Salam sukses...
  Berbagi opini aja...
  Menurut saya, kalo tanah / lahan yang "subur" ditanami jarak pagar, hasilnya 
tidak maksimal, lebih baik ditanami dengan tanaman lain yang lebih produktif 
dan mempunyai nilai ekonomis tinggi. Sampai saat ini, jarak pagar yang 
memberikan hasil paling bagus (produktif menghasilkan buah) masih dalam taham 
pencarian dan penelitian. Di rumah saya jarak pagar dijadikan pagar kebun dan 
produktivitasnya rendah sekali. Jarak pagar, akan memberikan nilai ekonomis 
bila ditanam di lahan kritis (karena jarak  pagar cukup tahan banting) di lahan 
tsb. Masalahnya, jarak pagar memang  bisa hidup di lahan kritis, tapi dia bisa 
melakukan "dormansi", daun rontok di musim kering sehingga kembali lagi ke 
masalah awal,,,"Kurang Produktif", saat musim hujan saja jarak pagar memberikan 
buahnya. 
  Menurut saya, sebaiknya jarak pagar dipopulesrkan menjadi tanaman rakyat, 
ditanam di tepian jalan raya, jalan kampung, pinggiran aliran sungai dan 
lahan-lahan / tanah negara yang kosong yang tidak terurus. 
  Salah satu bukti nyata, saat ini di sepanjang aliran sungai Lodoyo - 
Tulungagung (Kabupaten Blitar - Kabupaten Tulungagung) tidak ada tanaman sama 
sekali (padahal 10 tahun yang lalu ditanami dengan Akasia, lalu ditebang 
habisssss, sekarang tandus). Lahan yang sangat panjang dan luas ini seandainya 
ditanami jarak pagar, pasti memberikan nilai ekonomis bagi masyarakat sekitar. 
Saya yakin, banyak sekali kondisi yang sama di daerah lain di Indonesia....
  Smoga ada yang berani memulai...
  Kan udah di-deklarasikan..bahwa "INDONESIA BISA....!", meski slogan itu masih 
mengandung tanda tanya besar, karena kalimat tersebut belum lengkap, tidap 
memenuhi unsur berbahasa yang baik yang harus memuat Subyek, Predikat dan Obyek 
/ Keterangan.
  Bisa saja dilanjutkan: Indonesia Bisa Bubar, Indonesia Bisa Hancur, Indonesia 
Bisa Mati, Indonesia Bisa Rugi, Indonesia Bisa Menang, dll. Terserah mau 
dilanjutkan / ditambahi dengan hal apa lagi. ..
  Salam sukses...

winda <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
          dear rekan2 saya tertarik untuk mencari tau perkembangan perkebunan 
jarak pagar di indonesia karena sepertinya tidak mudah untk mencari 
hasil panen jarak pagar, kemarin ada yang mencontak saya untuk membeli 
panen jarak tapi setelah saya menghubungi beberapa rekan ( yang tidak 
begitu banyak ) sampai sekarang saya belum mendapatkan jawaban bahwa 
mereka akan panen, mungkin rekan2 bisa membantu saya..saya juga jadi 
penasaran..pada kenyataannya jarak pagar ini tanaman yang ekonomis dan 
menguntungkan tidak untuk dibudidayakan ? terima kasih, Ps. saya juga 
mencari info hal yang sama untuk budidaya ricinnus comunis L 
terima kasih sebelumnya

################ INFO ################
AGROMANIA menerima penitipan contoh
Komoditi atau produk yang akan Anda pasarkan.
Syaratnya, kemasannya kecil, tahan lama, tidak
berbau, dan bukan makhluk hidup. Brosur dan
foto juga dapat kami terima. Silahkan kirimkan
contoh komoditi Anda ke alamat kami untuk
kami bantu pasarkan ke relasi dan mitra kami.

AGROMANIA (online sejak 1 Agustus 2000)
SMS AGROMANIA: 0 8 1 1 1 8 5 9 2 9
EMAIL: [EMAIL PROTECTED]
ALAMAT: Jl.Jambu No.53, Pejaten Barat 2,
Jakarta Selatan 12510
################ #### ################



                           

       

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke