Pada waktu Windows diinstall ulang, Windows akan mereplace MBR dengan informasi MBR miliknya sendiri. Padahal informasi LILO ada di MBR, jadi LILO nya akan hilang. Saran saya, kalau Windows nya masih sering dipakai, LILO jangan diletakkan di MBR, tapi di partisi nya Linux. Jadi misalnya partisi / ada di /dev/hda2 sedangkan Windows di /dev/hda1, LILO nya diinstall di /dev/hda2. Coba pakai Knoppix Anda jalankan man lilo, nanti pasti ada opsi2 untuk melakukan instalasi LILO ke partisi /. Saya pakai GRUB, jadi tidak hafal perintah2 lilo. Setelah LILO terinstall di partisi /, jalankan perintah berikut:
# dd if=/dev/hdax of=linux.boot bs=512 count=1 Sesuaikan nilai /dev/hdax dengan partisi / linux. Hasil dari perintah tersebut adalah file bernama linux.boot, copykan file tersebut ke c: (partisi Windows). Kalau tidak bisa write langsung ke c:, copykan dulu file tersebut ke USB Flash, baru ke c:. Pada file boot.ini (Windows), tambahkan baris berikut: C:\linux.boot = "Linux Operating System" Nilai timeoutnya jangan 0, tapi 10 atau 30 sesuai selera. Informasi lebih lanjut bisa dibaca di buku saya "Kiat Jitu Mendampingkan Linux dengan Windows". Regards, Ir. Yahya Kurniawan ===================== Penulis Buku Komputer y4hy4.blogspot.com ===================== Halo semua, Windowsnya saya install ulang, eh pas dinyalain lagi, gak ada pilihan boot loader nya. Saya pake lilo. Di cek pake knoppix, partisi Suse-nya masih ada koq. Yang saya tanyakan : 1. sebenarnya pas saya instal ulang windowsnya (sebelumnya dual system dgn Suse) apa yang terjadi dgn boot loader linuxnya ? 2. Cara benerinnya, supaya boot loader-nya fungsi lagi ? Trims. -- FAQ milis di http://wiki.linux.or.id/FAQ_milis_tanya-jawab Unsubscribe: kirim email ke [EMAIL PROTECTED] Arsip dan info milis selengkapnya di http://linux.or.id/milis
