Pak Suprawoto,
Ternyata asset tanaman 26.987 ha dan 8.255 ha adalah tanaman inti.
Tanaman Plasma sejumlah 24.500 ha tidak diperhitungkan sebagai asset (lapkeu 
hal 84).
Jadi kalau ditotal, tanaman inti+plasma sekitar 60ribu ha.

Sebagai perbandingan dengan SGRO:
Tanaman inti 37rb ha.
Tanaman Plasma 41rb ha.
Prosentase tanaman sudah menghasilkan = 90,4%

Salam.


----- Original Message ----- 
  From: Suprawoto 
  To: [email protected] 
  Sent: Tuesday, April 15, 2008 2:08 PM
  Subject: Re: [obrolan-bandar] Pak Suprawoto & Pak Eka --> Re: TBLA (was: Re: 
BEARISH TUH UDAH)



  Rincian jumlah tanaman menurut LK 2007 (halaman 40-41) adalah sebagai berikut:
    a.. Tanaman sudah menghasilkan : 26.987 ha. 
    b.. Tanaman belum menghasilkan : 8.255 ha.
  Tambahan  : 
    a.. Hutang obligasi sebesar 300 milyar sudah LUNAS. Hutang bank dari 67 
milyar, bertambah menjadi 695 milyard. 
    b.. Hampir seluruh hutang adalah kredit modal kerja (jangka pendek), dalam 
USD dengan bunga mengambang terhadap LIBOR/SIBOR. Rincian mengenai hutang ini 
ada di halaman 50-53 Laporan Keuangan 2007.
  Salam


  ----- Original Message ----- 
  From: indf2000 
  To: [email protected] 
  Sent: Tuesday, April 15, 2008 1:19 PM
  Subject: [obrolan-bandar] Pak Suprawoto & Pak Eka --> Re: TBLA (was: Re: 
BEARISH TUH UDAH)



  Pak Suprawoto,
  Dari website : www.tunasbarulampung.com, data Plantation Areanya sbb :
  Total Landbank 106rb ha.
  Total Planted Area 47rb ha.
  Mengapa sekarang susut jadi cuman 35rb ha?

  Pak Eka, anda kan sudah mempelajari mendetail soal TBLA, bisa tolong bantu 
klarifikasi pak?
  Thank you.

  Salam


    ----- Original Message ----- 
    From: Suprawoto 
    To: [email protected] 
    Sent: Tuesday, April 15, 2008 7:39 AM
    Subject: Re: [obrolan-bandar] TBLA (was: Re: BEARISH TUH UDAH)



    pak indf2000 & pak tbumi : silahkan baca laporan keuangan dulu pak. 
      1.. Luas kebun TBLA bukan 100 ribu hektar, tapi sekitar 35 ribu hektar, 
seluruhnya di Sumatra, sebagian besar di Lampung. Yang di Kalimantan belum 
ditanam 
      2.. Bisnis inti TBLA itu 80% adalah KELAPA SAWIT.


      ----- Original Message ----- 
      From: t_bumi 
      To: [email protected] 
      Sent: Tuesday, April 15, 2008 6:10 AM
      Subject: [obrolan-bandar] TBLA (was: Re: BEARISH TUH UDAH)


      --- In [email protected], "indf2000" <[EMAIL PROTECTED]> 
      wrote:
      >
      > 
      > Cara perhitungan gampang2annya begini, bandingkan saja dengan 
      akuisisi kebun yg dilakukan UNSP.
      > UNSP waktu right issue, duitnya kan dipakai buat mengakuisisi kebun 
      seluas 20rb hektar dengan harga 1Triliun.
      > Itu harga tahun 2007 pak, tahun 2008 harga pasti sudah naik lagi.
      > Lha ini TBLA punya lahan 100rb hektar lebih, punya pabrik 
      pengolahan terintegrasi, perusahaan berjalan dengan baik, anda tahu 
      merk ROSEBRAND? Itu merk punya TBLA.
      > Harganya kok cuman 1,63T.
      > Saya merasa ini harga benar2 super obral.
      > Bagaimana pendapat teman2?
      > 
      > 
      > sip : tbumi
      Inti bisnis TBLA bukanlah CPO, bagaimana TBLA nantinya bisa lebih
      baik dari UNSP, dimana lahan UNSP sdh banyak yg siap panen.
      Saat ini SGRO lahan matangnya masih kalah dgn UNSP. SGRO lahannya 
      masih banyak yang mentah.






   

Kirim email ke