Dulu saya berfikiran sama dengan Bung Fajar, tapi kalo duit sdh beratus2 juta 
ditangan bahkan sampai miliar Rupiah, mau dibuang kemana?? Saya berpikir bagus 
untuk bantu saudara2 saya yg ada di kampung dan teman2 saya yg dalam kesulitan. 
Bedanyanya dengan koruptor adalah koruptor memakan uang Rakyat, kalo ini uang 
dari luar negeri dari perusahaan Minyak besar. kalo dibilang gaji, gaji saya 
Alhamdulillah cukup besar, karena saya selalu bekerja diperusahaan asing. 
Sekarang tergantung kita memandangnya Bung?



________________________________
 Dari: "[email protected]" <[email protected]>
Kepada: [email protected] 
Dikirim: Sabtu, 19 Mei 2012 11:53
Judul: Re: Bls:  [pelaut] Malu saya malu
 

  
Si fajar itu macam betul aja 
Kl anda menilai kencing itu dosa, trus aapa anda tidak pernah berbuat dosa?? 
Ingat bung Tuhan itu melihat hati bukan melhat perbuatannya yg keliatan saleh 
taat beribadah tp berhati busuk, 
Saya percaya anda tidak pernah makan uang kencing, trus bagai mana dengan 
Berbohong, berhati culas, serakah , iri, berfikiran kotor cabul, pemfitnah,  
dll, apa itu bukan dosa?? jangan menghakimi bung 
Salam 
dari pelaut yg berdosa 
Powered by Telkomsel BlackBerry® 

-----Original Message----- 
From: "[email protected]" 
<[email protected]> 
Sender: [email protected] 
Date: Fri, 18 May 2012 20:41:15 
To: [email protected]<[email protected]> 
Reply-To: [email protected] 
Subject: RE: Bls:  [pelaut] Malu saya malu 

Betul juga kata bung ini,tapi....bgm dgn aparat di darat???lebih parah dari 
uang kencing!!!!!!kalao masalh tempat ibadah di bangun pakai uang kencing,itu 
terserah di Atas yang menilai bung!!!! Anda juga ngga sadar kalau anda kerja di 
company...dengan biss mafia banya tipu daya,jadi gaji anda pun haram kalo 
begitu!!!memang kencing itu...masih hitam putih dalam menilai..itu...tapi 
pergunakanlah sebaik baiknya uang itu...........bukan buat pemoleran...dan hal 
hal negative lainnya........ 
Syukurlah...kalo ada orang kayabung fajar...tak terima uang kencing......!!! 
Kapal apa boss???? 


Sent from my Nokia phone 
-----Original Message----- 
From: [email protected] 
Sent:  17/05/2012 14:29:28 
Subject:  Bls: Re: [pelaut] Malu saya malu 

Para pelaut banyak menjadikan anak istrinya sebagai TUMBAL??????dikemudian hari 

Karna ketidak tahuan perbuatan suaminya diatas kapal yang sukai kencing manis 
hati" lho sekarang berobat kencing mahal....sadarla kawan AJAL  sudah 
mengintaiMU setiap saat !!!!!!! 

Belum terlambat masih ada waktu memperbaiki diri ....muda"han bisa diambil 
manpaatnya aamiin 



Salam pelaut bukit barisan 

Powered by Telkomsel BlackBerry® 



-----Original Message----- 

From: [email protected] 

Sender: [email protected] 

Date: Thu, 17 May 2012 05:41:49 

To: <[email protected]> 

Reply-To: [email protected] 

Subject: Re: [pelaut] Malu saya malu 



Mungkin Pak Fajar Yuliadi belum pernah dapat uang kencing. Kasihannn......!! 


Sent from BlackBerry® on 3 





-----Original Message----- 


From: Fajar Yuliadi <[email protected]> 


Sender: [email protected] 


Date: Thu, 17 May 2012 12:34:13 


To: [email protected]<[email protected]> 


Reply-To: [email protected] 


Subject: Re: [pelaut] Malu saya malu 





Masih ada yang kurang pak Budiman,seharusnya ada tambahan sajak lagunya 





Malu saya malu. 


Pada negeri ini... 


Karena aku tlah mengkhianati... 


Dengan kencing setiap hari.... 





Itulah sebagian lagu buat pelaut hitam,yang bangun rumah pakai uang 
kencing,beli mobil dan motor bagus pakai uang kencing,mau sekolah pakai 





uang kencing...dan yang lebih parahlagi membangun tempat ibadah pakai uang 
kencing. 


Mungkin mereka berfikir,kalau sebagian uang hasil pipis ini di sumbangkan ke 
tempat ibadah maka dosa2nya akan di hapus,padahal Allah belum 





tentu menerima uang yang anda berikan dgn maksud sodakoh...maka 
insyaflah...semua yang kamu dapat hanya untuk kesenangan dunia belaka... 





Semoga berguna untuk sebuah perenungan.... 


Salam hangat buat kawan2 pelaut semua semoga tetap jaya. 











________________________________ 


From: bbudiman <[email protected]> 


To: [email protected] 
Sent: Thursday, May 17, 2012 5:24 AM 
Subject: [pelaut] Malu saya malu 


  
Malu saya malu. 
Pada semut didinding. 
Selalu berjalan beriring 
Mengucap salam kepada kawan dan lawan 

Malu saya malu. 
Mau posting disini. 
Karena memang nggak punya info berarti. 

Malu saya malu. 
Sama Pelaut muda yang berahlak mulia dan kerja terencana. 
Kalau dulu pulang bawa kolor 
Sekarang pulang nggak pernah tekor 

Malu saya malu 
Pada diri sendiri. 
Rasanya paling sakti 
Eh ternyata kalah sama sakit gigi. 

Malu saya malu 
Sama kamu kamu. Yang muda yang berkarya. 
Saya yakin Pelaut Indonesia pasti Jaya 

Malu saya malu 
Jam segini belon mandi. 
Gimana mau mendapat rezeki 
Yang halal dan berarti 

Malu saya malu 
Mengucap salam kepada kawan 
Biarlah mulai hari ini 
Saya berjanji nggak akan lupa gosok gigi 

Semoga "kemaluan" saya diatas memberi inspirasi anda dipagi hari ini. 

Teriring salam manis buat Chrisye Alm. 




[Non-text portions of this message have been removed] 




[Non-text portions of this message have been removed] 




[Non-text portions of this message have been removed] 




[Non-text portions of this message have been removed]


 

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

1.      Moderator tidak bertanggung jawab atas kebenaran isi dan/atau identitas 
asli pengirim berita.
2.       ATTACHMENT akan dibanned, krmkan ke pelaut-owner atau upload ke FILE.
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/pelaut/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/pelaut/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke