LAYTIME adalah waktu penyandaran kapal sewaktu melakukan pemuatan/bongkar dipelabuhan. Dalam perhitungan waktu sandar adalah waktu pemuatan. Waktu persiapan yg dihitungkan sebesar setengah jam tiap kapal ditambah waktu pengisian BBM. Standar penentuan Laytime sangat bermacam2 tergantung dari kesepakatan pihak pelabuhan. Ada maksimum laytime 36 jam dll. Waktu penyandaran merupakan barometer penentuan tingkat penggunaan dermaga/BOR (Berth Occupancy Ratio)
RUMUS : BOR = T x 100% : t x ty T : waktu penyandaran kapal dlm 1 tahun (jam) t : jam kerja pelabuhan dlm 1 hari (24jam) ty : jumlah hari dlm 1 tahun (365hari) Atau dgn RUMUS : Laytime = total muatan : kapasitas bongkar per hari = ....hari Rumus harus dilengkapi dgn time sheet Salam Berlian Sent from my BlackBerry® powered by Sinyal Kuat INDOSAT -----Original Message----- From: marselinus kabanga <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Thu, 14 Jun 2012 08:15:18 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Re: [pelaut] Re: Laytime Calculation Laytime adalah waktu yang ditentukan oleh pihak yang menyewa, diperbolehkan untuk bongkar muat kargo. Laytime ini dijabarkan dalam piagam perjalanan, dan kata-kata dari klausul laytime dalam piagam pelayaran sangat penting, karena penundaan terkait dengan perjalanan ditanggung secara eksklusif oleh pemilik kapal, dan penundaan di pelabuhan boleh didistribusikan antara pemilik kapal dan Penyewa tersebut. Jika keterlambatan terjadi dalam tindakan pemuatan atau debit, Penyewa harus membayar pemilik biaya, yang disebut "demurrage," untuk waktu yang hilang di pelabuhan. Jika loading dan debit selesai awal, pemilik kapal membayar Penyewa yang biaya disebut "pengiriman." ------------------------------ On Thu, Jun 14, 2012 8:49 PM ICT bbudiman wrote: >Laytime is the time, determined by the charterer, allowed for loading and >discharging cargo. The laytime is spelled out in the voyage charter, and the >wording of the laytime clause in the voyage charter is critical, since delays >associated with the voyage are borne exclusively by the ship owner, and delays >in harbor may be distributed between the ship owner and the charterer. If >delays occur in the acts of loading or discharge, the charterer must pay the >owner a fee, called "demurrage," for time lost in port. If loading and >discharge are completed early, the ship owner pays the charterer a fee called >"despatch." > >Read more: How to Calculate Laytime | eHow.com >http://www.ehow.com/how_5243962_calculate-laytime.html#ixzz1xm8EKLVT > >baca juga: > > >http://maritimeknowhow.com/English/Know-How/Charter_parties/voyage_charter_party/gencon_clause_6-introduction.html > >--- In [email protected], firson Idris <firsonidris@...> wrote: >> >> Dear All, >> >> Mohon pencerahannya bagi saudara yang mengetahui tentang rumus perhitungan >> LAYTIME Berhubungan dengan DEMURRAGE. >> >> >> Thanks >> Best Regards, >> Firson Idris >> >> [Non-text portions of this message have been removed] >> [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ 1. Moderator tidak bertanggung jawab atas kebenaran isi dan/atau identitas asli pengirim berita. 2. ATTACHMENT akan dibanned, krmkan ke pelaut-owner atau upload ke FILE. Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/pelaut/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/pelaut/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
