dear all..

Kayanya nih jamunya dari daun katuk n ramuan2 lain…
aku pernah juga kok minum… pas habis melahirkan dulu..
but trus dilarang ma DSOGku krn katanya sih ramuan
tradisional tuh blum bisa dipertanggunggjawabkan
secara ilmiah.. hanya berdasarkan mitos… so, takutnya
kalo ada apa2 ntar.. but kalo gpp sih it's ok… yah
intinya hati2 ama ramuan tradisional yg gak jelas
komposisinya…

Kalo about susu ibu menyusui n all about supplemen Asi
sih ada baiknya juga but lebih baik lagi kalo makan
makanan yg bergizi.. lebih asli n lebih kaya nutrisi..
kalo emang dirasa cukup dari makanan sih sebenernya
gak perlu suplemen2 n susu menyusui… susu sapi or susu
UHT aja udah cukup kok…

About apa yg dimakan ibu ntar juga dimakan baby sih
kayanya mitos aja nih… kaya kalo ibunya makan pedes
ntar ASInya pedes.. trus makan yg asem2 ntar babynya
mencret…dsb.. krn tubuh iu itu sudah dikondisiin
sedemikian rupa shg apa yg dikeluarkan dlm bentuk Asi
itu merupakan zat yg terbaik bagi baby.. (cmiiw ya
Mbak luluk n moms lain .. habis aku cari arikel di
file aku blum ketemu nih..)

Aku kebetulan masih punya artikel ttg ASI .. smoga
bermanfaat

Uci mamaKavin
http://oetjipop.multiply.com
]


Hal yang Umum :

1.   ASI adalah minuman yang paling sesuai, berih dan
bebas kuman,
bergizi dan murah untuk bayi

2.   ASI merupakan HAK setiap bayi untuk memperolehnya
dan KEWAJIBAN
setiap Ibu untuk memberikannya

3.   ASI mengandung antibodi yang meningkatkan daya
tahan tubuh bayi
terhadap penyakit

4.   Produksi ASI akan semakin banyak apabila bayi
lebih sering menetek
dan setiap kali dikosongkan

5.   Untuk menjaga produksi ASI apabila tidak
memungkinkan untuk
menyusui secara langsung, peras ASI dan kosongkan ASI
secara berkala

6.   Proses menyusui sangat baik untuk perkembangan
jiwa dan hubungan
batin antar ibu dan anak

7.   Bagi Ibu yang bekerja dan memberikan ASI selama
masa cuti, tidak
disarankan untuk melatih bayi minum dari botol terlalu
dini.


Anti bakteri-Virus-Parasit


Zar anti infeksi ASI yang sangat unik adalah
imunoglobulin (Ig) karena
in vitro menunjukkan aktivitas anti bakteri dan anti
parasit sekaligus.
Ada lima jenis imunoglobulin yaitu :

1.   IgA

2.   IgM

3.   IgD

4.   IgE

5.   IgG

 

Dengan fungsi masing-masing dan akan saling bekerja
sama dalam
memperkuat daya tahan tubuh dan menyehatkan bayi.

Dilaporkan, imunoglobulin ASI dan sekretorinya aktif
melawan dan
membunuh bakteri penyebab diare ( E coli), penyebab
kolera (Vibro
Cholerae). Disentri (Shigella dysentriae), dipteri
(Clostridium
dipteriae), tetanus (Clostridium titani), pnemonia
(Klebsella dan
stereptococcus pneumoniae), flu (haemophillus
influenzae)

Sebagai anti virus, imunoglobulib aktif melawan dan
membunuh virus
polio, campak, herpes simpleks, TBC, flu, virus
rubbela, gondongan dan
lain-lain.  Sebagai antiparasit imunoglobulin aktif
melawan dan membunuh
parasit Gardia lambila, Entamoeba histolytica,
Schistosoma mansoni yang
menggangu penterapan zat nutrisi sehingga bayi kurang
gizi.

Imunoglobulin Asi tidak diserap tubuh tetapi aktif
bekerja dipermukaan
saluran pencernaan untuk melawan serangan kuman,
menetralkan racun yang
dihasilkan kuman tsb, bahkan membunuh penyebab infeksi
tsb.

 


Faktor BIFIDUS


Faktor bifidus dalam ASI merupakan senyawa protein
polisakarida
merupakan media paling baik untuk pertumbuhan bakteri
lactobacillus
bifidus yang berperan mengasamkan lingkungan saluran
pencernaan sehingga
bakteri patogen dan parasit tidak bisa hidup dan
berkembang biak. Adanya
faktor bifidus tsb akan memberi ciri khas pada kotoran
bayi berusia
seminggu yang mendapat ASI. Sementara pada kotoran
bayi yang diberi susu
fomula, kotorannya sudah seperti orang dewasa.

Unsur Lysozyme Asi aktif menghancurkan dinding sel
bakteri patogen
sekaligus aktif melawan dan melindungi saluran
pencernaaan bayi dan
serngan virus tertentu. Lysozyme adalah enzim yang
sangat aktif
dilingkungan asam seperti di saluran pencernaan.
Kadarnya dalam ASI
ribuan kali lebih tinggi dibandingkan kadar Lysozyme
dalam susu sapi
(formula)

Unsur Lactoferrin ASI berperan mengikat zat gizi besi
(Fe) sehingga
bakteri patogen yang perlu untuk FE untuk
pertumbuhannya akan mati.
Oleh karena itu bayi yang menyusui ASI dilarang
mendapatkan suplemen zat
besi, karena akan membuat ganas bakteri patogen tsb.
Sementara enzim
laktoperoksidase bersama unsur lainnya berperan
melawan serangan bakteri
jenis streptococcus (termasuk S pnemoniae),
Pseudomonas, E coli dll.

Sel-sel ASI mengandung makrofage (berfungsi melindungi
kelenjar susu
ibu, seluran pencernaan bayi, memproduksi senyawa
komplemen untuk proses
phagositos, lactoferrin, lysoenzime), limfosit B dan T
(memproduksi
interferon untuk menghambat replikasi virus intra
selule) dan
neutropjil. Sel-sel susu tsb aktif melawan serangan
dan membunuh E coli,
Candida albicans, virus rubella, herpes, campak,
gondongan dan
kuman-kuman yang menggangu saluran pernapasan bayi.

 


Kolostrum dan Imunisasi


Berbagai zat anti infeksi tersebut kadar yang
tertinggi terdapat dalam
KOLOSTRUM (Asi yang pertama kali keluar) dan kadarnya
ada yang naik,
tetap atau akan menurun setelah minggu pertama
menyusui sesuai keperluan
untuk meningkatkan daya tahan tubuh bayi. Namun kadar
zat anti infeksi
dalam ASI tergantung pada kondisi kesehatan dan gizi
makanan Ibunya.

Oleh karena itu selain dari KOLOSTRUM dan ASI, bayi
harus pula ikut
program umunisasi nasional seperti imunisasi BCG, DPT,
POLIO, HEPATITIS
B, CAMPAK dll sesuai dengan umu bayi tsb serta
pemberian kapsul vitamin
A yang sudah bisa dilakukan POS YANDU. Hal ini akan
lebih meningkatkan
daya tahan tubuh bayi sehingga bayi akan lebih sehat
dan tidak mudah
sakit.

Memberikan ASI sejak lahir hingga bayi berusia 6 bulan
(ASI Eksklusif)
merupakan tindakan yang sangat bijaksana hal ini akan
memberikan dampak
sangat positif pada orang tua sekaligus bayinya.

Orang tua bisa menghemat biaya untuk makanan dan
perawatan kesehatan
sementara bayi terpenuhi kebutuhan gizinya, terhindar
dari penyakit
infeksi seperni pneumonia, sehingga bayi dapat
menjalani proses
tumbuh-kembangnya secara optimal untuk menjadi
generasi tangguh dan
tahan banting di abad ini dan yang akan datang.

 

 

TABEL UNSUR KEKEBALAN DALAM ASI DAN FUNGSINYA DALAM
TUBUH BAYI

 

 

NO

UNSUR KEKEBALAN

FUNGSI

1

FAKTOR BIFIDUS 

Menstimulasi pertumbuhan bakteri bifidus yang
antagonis terhadap
kelangsungan hidup bakteri patogen saluran pencernaan

2

SEKRET IMMUNOGLOBULIN (Ig)

Ig-A, Ig-M, Ig-E, Ig-D, Ig-G, bekerja melawan invasi
bakteri mukosa dan
atau kolonisasinya di usus, mampu menetralkan racun
yang dihasilkan
bakteri dan virus.

3

FAKTOR ANTI-STAPHYLOCOCCUS

Menghambat infeksi sitemik oleh bakteri Staphlycoccus

4

LACTOFERRIN

Mengikat zat gizi besi (Fe) dan menghambat proses
multifikasi bakteri
patogen dalam saluran pencernaan

5

LACTOPEROKSIDA

Membunuh bakteri streptococcus dan bakteri patogen
saluran epncernaan
lainnya

6

COMPLEMENT (C-4 DAN C-3)

Memudahkan proses fagositas sel "menelan" benda asing
untuk dihancurkan

7

INTERFERON

Menghambat perbanyakan (replikasi) virus intraseluler

8

LYSOZYME dan PROTEIN pengikat B12

Membunuh bakteri dengan cara erusak dinding sel
bakteri tsb.

Protein pengikat B12 mengubah dan mengikat B12 tidak
bisa digunakan
untuk pertumbuhan bakteri patogen 

9

LIPASE dan GARAM EMPEDU

Membantu produksi senyawa-senyawa lemak anti parasit

10

GLIKOSIDA dan OLIGOSAKARIDA

Mengikat racun-racun bakteri E coil (penyebab diaere)
dan mencegah
masuknya racun tsb ke dalam sel-sel epitelial dengan
menyamar sebagai
reseptor yang analoh.

11

PEPTIDA

Menunjukkan aktivitas antivirus dengan mengacaukan
serangannya ke sel
target

12

LIMFOSIT SEL DARAH PUTIH

Mensintesa sekret Ig-A dan fungsi limfosit (darah
putih)

13

MAKROFAGE SEL

Sel darah putih yang mensintesa complement,
lactoferrin, Lysozyme dan
faktor lain; mengeluarkan hasil phagostosis dan fungsi
lainnya

 

Sumber : Worthington-Roberts, B.S (1993)

--- Rahaditomo Muktiwibowo
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> Moms and Dads,
> 
> Istri saya bilang kalau dia mengkonsumsi susu untuk
> ibu menyusui ASI yang
> dihasilkan lebih berwarna putih dan lebih pekat,
> mohon informasinya apakah
> benar nutrisi yang dimakan ama ibu akan secara
> "langsung" memperkaya
> kandungan ASI. Soalnya mbah2nya bilang kalo ibunya
> makan A sama saja anaknya
> makan A... benar gak siiih???!!! Mohon inpo-nya...
> untuk peningkatan
> kualitas ASI...
> 
> BTW istriku kuantitas ASI-nya kurang memadai buat
> Evan padahal dia udah
> makan godong katu dan Lancar ASI (ganas banget si
> Evan...sampai harus
> dikasih susu formula). Nah kemarin waktu ke rumah
> mbahnya Evan (mamaku)
> istriku dikasih jamu yang hijau pekat (gak tau itu
> jamunya isinya apa) nah
> habis istriku minum itu jamu... tak lama berselang
> produksi ASI-nya jadi
> lebih banyak... (sorry jadi nglantur)... tapi ya
> gitu... ASI-nya jadi agak
> encer... --gila itu jamu... (mungkin harus di
> produksi masal kali hehehehe)
> 
> Thank you...
> 
> Regards,
>  
> Papa Evan
>  
>  
> -----Original Message-----
> From: [EMAIL PROTECTED]
> [mailto:[EMAIL PROTECTED] 
> Sent: Tuesday, September 27, 2005 4:19 PM
> To: [email protected]
> Subject: RE: [balita-anda] Fw: Hidup ASI Eksklusif!
> BA banget gito loch
> 
>  Saya pikir susu tersebut sebagai pelengkap dari
> sayur2an .. : )  , tapi 
> ditunggu deh artikelnya......
> 
> 
> 
> "Rina Sofiany" <[EMAIL PROTECTED]> 
> 09/27/2005 04:07 PM
> Please respond to
> [email protected]
> 
> 
> To
> <[email protected]>
> cc
> 
> Subject
> RE: [balita-anda] Fw: Hidup ASI Eksklusif!   BA
> banget gito loch
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> Pak, Prenagen gak harus kok. Tuh mbak Intan yg tahu
> 
> www.rustamaji.com
> 
>

Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com 


================
Kirim bunga, http://www.indokado.com
Info balita: http://www.balita-anda.com
Stop berlangganan/unsubscribe dari milis ini, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]
Peraturan milis, email ke: [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke