Betul Pak Tommy. Satu hal yg saya belajar dari pengalaman selama ini. Di pasar selalu ada macam2 kelompok. Akan selalu muncul penjual2 baru dan pembeli2 baru. Volatilitas pasar terjadi karenanya adanya perbedaan persepsi akan masa mendatang.
Satu hal yg saya juga yakini, "siapa sih yang ngga mau duit, siapa sih yg ngga mau dapat cuan?" :) Itu sebabnya, di bursa saham saya percayai akan kekuatan pasar akan keseimbangan baru yg sifatnya dinamis. Dengan aturan AR yg sempit, pergerakan harga jadi semu. Kita jadi sulit mengetahui keseimbangan pasar ada di level berapa. Untuk analis TA pun juga sulit untuk membaca chart karena chart yang ada bersifat semu, tidak mencerminkan kondisi pasar. Saya setuju AR sempit untuk tujuan kepentingan nasional. Sejak awal saya selalu mendukung hal2 yg sifatnya demi menjaga kepentingan nasional. Bursa dikorbankan pun demi kepentingan nasional. ditulisan awal saya dulu juga saya katakan tidak masalah. Yang penting keselamatan nasional diutamakan. Nah, karena perkembangan situasi sudah lebih kondusif, situasi nasional juga cenderung sudah terkendali, saya pikir saatnya kita mulai perbaiki kondisi dan situasi bursa saham kita agar bisa cepat pulih. Itulah maksud tujuan awal saya dengan penghapusan kebijakan AR. jabat erat, Irwan Ariston Napitupulu 2008/11/7 Tommy Jayamudita <[EMAIL PROTECTED]>: > Benar! Ini terbukti dengan dilepasnya BUMI kemarin berbarengan dengan index > dunia yang terjadi koreksi, yang tampak di hari ini, rasa takut dan efek > negatif atas force sell tampaknya mulai mereda. > > Memang demikian kondisi batin manusia, kalau sudah terpaksa harus menghadapi > kenyataan, ketegaran akan bangkit dalam dirinya. Kalau dalam masa penantian, > berbagai bayang-bayang negatif berkembang sejauh imajinasi seseorang mampu > menuju. > > Tetap teguh dalam pandangan positif. > > Salam, > TJ > > ------------------------------------ Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham. DILARANG KERAS MEMOSTING OPINI PRIBADI TENTANG POLITIK DI MILIS INI. Silahkan lakukan itu di milis [EMAIL PROTECTED] [EMAIL PROTECTED] untuk berhenti dari milis saham [EMAIL PROTECTED] untuk bergabung ke milis saham Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/saham/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/saham/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
