Kasus UNTR ini kelihatannya ada pihak yang dengan sengaja melakukan tekanan, 
memang kalau AR 30% bisa menciptakan level demi level penurunan dalam sehari, 
tapi kalau memang disengaja dengan rencana, AR 30% juga tidak bisa berbuat 
banyak, ketika TMPI dijatuhkan dengan cara serupa, saat itu posisi AR kan 33% 
simetris.

 
  ----- Original Message ----- 
  From: Herman 
  To: [email protected] 
  Sent: Friday, October 31, 2008 7:16 PM
  Subject: RE: [saham] Re: AR Asimetris , good or bad?



  Sekadar nimbrung untuk Kebijakan AR bawah 10%



  Contoh kasus di UNTR, 6 hari berturut2 open gap dengan lgsg AR bawah. 
Bagaimana investor retail bisa jual barangnya dengan lgsg buka lgsg AR bawah 
10% dengan puluhan ribu lot?

  Dr sisi valuasi, untr thn dpn emank tidak sebaik tahun ini karena melemahnya 
komoditi dan  permintaan alat berat pastinya berkurang. 



  Jika kebijakan AR bawah seperti semula 30%, yg beli di hrg 1 dan mau cut bisa 
cut di hr 2 dengan misalnya rugi 15-17%. Masih bisa jual. Tapi dengan AR bawah 
10%, mana bisa dia buang di hr 2 dengan AR 10% dan bsknya lsg AR lg 10% ?



  Rasanya itu yg perlu dicermatin.



  Regards



  Herman






------------------------------------------------------------------------------

  From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Irwan 
Ariston Napitupulu
  Sent: Friday, October 31, 2008 3:10 PM
  To: [email protected]
  Subject: Re: [saham] Re: AR Asimetris , good or bad?



  Dalam situasi yg khusus, adalah sangat wajar kalau ada aturan2
  yg sifatnya khusus.

  Nanti juga kalau situasi sudah berangsur2 normal, aturan2 dulu
  akan satu per satu dinormalkan lagi.

  Dalam situasi sekarang saja, aturan margin sangat ketat bahkan
  beberapa sekuritas sudah tidak memberikan lagi fasilitas tersebut.

  Nanti, setelah situasi sudah normal dan kondusif lagi, aturan
  margin, short sell, dan juga AR saya perkirakan akan normal
  kembali. Bersabar saja. Biarkan otoritas bursa mencoba mencari
  formula yg terbaik demi kepentingan nasional (bukan soal
  trader atau investor saja).

  jabat erat,
  Irwan Ariston Napitupulu

  2008/10/31 <[EMAIL PROTECTED]>:
  >
  > mungkin bisa jadi begitu......masih ada rasa ragu, walaupun perkataan Anda
  > tepat adanya.
  >
  > emang secara long term tidak ada pengaruhnya bagi suatu value saham. namun
  > saya cuma takut terjadinya suatu anomali karena sesuatu yang tidak natural.
  > memang tujuannya baik, tapi apakah tidak ada side effectnya?
  >
  > ya, seperti yang saya bilang, yang pengen BUY dan pegang peluru pasti jadi
  > wait n see (dan dirugikan). yang pengen SELL, pasti merasa diuntungkan
  > karena adanya kesempatan, yang NONTON, yah, sama serunya lah...=)
  >
  > maksud saya, selalu ada celah untuk menjadikan hal2 positif AR menjadi
  > buruk. bisa jadi seperti margin. margin memang bagus untuk likuiditas bursa,
  > tapi sekarang menjadi momok. begitu juga short sell.
  >
  > mungkin bila ada kesempatan lebih jauh, saya akan coba menggali hal ini
  > lebih dalam. bukan saya tidak setuju kepentingan investor atau saya pembela
  > bagi yang lagi cari barang murah, tapi ya itu tadi,....agak tidak natural.
  > namanya saja asimetris, itu akan menjadi suatu anti thesis.
  >
  > yah, saya mendukung otoritas bursa, dan lebih mendukung pembukaan AR
  > simetris.
  >
  > Jeremia Jefferson
  >



   

Kirim email ke