di forward dari milis tetangga
jadi inget pak wing yang rajin menulis nih,

===

http://hadynur.multiply.com/journal/item/48/Jadilah_Mahasiswa_PLUS_dengan_MENULIS

Jadilah Mahasiswa PLUS dengan MENULIS
Oleh: Nurhadi

Penulis lalu menulis? ah itu biasa. Dosen atau guru menerbitkan banyak buku
pelajaran? ini juga sudah sering. Tapi bagaimana jika mahasiswa menulis?
Hmm...ini baru luar biasa, apalagi jika si mahasiswa ternyata masih bau
kencur, alias dalam tahun pertama perkualiahan.

Mari, kita coba amati budaya menulis mahasiswa kita.

Misalnya, dari 100 mahasiswa, kira-kira berapa yang suka menulis? Yach,
ambil saja hanya 20-30 orang. Dari jumlah tersebut yang benar-benar serius
dan hobis menulis? Mungkin akan turun lagi menjadi 5-10 orang. Dari jumlah
itu kita peras lagi, berapa yang sudah menerbitkan tulisan? Menulis disini,
sifat dan bentuknya luas, bisa menulis artikel ilmiah, artikel semi ilmiah,
artikel populer, diktat, buku, atau jurnal.

Itu baru kalkulasi dalam satu perguruan tinggi saja. Bagaimana jika kita
kalkukasi secara makro nasional? Anda bisa menghitungnya sendiri.

Apakah kita prihatin dengan kondisi seperti ini? Jawabannya: TENTU dan
PASTI, karena menulis (disamping budaya membaca) merupakan RUH dari
aktivitas di perguruan tinggi. Menulis, merupakan fondasi awal menjabarkan
ilmu pengetahuan, menyebarluaskan hasil penelitian dan sarana membukukan
ilmu dan teknologi.

Karena itu, Anda para mahasiswa sudah seharusnya memanfaatkan kesempatan
sebagai MAHASISWA untuk belajar menulis yang baik dan menyebarkan ilmu Anda.

Percayalah, bahwa menulis itu mudah. Anda hanya memerlukan ketekunan dan
kemauan untuk menulis. Bakat, itu soal nomer ke-12. Siapa saja bisa menulis,
termasuk Anda.

Bagaimana caranya? banyak jalan yang bisa Anda tempuh, saya yakin setiap
perguruan tinggi telah menyediakan saluran-saluran ini, antara lain:

- RAJIN MENGIKUTI LOMBA
Ini cara pertama. Ikutlah setiap ada lomba penulisan atau karya tulis
ilmiah. Ketika saya kuliah di ITS Surabaya dulu, hampir setiap tahun
tersedia berbagai macam lomba karya tulis ilmiah yang diselenggarakan oleh
ITS (pihak kampus secara internal) dan juga DIKTI.

Jika perlu dan tidak "PE-DE", tidak ada salahnya bergabung dalam satu tim
dengan teman. Jika beruntung dan rajin, InsyaAlloh, karya Anda akan terpilih
menjadi yang terbaik dan berhak mewakili kampus ke jenjang yang lebih
tinggi, misalnya tingkat Wilayah bahkan tingkat nasional.

Ingat bahwa menulis Karya Tulis Ilmiah merupakan salah satu prestasi paling
berharga di perguruan tinggi, apalagi yang telah diakui secara nasional dan
nasional. Di setiap pemilihan mahasiswa berprestasi, membuat karya tulis
ilmiah merupakan salah syarat mutlak dan utama.

Anda juga bisa mengikuti lomba menulis yang diselenggarakan berbagai
departement atau lembaga diluar kampus, bisa perusahaan atau lembaga non
pemerintah. Sering-seringlah mencari informasi lewat internet atau media
cetak.

- BERGABUNG DAN AKTIF DI UKM PERS dan PENERBITAN
Hampir setiap PT memiliki UKM alias Unit kegiatan mahasiswa dibidang pers
dan penerbitan. Di ITS misalnya, ada UKM Pers dan Penerbitan Satu Kosong.
Bergabunglah, InsyaAlloh banyak sekali manfaat yang didapat, minimal ilmu
menulis secara umum bakal didapat.

UKM Pers yang "baik" biasanya memiliki program kerja yang jelas dan
terencana, mereka juga menerbitkan majalah kampus rutin dan berkala. Jika
dikelola dengan baik dan professional, Majalah kampus bisa digunakan sebagai
sumber aset yang luar biasa, misalnya menarik iklan dan invenstor.

- MENULIS ARTIKEL DI MEDIA MASSA
Ya, menulis di media massa merupakan sarana belajar yang lain. Banyak sekali
Redaktur media yang "welcome" dengan karya tulis mahasiswa. Tidak usah
takut. Anda bisa memulai dari media lokal/daerah. Lebih bagus jika topik
yang ditulis berhubungan langsung dengan ilmu atau fakultas yang sedang
ditekuni. Selain mendapatkan keuntungan finansial, tulisan yang dimuat di
media massa merupakan portofolio yang sangat berharga. Yakinklah, suatu saat
pasti akan berguna.

Saya sendiri, ketika masih kuliah di ITS, menjadikan menulis di media massa
sebagai aktivitas pokok, disamping belajar dikampus. Alhamdulillah, selama
menjadi mahasiswa telah lebih dari 50 artikel yang saya tulis dan dimuat di
beberapa media seperti Radar Surabaya, Surya, Kompas Jatim, Jawa Pos,
Republika, Suara Karya dan lain-lain.

Sebenarnya, masih banyak lagi "channel-channel" untuk mengasah kemampuan
menulis mahasiswa. Intinya, mulailah dari yang sederhana, seperti menulis
diktat kuliah atau membuat artikel pendek.

saya yakin 100%, mahasiswa yang terbiasa menulis sejak dini tidak akan
merasa kesulitan jika kelak mendapat tugas menyelesaikan karya ilmiah tugas
akhir. Nah ! Menarik bukan.

Wassalam

Nurhadi
http://hadynur.multiply.com

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Anda menerima pesan ini karena berlangganan ke Grup "Sekolah Tinggi Ilmu 
Ekonomi YKPN Yogyakarta" Google Groups.
 Untuk memposting ke grup ini, kirimkan email ke [email protected]
 Untuk keluar dari grup ini, kirim email ke 
[email protected]
 Untuk pilihan lain, kunjungi grup ini di 
http://groups.google.com/group/stieykpn?hl=id
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke