Pak Hipyan Yth, 

Pola kemitraan yang disajikan kelihatannya menarik, tetapi ada beberapa
pertanyaan : 

1.       Bagaimana pola pemeliharaan sapi, sehingga target kenaikan hasil
daging dapat tercapai

2.       Jika terjadi kasus kenaikan yang tidak sesuai atau bahkan kematian
sapi, bagaimana urusannya ? 

3.       Para investor tentu ingin melihat kandang dan sapi investasinya.
Padang apakah tidak terlalu jauh ? 

Terima Kasih, 

Supra 

<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<
Ajak keluarga & teman2 Anda mengikuti Anjangkarya Budidaya & Bisnis Ikan Sidat: 
Jalan2 sambil belajar dan melihat langsung budidaya, peralatan, dan cara hidup 
ikan sidat serta menikmati masakan lezat pepes ikan paling bergizi di dunia 
ini. PENDAFTARAN DI http://sidatmania.blogspot.com
<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<

 

From: Hipyan [mailto:hipyanno...@yahoo.com.au] 
Sent: 15 Juni 2010 8:25
To: agromania@yahoogroups.com
Subject: [agromania] Peluang Investasi Usaha Bagi Hasil Peternakan Sapi
Simental

 

  

Mulai hari ini saya membuka peluang kepada siapa pun yang berminat dan di
mana pun Anda bertempat tinggal untuk ikut serta dalam investasi usaha bagi
hasil peternakan sapi Simental skala rumah tangga.

Memang, di Indonesia tersedia berbagai trah sapi yang dapat diternakkan -
sapi kampung, sapi Madura, sapi Bali, sapi Peranakan Ongole (PO), sapi
Brahma, sapi Limusin, dan sapi Simental. Namun demikian, dari beberapa trah
sapi ini, saya memutuskan untuk memilih sapi Simental karena keunggulan
pertumbuhannya yang cepat dan harga jualnya yang tinggi.

Saat ini harga pedet sapi Simental betina umur 5 hingga 7 bulan sekitar
Rp7.000.000 (tujuh juta rupiah) dan sapi Simental jantan umur 10 bulan
hingga setahun sekitar Rp10.000.000 (sepuluh juta rupiah).

Sekarang mari kita kembali ke laptop.:)

Konsep investasi bagi hasil peternakan sapi Simental ini merupakan usaha
peternakan gotong royong. Artinya, beberapa orang investor bisa
menggabungkan uangnya untuk membeli seekor sapi Simental. Namun demikian,
satu orang investor juga boleh menyetor dana untuk pembelian satu ekor sapi
Simental.

Dibandingkan dengan sapi Bali, harga bibit sapi Simental memang jauh lebih
mahal. Namun demikian, harga jualnya setelah besar nanti juga jauh lebih
tinggi. Nilai investasi untuk satu ekor pedet sapi Simental berumur 5 hingga
7 bulan adalah Rp7.000.000 (tujuh juta rupiah) dan sapi Simental jantan umur
10 bulan hingga satu tahun Rp10.000.000 (sepuluh juta rupiah).

Ada dua pola investasi yang saya tawarkan dalam usaha bagi hasil peternakan
sapi Simental ini: gotong royong dan perorangan. Dalam pola gotong royong,
beberapa investor menggabungkan dananya untuk pembelian seekor sapi
Simental. Sebaliknya, dengan pola perorangan, seorang investor sendiri saja
menanggung dana pembelian satu ekor sapi Simental.

Nilai investasi minimum per investor adalah Rp1.250.000 (satu juta dua ratus
lima puluh ribu rupiah) apabila beberapa investor ingin bergotong royong
untuk pembelian satu ekor pedet sapi Simental umur 5 hingga 7 bulan atau
sapi Simental jantan umur 10 bulan hingga satu tahun.

Dengan demikian, dalam pola investasi gotong royong ini, jumlah investor
minimum dua orang, yang masing-masing menyetor Rp3.500.000 untuk pembelian
satu ekor pedet sapi Simental betina, atau masing-masing menyetor
Rp5.000.000 untuk pembelian seekor sapi Simental jantan umur setahun atau
kurang, dan maksimum lima orang, di mana tiga orang menyetor Rp1.500.000 dan
dua orang menyetor Rp1.250.000 untuk pengadaan pedet sapi Simental betina,
atau delapan orang, yang masing-masing menyetor Rp1.250.000 untuk pembelian
sapi Simental jantan umur setahun atau kurang.

Investor bisa juga sendiri saja menanamkan modalnya untuk pembelian seekor
sapi Simental. Untuk pola perorangan ini, investor menyetorkan dana
Rp7.000.000 (tujuh juta rupiah) untuk pembelian seekor pedet sapi Simental
betina atau Rp10.000.000 (sepuluh juta rupiah) untuk pembelian sapi Simental
jantan umur satu tahun atau kurang.

Saat ini, kandang yang tersedia dapat menampung sepuluh ekor sapi Simental.
Namun demikian, pada tahap awal ini, saya berencana membeli dua ekor sapi
Simental betina dan tiga ekor sapi Simental jantan.

Sapi Simental ini nanti akan dipelihara dengan sistem peternakan
semi-intensif, yaitu selain dikandangkan sapi juga dilepas di padang rumput
agar mendapat kesempatan untuk bergerak bebas sambil mencari makan sendiri.

Dari jam sembilan pagi sampai jam empat sore sapi dilepas di padang rumput.
Dari jam empat sore sampai jam sembilan pagi sapi dikurung di kandang.

Pakan yang diberikan berupa rumput liar yang tersedia di padang rumput,
rumput gajah, dedak padi halus, sagu batangan segar yang dicincang, ampas
tahu segar, mineral, dan probiotik.

Untuk pemeliharaan kesehatan, dokter hewan langganan kami datang secara
berkala setiap tiga bulan atau kapan saja bila diperlukan (kalau ada
gangguang kesehatan sapi).

Jadi, dalam usaha bagi hasil peternakan sapi Simental ini, investor
bertanggung jawab menyediakan dana untuk pembelian sapi Simental betina atau
jantan; saya berkewajiban menanggung biaya pembuatan kandang, penyediaan dan
penanaman bibit rumput gajah, pembelian dedak padi halus, sagu batangan
segar, ampas tahu segar, mineral, dan probiotik, serta pemeliharaan
kesehatan sapi; kewajiban Uda Buyuang Nurfal adalah menyediakan lahan dan
memelihara sapi.

Demikianlah uraian konsep usaha bagi hasil peternakan sapi Simental yang
saya tawarkan. Kalau dibandingkan dengan keuntungan yang diperoleh dari
bunga deposito bank (maksimum 7%, belum dikurangi potongan biaya
administrasi bulanan dan inflasi), persentase bagi hasil dalam usaha
peternakan sapi Simental ini sangat jauh lebih besar (40% bersih).

Memang, yang namanya usaha sektor ril melibatkan risiko tertentu. Namun
demikian, perlu diingat bahwa semakin besar potensi keuntungan yang akan
diperoleh dalam suatu usaha ekonomi, semakin besar risiko yang dihadapi.

Karena itu, dalam usaha bagi hasil peternakan sapi Simental ini, keuntungan
dinikmati bersama, dan kerugian ditanggung bersama.

Walaupun begitu, dengan kandang yang memenuhi syarat peternakan yang baik
serta pemeliharaan kebersihan kandang harian, pemilihan sapi Simental betina
dan jantan dengan kualitas terbaik, penyediaan pakan bergizi tinggi (rumput
gajah dan konsentrat - dedak padi halus, sagu batangan segar, ampas tahu
segar, mineral, dan probiotik), dan pemeliharaan serta pemeriksaan kesehatan
berkala oleh dokter hewan, insyaallah risiko gangguan kesehatan atau
kematian sapi tertekan sampai tingkat minimum.

Selain itu, saya akan melakukan pemantauan rutin dengan kunjungan langsung
ke kandang beberapa kali seminggu. Kalau tidak sempat datang langsung pada
minggu tertentu, Uda Buyuang Nurfal akan saya pantau melalui komunikasi
telepon. Pemantauan ketat berkala ini dilakukan untuk memastikan bahwa sapi
dipelihara dengan baik.

Berdasarkan uraian di atas, konsep usaha bagi hasil peternakan sapi Simental
yang saya tawarkan ini merupakan suatu terobosan dalam metode peternakan.
Dalam konsep peternakan tradisional, yang bisa beternak hanya petani dan
orang desa yang memiliki lahan dekat tempat tinggalnya. Sebaliknya, dengan
konsep usaha bagi hasil peternakan sapi online ini, ketiadaan lahan maupun
ilmu, keterampilan, serta pengalaman beternak, tempat tinggal yang jauh dari
lokasi peternakan skala rumah tangga kami, dan kekurangan modal untuk
membeli seekor sapi Simental, tidak menghalangi niat Anda untuk menjadi
peternak sapi Simental online.

Di mana pun Anda berada dan dengan modal yang relatif kecil (Rp1.250.000),
Anda bisa ikut serta dalam kerja sama usaha bagi hasil peternakan sapi
Simental online ini.

Nah, bagi Anda yang sudah membaca dan memahami konsep usaha bagi hasil
peternakan sapi Simental ini dan memiliki dana minimum yang diperlukan,
silakan hubungi saya untuk menjadi investor. Rincian kontak saya terpajang
di bagian kiri bawah blog ini.

Prosedur Pendaftaran Investor:
1. Kirim email yang menyatakan minat Anda untuk menjadi investor ke alamat
email saya, hipyannopri [...@] yahoo [titik] com [titik] au. Ingat,
'yahoo.com.au'. Jangan sampai ketinggalan akhiran 'au'-nya.:)
2. Tentukan pilihan investasinya - pembiakan sapi Simental betina atau
penggemukan sapi Simental jantan.
3. Sebutkan pola investasi yang diinginkan - gotong royong atau perorangan.
4. Kalau memilih pola investasi perorangan, dana yang harus diserahkan nanti
sebesar Rp7.000.000 untuk pengadaan satu ekor pedet sapi Simental betina
atau Rp10.000.000 untuk pembelian seekor sapi Simental jantan umur setahun
atau kurang.
5. Kalau memilih pola gotong royong, sebutkan berapa nilai investasi yang
diinginkan (minimum Rp1.250.000).
6. Investor yang telah menyatakan komitmennya saya catat.
7. Untuk investor perorangan, saya akan segera mengirimkan surat perjanjian
untuk ditandatangani investor.
8. Investor mengirimkan kembali surat perjanjian yang telah
ditandatanganinya ke email saya.
9. Investor mengirimkan dana investasinya ke rekening bank saya.
10. Saya menandatangani surat perjanjian tsb setelah dana yang wajib
diserahkan investor masuk rekening bank saya.
11. Saya mengirimkan salinan surat perjanjian yang telah saya tandatangani
dan diberi meterai ke email investor.
12. Proses pengadaan sapi Simental dimulai.
13. Setelah sapinya diperoleh, investor saya beri tahu lewat email.
14. Informasi selanjutnya mengenai perkembangan ternak sapi Simental, foto
sapi Simental, dan data investornya akan dipajang di blog peternakan saya.

Catatan:
Untuk investor gotong royong, langkah 6 sampai selesai baru akan dimulai
setelah nilai komitmen investasi para investor mencapai nilai yang
diperlukan untuk pengadaan pedet sapi Simental betina atau sapi Simental
jantan umur 10 bulan hingga setahun. Calon investor yang sudah ada akan
diberi tahu perkembangan nilai komitmen investasi ini. Setelah nilai
komitmen investasi dari para calon investor gotong royong ini mencapai nilai
pembelian satu ekor sapi Simental, langkah 6 sampai selesai segera dimulai.

Ilustrasi Bagi Hasil
Pola Investasi Perorangan
Dengan pola investasi perorangan, A menyerahkan dana investasi sebesar
Rp7.000.000 untuk pembelian satu ekor pedet sapi Simental betina atau
Rp10.000.000 untuk pengadaan seekor sapi Simental jantan umur 10 bulan
hingga satu tahun.

Pedet Simental betina umur enam bulan akan siap kawin setelah dipelihara
+/-1,5 tahun. Untuk mendapatkan anak sapi yang bermutu tinggi, sapi Simental
betina yang sudah siap kawin ini akan dikawinkan dengan inseminasi buatan
menggunakan sperma sapi Simental jantan unggul. Kemudian, kebuntingan
berlangsung selama sekitar sembilan bulan. Anak sapi yang dilahirkan nanti,
baik betina maupun jantan, bisa dijual setelah lepas sapih (umur 5-7 bulan),
setelah umur setahun, satu setengah tahun, dua tahun, dst.

Untuk sapi Simental jantan umur setahun atau kurang, penggemukan bisa
dilakukan sampai umur satu setengah tahun (masa penggemukan enam bulan), dua
tahun (masa penggemukan setahun), atau tiga tahun (masa penggemukan dua
tahun), setelah sapi mencapai bobot dan pertumbuhan maksimum.

Misalnya, anak sapi yang dilahirkan adalah sapi Simental jantan dan sudah
berumur 1,5 tahun atau sapi Simental jantan yang digemukkan sudah berumur
1,5 tahun. Sapi Simental jantan ini terjual dengan harga Rp15.000.000.

Investor yang menanamkan modal untuk pengadaan pedet sapi Simental betina
akan mendapat bagian hasil Rp7.000.000 (modal disetor)/Rp7.000.000 (patokan
nilai investasi untuk seekor pedet sapi Simental betina) x (40% x
Rp15.000.000 [Harga Jual Sapi Jantan]) = Rp6.000.000.

Investor yang menanamkan modal untuk pembelian sapi Simental jantan yang
digemukkan akan memperoleh bagian hasil Rp10.000.000 (modal
disetor)/Rp10.000.000 (patokan nilai investasi untuk satu ekor sapi Simental
jantan umur setahun atau kurang) x (40% x
[Rp15.000.000-Rp10.000.000][Keuntungan Penjualan Sapi Simental Jantan]) =
Rp2.000.000.

Uang Rp10.000.000 dari hasil penjualan ini digunakan untuk kembali membeli
seekor sapi Simental jantan yang akan digemukkan.

Perlu diingat bahwa semakin lama masa penggemukan semakin bertambah nilai
jual sapi Simental jantan tersebut. Sapi Simental jantan yang digemukkan
sampai umur tiga tahun bisa mencapai bobot 800 kg hingga 1 ton (1000 kg).
Dengan harga timbang hidup Rp24.000/kg, maka harga jual sapi jantan ini bisa
mencapai Rp19.200.000 hingga Rp24.000.000 per ekor.

Pola Investasi Gotong Royong
Dalam pola investasi gotong royong, beberapa investor menggabungkan uangnya
untuk pembelian satu ekor pedet sapi Simental seharga Rp7.000.000 atau
seekor sapi Simental jantan umur 10 bulan hingga satu tahun seharga
Rp10.000.000.

Anggap saja ada tiga investor untuk pembelian seekor pedet Simental untuk
dikembang-biakkan - A menyetor Rp4.000.000, B menyetor Rp1.750.000, dan C
menyetor Rp1.250.000. Setelah sapi betina ini melahirkan anak sapi jantan,
dan sapi jantan tersebut sudah berumur 1,5 tahun, sapi tsb dijual seharga
Rp15.000.000.

A akan mendapat bagian hasil Rp4.000.000/Rp7.000.000 x (40% x Rp15.000.000)
= Rp3.420.000.

B mendapat bagian hasil Rp1.750.000/Rp7.000.000 x (40% x Rp15.000.000) =
Rp1.500.000.

C mendapat bagian hasil Rp1.250.000/Rp7.000.000 x (40% x Rp15.000.000) =
Rp1.080.000.

Selanjutnya, misalkan ada tiga investor untuk pembelian seekor sapi Simental
jantan berumur setahun atau kurang untuk digemukkan - A menyetor
Rp4.000.000, B menyetor Rp4.000.000, dan C menyetor Rp2.000.000. Setelah
sapi Simental jantan yang digemukkan mencapai umur 1,5 tahun, sapi tersebut
dijual dengan harga Rp15.000.000.

A akan mendapat bagian hasil Rp4.000.000/Rp10.000.000 x (40% x
[Rp15.000.000-Rp10.000.000][Keuntungan Penjualan Sapi Jantan]) = Rp800.000.

B mendapat bagian hasil Rp4.000.000/Rp10.000.000 x (40% x
[Rp15.000.000-Rp10.000.000][Keuntungan Penjualan Sapi Jantan]) = Rp800.000.

C mendapat bagian hasil Rp2.000.000/Rp10.000.000 x (40% x
[Rp15.000.000-Rp10.000.000][Keuntungan Penjualan Sapi Jantan]) = Rp400.000.

Ini untuk masa penggemukan enam bulan. Sebagaimana telah dijelaskan di atas,
semakin lama masa penggemukan semakin tinggi nilai jual sapinya karena bobot
badannya semakin berat. Idealnya, sapi yang digemukkan dijual setelah
berumur tiga tahun atau lebih untuk mendapatkan harga penjualan Rp20.000.000
ke atas.

Dengan uraian lengkap di atas, silakan Anda tentukan sendiri mau investasi
untuk pembelian sapi Simental betina atau sapi Simental jantan.

Pada saat ini, saya menawarkan pilihan investasi untuk dua ekor pedet sapi
Simental betina yang akan dikembang-biakkan dan investasi untuk tiga ekor
sapi Simental jantan umur 10 bulan hingga satu tahun yang akan digemukkan. 

Kalau ada pertanyaan, jangan ragu menghubungi saya lewat email atau kunjungi
blog peternakan saya seperti tercantum di bawah ini.

Salam Peternak

Hipyan Nopri (lk.)
Padang, Sumatera Barat
HP: 081-363-182-1xx
Email: hipyanno...@yahoo.com.au <mailto:hipyannopri%40yahoo.com.au> 

Kirim email ke