SUDAH JELAS POSTINGAN INI TIDAK BERHUBUNGAN DENGAN SAHAM, dan JELAS-JELAS
SARA
mbok yao yang jadi moderator cepat tanggap untuk tidak memperuncing
permasalahan.
atau....
mau dilanjutkan?


On Dec 10, 2007 9:33 PM, Dodik SUDIYONO <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

>   perlahan tapi pasti para cukong cukong dan juga oknum oknum akan
> diberantas, sudah mulai keliatan kasus mobil mewah di TNI.
>
> kita liat tanggal maennya
>
> salam
>
>
> Moza wrote:
> >
> >
> > SUARA PEMBACA
> >
> > Jumat, 30/11/2007 15:30
> > Perlakuan Tidak Menyenangkan Salon Mobil CARS
> > * Pengirim: Dolli Gunawan
> >
> > foto * Pada tanggal 4 November 2007 mobil saya lakukan perawatan poles
>
> > di Salon Mobil "CARS" (Plaza Senayan). Namun, pada saat saya ambil
> > mobil tersebut telah dipenuhi oleh bercak hitam dan putih di separuh
> > bagian /body/ mobil dan seluruh kaca depan.
> >
> > Saat itu juga saya lakukan complaint ke /Customer Service/ (Lidya)
> > untuk minta pertanggungjawaban salon mobil "CARS". Dua hari kemudian
> > saya bertemu dengan pimpinan Salon Mobil "CARS" (Bapak JANSEN) untuk
> > dilakukan pemeriksaan fisik mobil.
> >
> > Dengan gaya bak seorang tentara (JANSEN menggunakan Toyota Fortuner
> > Plat Dinas MABES TNI No 97XX) beliau berusaha menghindari tanggung
> > jawab dan mengintimidasi saya dengan mengatakan bahwa mobil saya telah
> > bermasalah (sering dipoles, dicat, dll.) sebelum dilakukan perawatan
> > oleh CARS.
> >
> > Tuduhan tersebut sangat tidak berdasar mengingat baru satu kali saya
> > poles. Pada saat saya serahkan ke CARS tidak dilakukan cek fisik
> > mobil. Juga pada saat saya ambil tidak dilaporkan adanya bercak hitam
> > di separuh bagian mobil saya (terkesan ditutup-tutupi) . Beliau dengan
> > sombongnya juga memperlihatkan SIM Mabes TNI dan berulang kali mengaku
> > sebagai Konsultan Panglima TNI.
> >
> > Menghadapi situasi yang demikian, saya tidak mau memperpanjang
> > masalah. Saya hanya bisa mengelus dada dan mengikhlaskan mobil saya
> > jadi cacat permanen karena hasil pekerjaan CARS yang tidak profesional.
> >
> > Namun, timbul pertanyaan besar dalam benak saya. Apakah bisa seorang
> > sipil (warga keturunan) menggunakan kendaraan dinas MABES TNI dan
> > menggunakan fasilitas tersebut guna mengintimidasi warga sipil? Saya
> > yakin, pihak Mabes TNI juga tidak akan berlaku ceroboh memberikan
> > fasilitas mobil dinas/plat dinas kepada warga sipil.
> >
> > *Dolli Gunawan
> > Jl. Tanah Abang 2
> > Jakarta Pusat 10160
> > 0812-9892999
> > dolli.gunawan@ gmail.com*
> > (msh/msh)
> >
>
>  
>

Kirim email ke