Klw gak salah, setahu saya dari dulu reksadana udah kena pajak tapi gak 
langsung ke Investor, jadi NAB yang di beli atau dijual oleh Investor kayak 
kita-kita itu udah Nett, paling kena fee subscription /  redemption dari MI 
atau Agen Penjual (Bank). Sebab Portofolio yang ada di Reksadana itu udah kena 
pajak waktu di beli atau di jual sama si MI, nah pas dihitung tiap hari NAB-nya 
klw gak salah udah sekalian dihitung kewajiban pajaknya, jadi ke Investor udah 
bersih.

Selama ini yang gak kena pajak itu khusus reksadana pendapatan tetap yang 80% 
portofolio-nya itu Obligasi. Karena ada peraturan klw suatu reksadana membeli 
obligasi gak dikenakan pajak seperti pembeli obligasi dari institusi / pihak 
lain. Tapi maksimal sampai 5 Tahun. Klw udah 5 tahun Reksadana pendapatan tetap 
bakal kena pajak, Jadi biasanya MI langsung ngebubarin reksadana pendapatan 
tetap klw udah berumur 5 tahun dan langsung bikin reksadana pendapatan tetap 
yang lain sehingga dana investor langsung di alihkan ke reksadana yang baru tsb 
(biasanya di konfirmasi terlebih dahulu). kan klw udah dialihkan berarti 
umurnya muda lagi, walau beda nama atau  beda Seri  isi portofolio-nya biasanya 
dibuat mirip klw tidak mau dibilang sama seperti "pendahulunya".

Jadi klw buat jenis reksadana yang lain seperti Pasar Uang, Saham dan Campuran 
kayaknya gak mungkin dikenakan pajak karena portofolio mereka udah kena pajak, 
itu klw saya gak salah. Klw salah mohon di koreksi.



----- Original Message ----
From: Newsmaster <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Monday, December 10, 2007 2:08:24 PM
Subject: Re: [saham] RE: reksadana

Yang saya tahu, reksadana yang usianya balita tidak kena pajak. 
Tetapi kalau diatas lima tahun akan kena pajak. Karena itu reksadana
diganti namanya untuk investasi baru, misal dana mantap II atau nama
baru sekalian. 

Reksadana lama tetap diteruskan meskipun kena pajak setelah lima
tahun asal performance- nya tetap bagus, misal dana prestasi plus. 

Karena itu ada yang pilih reksadana yang masih 'muda' usianya.

Pencinta Saham wrote:
> 
> Kayaknya gak mungkin deh. Kalo lagi naek, ngitung pajaknya gampang.
> Nah kalo lagi turun? Itu kalo asumsinya dasar perhitungan capital
> gain.
> Kecuali dipajakin kayak waktu trading saham (mis. 0.1% dari nilai
> jual). Tapi kan itu jadi pajak berganda? Si fund mgr kan cuma
> kepanjangan tangan beneficial owner.
> 
> Sy sih gak gitu khawatir. Kalo mo dibuat gitu, pasti debatnya
> panjang. Masa kita di sini gak denger apa2.
> 
> Stock Lover
> 
> pak heriadi..
> bpk dapat kabar darimana?
> waaaahhh bisa rusak nih itungan cuan-nya..
> kira2 berapa %?
> 
> On 12/10/07, Heryadi <[EMAIL PROTECTED] co.id> wrote:
> Pak Taz,mau tanya saya dengar mulai tahun depan reksadana
> kena pajak ya? seperti deposito gitu.Thanks
>





      
____________________________________________________________________________________
Be a better friend, newshound, and 
know-it-all with Yahoo! Mobile.  Try it now.  
http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ 

Kirim email ke