Rabu, 25 Juni 2008 17:43:46
StockWatch (Jakarta) - Perusahaan perdagangan dan penyewaan alat berat
serta pelayanan purna jual, PT Hexindo Adiperkasa Tbk (HEXA) akan
menaikkan harga jual maksimal sebesar 10% pada tahun ini. "Kenaikan
harga BBM mendorong naiknya harga bahan baku besi. Karena itu kami akan
menaikkan harga," ungkap Manuntun Situmorang, Presiden Direktur HEXA,
seusai RUPS perseroan di Jakarta, Rabu (25/6).
Pada
RUPS tersebut antara lain disetujui penggunaan laba bersih 2007 untuk
dibagikan sebagai dividen tunai sebesar Rp21 per saham. Itu berarti
nilai seluruhnya Rp17,640 miliar, sekitar 35,6% dari laba bersih
perseroan pada 2007 sebesar Rp49,552 miliar. Dividen tersebut akan
dibayarkan pada 4 Agustus 2008.
Mengenai belanja modal,
Situmorang mengatakan, pada 2008 dianggarkan antara Rp150-200 miliar
untuk pembangunan warehouse (gudang) dan kantor. "Pembangunan warehouse
dan kantor tersebut guna mendukung pertumbuhan bisnis pertambangan
Hexindo di Kalimantan Timur. Dana capex itu diambil dari kas internal,"
ungkap Situmorang.
Sementara itu terkait mega proyek perseroan di Kalimantan Timur,
Situmorang
mengemukakan bahwa kini pihaknya sedang bernegosiasi untuk sebuah
proyek bernilai US$200 juta (sekitar Rp1,8 triliun) di Kalimantan
Timur. "Proyek tersebut untuk pengadaan alat-alat berat seperti
dumptruck dan excavator," katanya. (irawan-dwi)
___________________________________________________________________________
Dapatkan nama yang Anda sukai!
Sekarang Anda dapat memiliki email di @ymail.com dan @rocketmail.com.
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/