghasilkan uang yang lebih banyak lagi dari yang mereka keluarkan.Investasi kan?Bukan begitu?Menurut saya sudah saatnya kini manning agent berfikir lebih keras lagi untuk memberikan pelayanan extra dan produk yang lebih baik dan nyata.Jadi tidak ada istilahnya memperdagangkan tenaga manusia.Sehingga manning agent bukan mempromosikan kita sebagai produk melainkan pelayanan,manajemen,dan guality of recruitment system yang terbaiklah yang ditawarkan sebagai produk2nya. Mungkin dengan mencoba menghubungi perusahaan liner anda masing-masing.Tanyakan contact agent di sana.Tawarkan kepada agent yang anda percaya.Atau bila perlu gunakan attorney untuk mengurus hal tersebut.Baru-baru ini crew Norwegian Cruise Line (NCL) memperoleh sejumlah uang dari attorney mereka di New York karena memenangkan kasus Crew of NCL versus NCL limited.Hasilnya telah didistribusikan sesuai dengan lama pengabdian mereka di sana,termasuk saya.Pembayaran pertama telah saya terima dan kini saya hanya tinggal menanti pembayaran yang kedua. Mohon direnungi dan dipikirkan untuk para pelaut kita,manning agent dan shipowner.Kemajuan pelaut khususnya dan bangsa ini umumnya ditentukan oleh kita semua.Apa yang anda lakukan dan keluarkan saat ini berat akan menjadi sesuatu yang jauh lebih berharga dari sekarang ini di kemudian harinya. Jadi kuncinya adalah kolektif.Samakan persepsi,samakan visi misi dan lakukan bersama.Dan hasilnya kita nikmati bersama.
Salam, Dodi --- Ponti <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Melarikan diri dari kapal adalah orang yg ngak > bertanggung jawab, dan tidak siap mental sebagai > pelaut. > Karena juga masih banyak pelaut kita yang di bawah > gaji standart. dan main asal2 an mengambil keputusan > untuk mendatangani kontrak kerja. yang seharusnya > dia terima gaji dengan standart , karena melalui > broker/agent maka uang sudah disunat tiap bulanya, > sedangkan dikapal temen yang lain / dari negara lain > lebih besar maka menyesal. dan tidak puas. > Masih banyak kok di jakarta atau di negara kita > penyalur , tenaga kerja yang masih mengambil > keuntungan terlalu banyak, walaupun tidak memakai > charge tapi dipotong gaji tiap bulanya. contoh > dikapal saya, agent jakarta dapet dollar amrik , > bayar crew saya rupiah atau sin dollar kan GILA. > jadi pelautnya kurang berani menawar gaji, karena > takut direbut orang, main tancep aja, nah itulah > pelaut2 kita. > > maaf kalo ada yg tersinggung, soalnya kenyataan. > ada pengalaman sedikit waktu di kapal full > container > pada taun 1992 , saya melapor kan diri ke ITF > genoa, dan teryata berhasil dan dapet lumayan uang, > karena agent di jakarta tidak mentransfer gaji saya, > allotment padahal persuhaan di german sudah kirim > via agent jakarta, karena dulu tidak segampang > sekarang.selama 2 bulan saya diam, dan kapal masuk > Genoa italia. terpaksa saya melaporkan ke ITF dan > crew indonesia ikut saya, waktu itu 2nd mate saya > perwira satu2 nya indonesia lainya german.dan saya > merasa ngak bersalah. Apa akibatnya AGENT di jakarta > gulung tikar.dan tutup. > > Makanya udah males saya berlayar, lebih baik saya > di kapal2 offshore dan sementara saya di DRILLING > SHIP > > > Best Regards > > > > Pontianus > > --------------------------------- > How low will we go? Check out Yahoo! Messengers low > PC-to-Phone call rates. ____________________________________________________________________________________ Access over 1 million songs - Yahoo! Music Unlimited (http://music.yahoo.com/unlimited) JALESVEVA YAYAMAHE Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/pelaut/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/pelaut/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
