kalau dipakai juga ke saham lainnya tidak bisa. karena saham lain tersebut normal,pergerakannya tidak sedang di-drive oleh sentimen suatu transaksi material tetapi lebih ke fundamental.
membedakan yg satu positip yg lainnya negatif paling simple adalah dengan tanggapan/reaksi pasar setelah suatu informasi tersebut muncul. ISAT BNII langsung loncat=positip,dan begitu juga sebaliknya. benar bang,saya tidak melupakan itu koq,tetapi masalahnya adalah harganya terus turun. dan sampai kapan penurunan itu terjadi merupakan pertanyaan yang sulit. maka,untuk yang ini saya tidak tahu apa saya terlalu maksa atau tidak. saya hanya mencoba mencari calon bottom dengan metoda kasar tersebut. dari harga saham yg sedang dalam cengkraman sentimen transaksi material dan dalam kondisi harganya terus turun. dan juga dengan mengacu pada sample dadakan yang telah ada ELTY,UNSP,BTEL. --- In [email protected], "Irwan Ariston Napitupulu" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Sebenarnya yg saya tanyakan sederhana saja, metoda penggunaan > perhitungan yg anda lakukan. Yaitu, menggunakan asumsi bahwa karena > IHSG telah turun sekitar 60% dari tertingginya, maka harga BUMI harus > juga 60% lebih rendah dari harga deal yg sekitar 2000 atau sekitar 800 > perak. Nah, khan harusnya metoda itu bisa dipakai juga ke saham > lainnya. Tapi lalu anda kaitkan kalau yg lain itu pengambilan sahamnya > memberikan sentimen positif, kalau BUMI sentimennya negatif. Nah, > dasarnya apa membedakan yg satu positip yg lainnya negatif? :) > > Kalau saya perhatikan, anda lupa bahwa harga 2000 yg diberikan oleh > pembeli itu sudah memperhitungkan kondisi pasar terakhir. Tapi > sepertinya anda maksakan membuat analisa yg penting harga BUMI bisa > turun ke 800. Kalau memang itu tujuannya sih, makanya saya tulis > sebelumnya sekalian saja katakan BUMI bisa ke 50 perak seperti POLY > karena menurut anda BUMI perusahaan ngga bener. Nah, kalau seperti ini > menurut saya lebih enak bacanya terlepas saya sepakat atau tidaknya > dengan pendapat tersebut :) > > Itu saja koq yg saya pertanyakan. Saya ngga terlalu peduli BUMI mau ke > berapa harganya. Mau ke 2000 keq, mau ke 1000 keq, mau ke 500 keq, > ngga terlalu pusingin. Yang saya tunggu dari BUMI adalah peluang untuk > bisa trading. Sejauh ini belum tampak ada keramaian di sisi beli. > Jadi, saya akan sabar saja menunggunya. > > Saya tidak takut beli BUMI, karena perhitungan kasar saya harga wajar > BUMI bisa jauh di atas 3500 perak. :) > > jabat erat, > Irwan Ariston Napitupulu > ------------------------------------ Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham. DILARANG KERAS MEMOSTING OPINI PRIBADI TENTANG POLITIK DI MILIS INI. Silahkan lakukan itu di milis [EMAIL PROTECTED] [EMAIL PROTECTED] untuk berhenti dari milis saham [EMAIL PROTECTED] untuk bergabung ke milis saham Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/saham/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/saham/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
