Kutipan  (selengkapnya silahkan baca KONTAN edisi hari ini ).....

Asosiasi Semen Indonesia (ASI) mencatat penjualan semen selama tahun 2010
sebesar 40,7 juta ton atau naik 5% dibanding tahun 2009 yang hanya sebesar
38 juta ton. Peningkatan penjualan ini disebabkan oleh stabilnya suku bunga
perbankan serta realisasi proyek infratruktur di berbagai daerah. Penjualan
semen terbesar masih berada di Pulau Jawa.

Tahun 2011, ASI menargetkan penjualan semen sebesar 43 - 44 juta ton atau
naik sekitar 6% dibanding tahun 2010. Target ini optimis dapat di capai
karena permintaan di pasar domestik masih tinggi. "Tahun ini pertumbuhan
ekonomi lebih baik, proyek infrastruktur masih mengeliat dan properti juga
tumbuh," jelas Urip Timuryono, Ketua ASI. Sedangkan ekspor di prediksi turun
dari 3 juta ton menjadi 2 juta ton karena tingginya permintaan domestik.

Hasil riset Credit Suisse Group AG yang di kutip *Bloomberg* menunjukkan
harga semen global 2011 akan naik sekitar 1.2% yang di picu oleh naiknya
harga batu bara. Baru bara berkontribusi 30% terhadap biaya produksi. Untuk
sisi domestik, harga lebih banyak di pengaruhi oleh supply dan demand.
Dimana supply pada tahun ini meningkat 1,6%.

Melihat daya beli konsumen tahun 2010-2011, Urip menyatakan bahwa harga seme
domestik tidak akan berubah. Setiap produsen mempunyai cara dan strategi
sendiri dalam menyiasati kenaikkan harga batubara. Kekhawatiran muncul bila
harga batubara domestik meningkat seiring dengan turunnya supply barubara
dunia yang disebabkan karena bencana alam yang menimpa negara produsen
batubara seperti Australia masih berlangsung.

Priyo Pribadi Soemarno, *Executive Director* Asosiasi Pertambangan Indonesia
(API) mengatakan bahwa harga batau bara domestik berpotensi naik mengikuti
harga jual di pasar internasioanal. Ia mencatat sejak semester II-2010
sampai awal Januari 2011, harga batu bara sudah mencapai 50%. "Pemicunya
adalah bencana banjir di Queensland, Australia dan naiknya harga minyak
dunia", jelas Priyo.



mudah2an berguna ...

happy trading...








-- 

Rgds,
-daryl

Twitter : http://twitter.com/darylzulfikar

Kirim email ke