DISC on!

Meski tidak semua indikator memberikan sinyal negatif, namun
indikator-indikator kunci telah mengkonfirmasi apa yang ditunggu lama:
KOREKSI.

IHSG sudah berada di upper limit RSI daily dan weekly chart, dan as this
message is out, sedang mengambil posisi menukik mengarah pada batas atas
koreksi. Pergerakan harga 3 (tiga ) hari terakhir menunjukkan stagnansi
dengan volume yang cukup besar, dan pola fluktuasi negatif di awal dan
ditutup dg positif dan margin yang tipis, menunjukkan ada kegelisahan di
antara traders/investors atau dalam bahasa trading dikenal sebagai "churning
action". Sementara manuver asing sudah menunjukkan gelagat koreksi, namun
ditahan dengan pembelian yang tidak sewajarnya yang lebih didasarkan pada
faktor momentum sesaat, dan beberapa hari terakhir penahanan itu tidak
terlihat cukup memadai.

Faktor dan sentimen regional mulai rapuh terhitung sejak rilis US ADP
employment report yang di bawah ekspektasi pelaku pasar, sekaligus
meneguhkan bahwa recovery masih terlalu shaky karena dampak konkret berupa
pertumbuhan lapangan kerja masih belum memadai. Dan menjelang akhir pekan
akan ada suguhan angka-angka laporan employment lanjutan.

Di samping itu, pergerakan komoditas juga dipandang sudah mendekati peak dan
euforia intermediary-nya. Beberapa analis global mengisyaratkan kekhawatiran
khususnya terhadap harga emas di tengah semakin euforianya publik. Hal ini
biasanya dipandang secara kontrarian bahwa pergerakan harga komoditas sudah
tidak realistis lagi.

Oleh karena itu, perhatikan posisi Anda. Selamatkan profit yang masih ada,
dan potong kerugian sebelum memburuk. Koreksi yang dihadapi di antara minor
dan intermediary dengan rentang 9-17%.

Tidak ada kepastian dan yang dapat memastikan, tapi at least setidaknya di
antara yg tidak pasti ada yg lebih pasti mungkin.

Pertanyaan kunci selanjutnya, sampai kapan dan bagaimana kembali ke market
selepas intermediary correction ini.

On your own risk.

"+"

Kirim email ke