setuju,degnan pencerahannya, terima kasih, dengan keadaan sekarang mau dijelasin yang udah rugi yang tidak terima (deny=penyangkalan),,isilah waktu anda dengan membuka hati dan menerima pendapat orang lain,meski itu menyakitkan,, terima kasih(minal aidin w.f idzin)
--- On Sat, 10/4/08, Break Out <[EMAIL PROTECTED]> wrote: From: Break Out <[EMAIL PROTECTED]> Subject: [saham] KOREKSI : "EVALUASILAH PORTOFOLIO ANDA DI BROKER ANDA" To: [EMAIL PROTECTED] Cc: [email protected] Date: Saturday, October 4, 2008, 11:06 AM Terima Kasih Atas Komentar-Komentar Kawan 2x. Saya sedikitpun tidak berniat menghasut apalagi memperkeruh kondisi yang semakin tidak menentu. Saya hanya memberikan ulasan 2x sesuai dengan Pengalaman yang telah saya lalui. Sehingga Jangan Terlalu banyak Investor 2x khususnya Investor Pemula yang akan jadi korban oleh Ketamakan para Sales/ Broker demi KOMISI yg akan di dapat oleh mereka di masa krisis ini. Please.... Gali Ilmu Investasi Anda... Pahami... dan Buat Keputusan serta Tindakan segera.... Ini Ulasan-Ulasan tambahan saya : 1. Sepertinya masih 80 % lebih Perusahaan Sekuritas/Broker belum memisahkan (Split Off) Departemen Brokerage Dan Departemen Aset Manajemen menjadi 2 perusahaan terpisah, sehingga Bisnis mereka masih saling terkait dan RESIKO-nya masih di bawah 1 ATAP. Coba Kawan 2x Cek... apakah Benar ? Jika Benar : RESIKO yang akan terjadi di Brokerage akan juga berdampak ke ASET MANAJEMEN baik langsung maupun tidak langsung. Jika Saya Salah : Tolong Koreksi Saya. 2. Produk Reksadana... . Hmmm... Perlindungan hukumnya Kuat Sekali, di payungi oleh UU pasar Modal serta Peraturan 2x pemerintah lainnya baik Pemerintah, BAPPEPAM maun BEI. Dana Investor dan Aset 2x Reksadana sangat aman, Perusahaan Sekuritas tidak dapat meng Klaimnya karena merupakan Aset yg terpisah dan di simpan di Bank Kustodian ( Kalau Reksadana bukan di KSEI ). JADI modal INVESTOR Terlindungi. Tetapi Sepengetahuan Saya, Jika Reksadana tersebut menghasilkan Investasi yang merugi dan Net Aset Bersihnya Anjlok.... Investor tidak dapat menyalahkan Perusahan sekuritas Tersebut apalagi Menuntut supaya Modalnya dibalikan Seutuhnya saat awal Investasi. Jadi ??? Bagaimana jika Investor tersebut terlambat untuk melakukan tindakan dan Kondisi Investasi di kita masih akan mengalami Bearish Panjang ( Ada yang bisa Prediksi Apakah Kita Sudah di Level Bottom ? ) Rela Modalnya tinggal 50 % atau bahkan lebih ? ( Silahkan Cek... sudah ada Unit Link atau Reksadana yang NAB nya sudah berkurang puluhan % bahkan 50 % dari Posisi Tertinggi ) Dijaminkah Oleh Otoritas Bursa ? Di Belakah Para Investor ? Digantikah Dananya oleh Perusahaan Sekuritas ? 3. Discretionary Fund (DF) Banyak Perusahaan Sekuritas mempunyai Produk "DF", ia menawarkan tingkat return yang jelas seperti 10 - 12 % per tahun atau 3 - 4 % di atas BI rate atau Penjaminan Fixed minimal berapa %, selebihnya Bagi Hasil. Banyak Para Investor yg tertarik karena JELAS RETURNNYA. Tetapi Tahukah ANDA...... ada 2 hal yang membuat saya harus menjelaskan kepada Kawan 2x khususnya Investor Pemula... yaitu : A. Produk Tersebut Belum Jelas Payung Hukumnya, Belum Jelas Peraturan Pemerintahnya, masih Grey Area. Ayo Kawan 2x bantu saya.... Apakah ada yang bisa menjelaskan Jika Perusahaan Sekuritas Gagal Janji, apakah ada Pasal yang melindungi kepentingan Para Investor ? Kalau ada, sangat BAGUS... Semoga Kawan 2x bisa memaparkan di MILIS ini supaya Para INVESTOR dapat merasa Nyaman. B. Dana yg terkumpul dari produk tersebut di salurkan oleh Sekuritas ke beberapa Instrumen supaya mendapatkan Spread / Kelebihan Return dari apa yg telah di janjikan ke Investor. Anggap yg harus di bayarkan ke Investor sekitar 12 % p.a. Maka sekuritas harus menyalurkan ke Instrumen yang lebih Tinggi dari 12 %. Pada tahun 2006 - 2007 Instrumen yang bisa menghasilkan jauh lebih besar adalah SAHAM serta Pembiayaan Transaksi Saham ( MARGIN ). Saham bisa menghasilkan puluhan % dan Margin mempunyai Rate sekitar 17 % - 21 %. Inilah yang menjadi Fokus Saya... Bayangkan jika pada tahun 2007 ada Perusahaan Sekuritas yang merasa Terlalu Optimis seperti ulasan saya sebelumnya, dan melakukan Transaksi Saham serta Memberikan MARGIN kepada para nasabahnya tanpa di sertai dengan Manajemen Resiko yang Tinggi yang hanya mengharapkan keuntungan besar semata. Apa jadinya Dana 2x tersebut jika Kondisi Investasi di Bursa Kita BELUM mencapai Level Terendah pada tahun ini. Apa jadinya Dana 2x yang terserap di MARGIN jika Perusahaan Sekuritasnya tidak tegas dalam menerapkan dan melaksanakan apa yang dinamakan MARGIN CALL dan FORCE SELL. Sehingga nasabah tersebut mengalami BAD DEBT. Hmmmm... Mudah 2x an tidak ada satupun perusahaan sekuritas di Bursa Kita yang Ceroboh. 4. AKHIR KATA Mengingat tujuan saya semula, yang bukan MENGHASUT, Hanya mencoba membuka pikiran para Investor untuk MENGEVALUASI lagi portofolionya di Sekuritas maka saya mengkoreksi Judul Ulasan saya. Saya Mohon Maaf jika judul tersebut sangat ekstrem menyuruh Para Investor untuk menarik dananya sehingga menimbulkan dugaan oleh orang 2x yang sangat berkepentingan khususnya masalah periuk nasinya. Saya koreksi Judul tersebut menjadi "EVALUASILAH PORTOFOLIO ANDA DI BROKER ANDA". Evaluasilah dana anda... Sekali lagi Perdalamlah Ilmu Investasi ANDA. Jangan termakan rayuan oleh para sales / marketing perusahan sekuritas anda. Mereka mengharapkan income dari Komisi transaksi yang anda lakukan, baik produk Reksadana, DF maupun Saham. Silahkan beri mereka penghasilan TAPI hanya dengan LOGIKA dan PENGETAHUAN Anda bukan berdasarkan Omongan Mereka. Coba tanyakan ke Mereka... APAKAH KONDISI MARKET KITA SUDAH di LEVEL TERENDAH ? EVALUASILAH BROKER ANDA. Apakah mereka mempunyai Manajemen Resiko yang sangat ketat ? Jika tidak ada jawaban yang PASTI dan Anda Bukan Orang Yang RISK TAKER, segera pindahkan dana anda ke Instrumen yang resikonya paling rendah ( Tabungan-Deposito- Properti atau lainnya ). Jangan mengambil resiko yang besar hanya untuk mengharapka kelebihan KEUNTUNGAN beberapa % saja. Tapi Jika ANDA seorang yang RISK TAKER, Anda orang yang tepat di SAHAM karena hanya INSTRUMEN SAHAM yang bisa menghasilkan KEUNTUNGAN paling Tinggi, Jika anda Memahami dan Melaksanakan ilmu 2x INVESTASI baik secara Analisa Teknikal, Fundamental atau lainnya. PEACE --- On Sat, 10/4/08, gavriel ardian <gavriel.ardian@ hotmail.com> wrote: From: gavriel ardian <gavriel.ardian@ hotmail.com> Subject: RE: [obrolan-bandar] Warning : AMBIL DANA ANDA DI BROKER ANDA SEGERA !!!! To: obrolan-bandar@ yahoogroups. com Date: Saturday, October 4, 2008, 2:02 AM Ada kabar cabang salah satu sekuritas di kelapa gading ditutup dan semua transaksi dipindahkan ke pusat, kepala cabang nya kalah margin puluhan milyar waktu kejadian tgl 15-16 Sept kemaren sehingga ijin franchise nya dicabut. Barangkali ada member yg bisa meng-konfirmasi kebenarannya. ..? To: [EMAIL PROTECTED] com CC: obrolan-bandar@ yahoogroups. com From: breakout4848@ yahoo.com Date: Fri, 3 Oct 2008 23:46:14 -0700 Subject: [obrolan-bandar] Warning : AMBIL DANA ANDA DI BROKER ANDA SEGERA !!!! KRISIS KEUANGAN SUDAH DI DEPAN MATA DIAWALI DI AMERIKA TIDAK LAMA LAGI PASTI AKAN KE ASIA - KHUSUSNYA KE INDONESIA. BAGI ANDA YANG MENYIMPAN DANANYA DI SEKURITAS / BROKER DALAM BENTUK REKSADANA DAN DISCRETIONARY FUND (DF) BERHATI-HATILAH. SEGERA AMBIL / REEDEM DANA ANDA MESKIPUN ADA PENALTYNYA. JIKA TIDAK.... KEMUNGKINAN BESAR ANDA AKAN MENGALAMI KERUGIAN BESAR ATAU MALAH DANA ANDA HILANG SAMA SEKALI. KARENA HANYA TNGGAL MENUNGGU WAKTU... AKAN BANYAK PERUSAHAAN SEKURITAS YANG BANGKRUT. LOGIKANYA : PERUSAHAAN SEKURITAS MENGHIMPUN DANA MASYARAKAT LEWAT PRODUK 2X MEREKA SEPERTI ANTARA LAIN : 1. REKSADANA 2. DISCRETIONARY FUND (DF) : FIXED RETURN ATAU SESUAI PERJANJIAN BUKAN RAHASIA UMUM LAGI.... JUMLAH DANA YG TERKUMPUL DI "DF" JAUH LEBIH BESAR DARI PADA DI REKSADANA. PADAHAL "DF" TERSEBUT SANGAT LEMAH PERLINDUNGAN HUKUMNYA DIBANDNGKAN DENGAN REKSADANA ( GREY AREA ) DANA TERSEBUT OLEH SEKURITAS DI TEMPATKAN PADA INSTRUMEN 2X SEBAGAI BERIKUT : 1. PASAR UANG 2. FIXED INCOME 3. SAHAM ( TRADING OLEH PERUSAHAAN TERSEBUT BUKAN VIA REKSADANA ) 4. DAN .... DISALURKAN SEBAGAI PEMBIAYAAN ( MARGIN ) UNTUK NASABAHNYA YG INGIN TRANSAKSI SAHAM. PADA TAHUN 2007, PERUSAHAAN SEKURITAS BANYAK YANG SANGAT OPTIMIS DAN MENGINGINKAN RETURN BESAR UNTUK PRODUK 2X NYA. SEHINGGA TERJADI ALOKASI BESAR 2X AN KE INSTRUMEN SAHAM DAN PEMBIAYAAN (MARGIN). JIKA TIDAK PERCAYA SILAHKAN CEK KE BEBERAPA SEKURITAS. BANDINGKAN HARGA 2X SAHAM DI TAHUN 2007 VS SAAT INI !!!! BAYANGKAN... ... JIKA KRISIS AMERIKA SANGAT PANJANG DAN MELANJUTKAN DAMPAKNYA KE ASIA / INDONESIA ( SUDAH HAMPIR PASTI ). SEHINGGA PENURUNAN BURSA KITA MAKIN DALAM MAKA PORTOFOLIO 2X PERUSAHAAN SEKURITAS NILAINYA AKAN SEMAKIN RENDAH.... APALAGI DITAMBAH JIKA PERUSAHAAN SEKURITAS TIDAK MENERAPKAN MANAJEMEN RESIKO YANG KETAT TERHADAP PEMBIAYAAN MARGIN NASABAHNYA SEHINGGA AKAN BANYAK NASABAH YANG DEFAULT..... MAKA BAGAIMANA NASIBNYA DANA 2X MASYARAKAT YANG DIKUMPULKAN DAN DIKELOLA OLEH PERUSAHAN SEKURITAS TERSEBUT ???? SEGERA RENUNGKAN !!!! SAYA MENGANGKAT ULASAN DI ATAS BUKAN UNTUK TUJUAN MEMPERKERUH KONDISI. TAPI SAYA HANYA MENGINGATKAN KAWAN KAWAN UNTUK..... JANGAN MERASA AMAN. JANGAN MUDAH TERBUJUK RAYUAN ORANG 2X DI SEKURITAS YANG BILANG KONDISI TERKENDALI, SIMPAN SAJA TERUS DANANYA DI KAMI !!! PADA KENYATAANNYA NILAI DANA ANDA MENURUN TERUS. PERKETATLAH MANAJEMEN RESIKO ANDA.... RENUNGKANLAH ILMU 2X INVESTASI YANG TELAH ANDA PELAJARI.... SEGERALAH MENGAMBIL KEPUTUSAN DAN TINDAKAN. SAYA HANYA INGIN KAWAN 2X TIDAK MENGALAMI KONDISI SEPERTI KRISIS 2X PADA TAHUN 2X YANG LAMPAU DIMANA..... INVESTOR YANG TERLAMBAT MENGAMBIL KEPUTUSAN DAN TINDAKAN, DIA YANG PALING MENGALAMI KERUGIAN DI INVESTASINYA. SALAM SUKSES Chat online and in real-time with friends and family! Windows Live Messenger
