*New York - Bursa Wall Street menguat pada perdagangan Kamis (21/7) setelah
Uni Eropa menyetujui paket dana bantuan darurat ke Yunani.*

Indeks Dow Jones naik 1,2% ke 12.724, indeks Nasdaq naik 0,7% ke 2.834, dan
indeks S&P naik 1,3% ke 1.343. Penguatan Dow ditopang saham Bank of America
yang naik 3,8% dan Disney naik 3,5%. Sedangkan saham Intel turun 0,7%.

Untuk indeks S&P ditopan 10 saham utamanya yang dipimpin sektor energi dan
keuangan, demikian dikutip dari yahoofinance.com.

Pada pemimpin Uni Eropa telah menyepakati paket penyelamatan senilai 109
miliar euro untuk Yunani. Dengan bailout ini telah memunculkan kekuatan baru
untuk menopang kegiatan ekonomi Eropa. Euro pun naik tertinggi selama dua
pekan terhadap dolar AS.

Namun ada beberapa pernyataan yang pesimis kesepakatan itu dalam
menyelesaikan krisis utang Eropa. "Eropa memiliki masalah terbesar soal
utang. Saat ini ekonomi membutuhkan pertumbuhan yang lebih. Kali ini krisis
akan berpusat di Italia dan Spanyol," kata managing director di 300 Capital,
Richard Campagna.

Minyak mentah dunia di AS pada perdagangan Kamis (21/7) naik. Pasar khawatir
dengan turunnya permintaan bensin di AS.

Minyak jenis light sweet naik 73 sen menjadi US$99,13 per barel. Sedangkan
minyak mentah jenis Brent turun 64 sen menjadi US$117,51 per barel.
Sedangkan bensin berjangka AS turun 1,3%.

Penurunan permintaan bensin AS selama empat pekan ini di pertengahan musim
panas. sedangkan minyak Brent dinilai sebagai patokan harga yang lebih baik.
Hal ini untuk melihat kondisi pasar global di kawasan pantai Teluk. Pasar
juga optimis kesepakatan menyelamatkan Yunani. Selain itu pasar juga
merespon tentang AS tidak akan melepas cadangan minyaknya.

Tekanan harga berasal dari perserian terakhir di Oklahoma sebagai basis
pengiriman kontrak minyak AS. Pada pekan lalu stoknya mencapai level
terendah sejak 24 Desember 2010. Hal ini mendorong aksi jual dari pelaku
pasar.

url:
http://pasarmodal.inilah.com/read/detail/1724032/hore-bailout-yunani-angkat-wall-street-positif

Kirim email ke