Garudaku sayang... Garudaku malang.... akhirnya membawa banyak korban.... mudah-mudahan IPO garuda dapat diambil hikmahnya oleh para pengambil kebijakan keuangan dinegeri ini...
2011/3/18 <[email protected]> > > > Lucu negara ini penduduk nya tdk mengerti tanggung jawab > > Sent from my BlackBerry® > powered by Sinyal Kuat INDOSAT > ------------------------------ > *From: * Dragon number one <[email protected]> > *Sender: * [email protected] > *Date: *Thu, 17 Mar 2011 16:45:33 -0800 > *To: *<[email protected]> > *ReplyTo: * [email protected] > *Subject: *[saham] perlu ditolong gara2 makan garuda ? > > > > > *INILAH.COM, Jakarta - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) > memberikan ijin PT Bank Negara Indonesia Tbk untuk mengambilalih PT Bahana > Securities.* > > "Mereka *business to business*, mengambil alih, sehingga PT Bahana > Securities dari segi penataan organisasi bisa berkurang satu BUMN dan > menyederhanakan," ujar Menteri BUMN Mustafa Abubakar, Kamis (17/3). > > Mustafa menambahkan, PT Bahana Securities masuk ke BNI dapat memperkuat > permodalan BNI. PT Bank Negara Indonesia Tbk juga dapat memperkuat bisnis > sekuritasnya. Padahal BNI telah memiliki PT BNI Securities yang bergerak di > bisnis sekuritas. "BNI akan lebih kuat dengan masuknya PT Bahana > Securities," tutur Mustafa. > > Lebih lanjut ia menuturkan, saat ini baru BNI yang berminat dengan PT > Bahana Securities sedangkan PPA belum menyatakan minatnya. Menurut Mustafa, > selain memperkuat permodalan dan bisnis sekuritas, masuknya Bahana juga > dapat memperkuat properti BNI. > > Dengan aksi korporasi pengambilalihan PT Bahana Securities oleh PT Bank > Negara Indonesia TBk dapat menolong modal kerja bersih disesuaikan (MKBD) PT > Bahana Securities. Hal ini dikarenakan PT Bahana Securities juga menyerap > saham PT Garuda Indonesia Tbk yang tidak terserap masyarakat di lantai > bursa. Penyerapan saham PT Garuda Indonesia Tbk tersebut mempengaruhi MKBD > PT Bahana Securities. > > Sebelumnya Direktur Utama BNI Gatot Suwondo menuturkan, pihaknya memiliki > obligasi rekapitulasi sebesar Rp17 triliun. Pihaknya ingin > mengoptimalisasikan penukaran obligasi rekapitulasi tersebut dengan ditukar > saham di perusahaan atau BUMN bergerak di industri keuangan termasuk > perusahaan sekuritas. Dikabarkan BNI melirik PT Danareksa Sekuritas dan PT > Bahana Securities untuk diambilalih untuk mengatasi masalah tersebut > -- > > > ^ peace on heaven and earth...^ > >
