Banyak pelaku pasar berseliweran bertanya dan berharap mendapatkan secuil informasi awal tentang 'indicative draft' rilis KTT Kepala Pemerintahan EU malam nanti. Begitu mendamba secuil petunjuk sebagaimana mereka dulu mendamba cinta pertama, yang digunakan untuk menjustifikasi posisi 'net-long' perdagangan pada bursa yang akan ditutup sebelum rilis resmi keluar dari EU, di antaranya Jakarta.
Tetapi jangan lupa. Terlalu fokus kepada duet lawas Merkel dan Sarkozy, pelaku pasar luput mencermati karakter penting lainnya dalam opera sabun "Bull Run" atau "Kejar si Bull" yang disutradarai oleh AS. Menjadi tidak penting jika Jackie Chen yang mengatakannya. Namun, Wen Jiabao, Perdana Menteri Cina yang menyampaikan pernyataan yang lama tidak terdengar tentang apa yang mungkin akan dilakukan Cina dan ditunggu oleh pelaku pasar. Dalam pernyataannya kepada kemarin malam, Wen mengatakan perlunya penyesuaian kebijakan moneter yang lebih longgar pada "waktu yang tepat dengan ukuran yang proposional". Pernyataan yang mengindikasikan waktu pelonggaran moneter di antaranya pemberian stimulus ekonomi, penurunan suku bunga atau giro wajib minimum, sudah cukup dekat. Dan, berbeda dengan sikap 'anticipatory' pelaku pasar AS kemarin selama sesi perdagangan Asia berlangsung di mana indeks 'futures' melemah, saat ini keseluruhan indeks 'futures' AS berada pada teritori positif lebih daripada sekadar kenaikan fraksional. '+' -- Follow positif01indo on Twitter: https://twitter.com/#!/positif01indo
