On Tue, 2010-06-08 at 10:15 +0700, Masim "Vavai" Sugianto wrote:
> Saya biasanya menggunakan wget, tools berbasis CLI (Command Line
> Interface) yang cukup powerful untuk digunakan sebagai media download.
> Saya kerap menggunakan wget ini, terutama jika saya ingin melakukan
> download file iso pada komputer lain, misalnya posisi saya sedang
> dirumah dan ingin melakukan download file iso menggunakan komputer
> kantor atau sebaliknya. Saya bisa ssh ke kantor, menjalankan perintah
> screen (agar proses download tetap berjalan meski saya sudah
> disconnect) dan kemudian menjalankan perintah wget.

Cuma mau menambahkan sedikit... kalau saya sih biasa pake options -b
daripada membuka session screen dahulu.

cuplikan dari help:
-b,  --background        go to background after startup.
dan
-o,  --output-file=FILE    log messages to FILE.

Contoh: wget -b -c --limit-rate=64K -o file.iso.log
http://www.kemanakek/file.iso

-c untuk menjaga-jaga siapa tahu putus ditengah jalan agar bisa di
resume
--limit-rate agar seluruh pipa yang tersedia tidak digunakan hanya untuk
download, karena saya sering download dari server juga
-o untuk logging, sewaktu-waktu saya check saja file file.iso.log untuk
lihat sudah berapa persen file yang saya download

> wget -c --http-user=username --http-passwd=password 'Download-Link'

Options di atas apakah berbeda jika kita gunakan link:
http://username:[email protected]/file.iso ?


Nyoman

Attachment: signature.asc
Description: This is a digitally signed message part

Kirim email ke