Benar, saat ini IHSG msh dipengaruhi oleh keluar masuknya dana asing krn mrk
msh mendominasi kapitalisasi pasar modal Indonesia.
Sehingga kalau terjadi penarikan (maupun pembelian) dalam jumlah besar, akan
berpengaruh signifikan thd pasar modal secara umum.
Prinsip ekonomi sederhana, "Permintaan Meningkat, Harga Meningkat. Permintaan
Menurun, Harga pun Menurun"
Hal ini berlaku di manapun, tdk hanya di Indonesia.
Mengingat industri pasar modal Indonesia baru bertumbuh dalam beberapa thn
belakangan ini (dibandingkan negara AS dan Eropa yg sdh berpuluh2 tahun), maka
rentan thd gejolak keluar masuknya dana2 asing (kurang lebih 2/3 dana yg
berputar di pasar modal kita masih milik asing).
Ironis bila kita mendengar / mengetahui ada masyarakat Indonesia malah berusaha
memarkir dananya di negara lain (oleh sebab apapun) dimana banyak negara2 lain
malah berbondong2 utk berinvestasi di Indonesia, (karena sbg negara berkembang,
Indonesia msh harus terus membangun).
Jangan sampai nantinya perusahaan2 asing malah mencaplok semua perusahaan2
strategis di Indonesia sehingga kita jd kehilangan identitas bangsa.
Cukup beratus2 tahun kita dijajah. Jgn sampai saat ini, walau dg kemasan yg
lebih intelek spt pemberian hutang yg lunak, bantuan ini itu, hibah, dsb, kita
menjadi terlena shg mudah dikemudikan oleh negara lain.
Itu yg disebut penjajahan era masa kini. Tidak lagi dg fisik, tp justru dg cara
yg lebih intelek yg menurut saya jauh lebih berbahaya, krn seringkali kita dlm
keadaan tdk sadar (lengah).
Indonesia mungkin tertinggal dalam banyak hal. Namun jgn jadikan itu sbg alasan
kita utk tdk berpikir ke arah Indonesia yg lebih baik.
Kita bisa bahkan wajib berkontribusi memajukan bangsa sendiri sesuai kemampuan
yg dimiliki.
Dalam tulisan kali ini, saya pun ingin mengajak seluruh lapisan masyarakat
Indonesia untuk berinvestasi di pasar modal untuk mendukung perekonomian di
negara kita.
Adrian Maulana
Pls welcome to join : [email protected]
-----Original Message-----
From: Mei Saputra <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Tue, 18 Jan 2011 15:12:16
To: <undisclosedrecipients>
Reply-To: [email protected]
Subject: [saham] Asing, begitu berperannya-kah?
Teman-teman sekalian,
Saya sering mendengar beberapa opini yang menyebutkan, bahwa untuk
mengkonfirmasi pembalikan arah IHSG yang sekarang sedang bearish, dibutuhkan
dana asing untuk membeli saham2 di Indonesia. "Tunggu Asing net sell dalam
beberapa hari, baru ok untuk investasi". Kurang lebih begitu bahasanya.
Mohon penjelasan dari para senior disini, apakah hal ini benar adanya ? Apakah
IHSG kita, naik atau turun digerakkan oleh dana asing ? Kalau iya, kira-kira
apa yang terjadi kalau suatu hari nanti mereka kembali berinvestasi di negara
masing2 ?
Kemudian, apakah hal ini terjadi hanya di Indonesia atau kondisi yang sama juga
berlaku di negara lain ? Maksud saya, bahwa naik atau turunnya suatu nilai
komposit saham, bisa jadi tergantung pada dana asing yang masuk atau keluar
dari negara tersebut ?
Mohon pencerahannya.
Terima kasih
Mei Saputra