On Tue, 8 Mar 2011, deardo wrote:

> Saya bikin share folder dgn nama DATA dgn sub folder gudang, produksi
> dan akunting. antar departemen hanya bisa akses folder masing masing.
> kira - kira seperti ini :
>
>        +-akunting
>        |
> Data --+-produksi
>        |
>        +-gudang
>
>
> smb.conf saya sbb :
>
> [DATA]
>        comment = Share Folder
>        path = /home/data
>        browseable = yes
>        read only = no
>
> [akunting]
>        comment = Folder Akunting
>        path = /home/data/akunting
>        browseable = yes
>        read only = no
>        valid users = akunting
>
>
> [gudang]
>        comment = Folder Gudang
>        path = /home/data/gudang
>        browseable = yes
>        read only = no
>        valid users = gudang
>
> [produksi]
>        comment = Folder Produksi
>        path = /home/data/produksi
>        browseable = yes
>        read only = no
>        valid users = produksi
>
>
> Masalahnya adalah waktu saya mapping folder DATA di client, semua user
> bisa membuka folder yang ada.

kalo ada user yang mapping share DATA, jelas dia dapat mengakses semua
isinya (termasuk sub-direktori). kalo ini tidak anda inginkan, anda dapat
membatasi akses hanya untuk user/ip tertentu dan/atau ijin akses ditingkat
filesystem (ACL, permission, ribet). atau menghilangkan share ini (boleh
browseable=no atau sama sekali tidak didefinisikan)

Ingat, Access Control pada samba ada di dua tempat. pertama di konfigurasi
samba (host-access, user-access, group-access), kedua di file-system
tempat share berada (permission, ownership, ACL). Pastikan anda
menyesuaikan keduanya sesuai kebutuhan. Samba tidak akan melangkahi
kewenangan yang ditetapkan pada tingkat file-system.

salam
-- 
|===[ Yudhi Kusnanto ]=============|
|===[ STMIK Akakom ]===============|

-- 
FAQ milis di http://wiki.linux.or.id/FAQ_milis_tanya-jawab
Unsubscribe: kirim email ke [email protected]
Arsip dan info milis selengkapnya di http://linux.or.id/milis

Kirim email ke