Dear Efriel,

Bukan:). Saya kebagian jatah migrasi saat suasana udah hot begini. Sedangkan salah satu kegiatan komputasi adalah data entry melalui program lama (DOS). Sambil membuat program baru under linux, tentunya solusi migrasi menggunakan DOSEmu merupakan suatu pilihan yang manis dibandingkan dengan batal migrasi dan bayar denda atau beli lisensi penuh:~p.

Saya sejauh ini menggunakan DOSEmu dengan Set Files=50 dan Set Clipper=F77 dan bisa jalan tanpa out of memory. Problem utama adalah tidak bisa dibaca/diakses bila ada user lain yang udah membuka. Padahal dengan windows XP, kita bisa buka sekaligus 40 PC dengan server Mandriva (Samba share penuh).

-Iwan P-

Efriel Elyasa wrote:
Dear Iwan

Kerja di perusahaan Finance ya, Jadi inget dulu waktu Riset Linux untuk kantor yang lama ternyata di Dosemu menjalankan Clipper hambatannya banyak seperti out of memory, padahal sudah set clipper=99 dll, tapi masih aja out of memory, trus waktu buat spoolan .prn di aplikasi clipper, data sering keluar karakter aneh...

coba aja pake ubuntu trus install crossover. aku sih belum coba, tapi gak ada salahnya mencoba.

kalo kawan2 yg lain ada yang tau tolong di share juga pengalamannya.

Best Regards,

Efriel Elyasa




----- Original Message ----- From: "Iwan Prasetyo" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>
Sent: Tuesday, August 14, 2007 10:35 AM
Subject: Re: [tanya-jawab] DOS Emulator untuk migrasi


Dear Rekan2,
Thx untuk pencerahannya. Saya udah langsung coba di notebook ini dengan kondisi sbb:

   * Mandriva 2007 Spring R1
   * Dosemu (files=50, set clipper=F77)
   * automount via Mandriva Control Centre di menu Samba Mount Point
     (langsung tulis di fstab)

Saat ini saya berhasil menjalankan program clipper tersebut, namun kendalanya adalah sbb:

   * Software bisa dibaca dan jalan dari client windows - server di
linux, secara multi user berikut proses create new file (misal *.prn)
   * Software tidak bisa dibaca dari client linux dengan DOSEmu -
     server juga linux, secara multi user. Seolah ada lock exclusive
     pada file-file tertentu. Tapi user pertama sukses dan bisa
     menjalankan software dengan baik.

Apakah ada rekan di sini yang berhasil menjalankan aplikasi berbasis DOS yang bisa diakses dengan multi-user? Maksud saya client linux dengan DOSEmu sedangkan server dengan 1 Samba sharefolder yang dishare (chmod 777) penuh?

Maksudnya ada beberapa distro yang bila file sudah dibuka, tidak bisa dipakai oleh user ke-2, apakah Mandriva 2007 termasuk salah satunya? Jangan-jangan ini penyebab kegagalan saya untuk multiuser. Dengan client Windows - server Mandriva 2007 bisa jalan multiuser tanpa ada kasus lock. Apa mungkin bila servernya dirubah ke turunan RedHat (seperti CentOS) - client tetap Mandriva, bisa menyelesaikan masalah multiuser?

Mohon petunjuk. Nanggung udah jauh experiment nya:)
Terima kasih sebelumnya. Maaf saya menyebut dengan fulgar berbagai istilah agar yang awam juga bisa langsung ngerti:)
Thx pak Pamukat..

-Iwan P-

pamukat.wt wrote:
saya menggunakan server Redhat EAS3 untk client juga redhat 9.0
program foxpro sharing dengan samba, kemudian dimount diclient dengan "smbmount". untuk emulator saya gunakan "dosemu" dengan emulator ini kita bisa set folder hasil smbmount menjadi drive yang kita inginkan(u/ emulator). tinggal kita jalankan emulator dan program exenya.
yang perlu diperhatikan..!
dalam memilih os server dan client harus benar, karena
1. Tidak semua os memiliki perintah smbmount(opensuse10.2 tidak ada),/bisa diganti dengan mount cifs (contoh fedora 6) 2. Untuk beberapa distro bila file sudah dibuka /dipakai oleh koputer lain maka dia tidak bisa membuka/pakai lagi.

selamat mencoba, jangan menyerah... pasti bisa!!
----- Original Message ----- From: "Iwan Prasetyo" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>
Sent: Thursday, August 09, 2007 9:37 AM
Subject: [tanya-jawab] DOS Emulator untuk migrasi


Dear rekan2,

Sorry agak basi topiknya. Namun saya sangat membutuhkan saran prinsip untuk
migrasi.

Untuk office dan lagu dll, sudah bisa diatasi dengan menggunakan distro
besar apa saja. Dalam hal ini saya memilih OpenSuse 10.2.

Namun di organisasi ini, masih menggunakan software tailored (bikin sendiri) yang under DOS. Database di salah satu PC, lalu dengan net-share atau drive
share, semua software client mounting ke drive ini (misal drive f).

Pertanyaan saya, apakah dengan setup Suse 10.2 dan DosBOX atau wine, bisa menjalankan software ini? Mengingat kalo under windows itu drive dikenal sebagai logical letter (c,d,e,f....) sedangkan di linux menggunakan physical
(hd0a, hd0b,, dll).

Mohon saran untuk migrasi dari win ke linux yang masih ada gantungan
software under DOS ini.

TIA

-Iwan P-


--
FAQ milis di http://wiki.linux.or.id/FAQ_milis_tanya-jawab
Unsubscribe: kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Arsip dan info milis selengkapnya di http://linux.or.id/milis






--
FAQ milis di http://wiki.linux.or.id/FAQ_milis_tanya-jawab
Unsubscribe: kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Arsip dan info milis selengkapnya di http://linux.or.id/milis


__________________________________________________
Apakah Anda Yahoo!?
Lelah menerima spam? Surat Yahoo! memiliki perlindungan terbaik terhadap spam http://id.mail.yahoo.com


--
FAQ milis di http://wiki.linux.or.id/FAQ_milis_tanya-jawab
Unsubscribe: kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Arsip dan info milis selengkapnya di http://linux.or.id/milis

Kirim email ke