Dear om Bintang,
terus terang saya tersentuh dengan tulisan ato forward-an anda.
Saya sendiri mengakui, apa sih yang bisa menggantikan keringat suami2
suami kami yang telah merelakan dirinya jauh dari keluarga kalau
bukan demi kebahagiaan anak istri.
Saya telah mengalaminya untuk beberapa tahun terakhir.
dalam tulisan saya kali ini, kembali saya mencoba menyuarakan isi
hati saya sebagai istri pelaut.
"COME ON, yang sedang berjuang dengan peluh di tengah laut itu adalah
suami-suami kita" akankah kita menggantinya dengan sesuatu yang tak
elok.
Rupiah, dolar, atau apapun yang sedang berusaha mereka raih adalah
untuk kita, untuk anak2 kita, untuk kelangsungan rumah tangga kita
kedepan.
Janganlah tergiur mudah untuk menghabiskannya demi kesenangan sesaat.
Mari kita kelola sebaik kita bisa. bukankah seorang istri yang
menghargai suaminya seharusnya berbuat demikian. Tanpa bermaksud
melarang anda2 menikmati kesenangan. Banyak yang lebih berguna dari
itu ketimbang membiarkan hasil keringat para suami menguap sia2.
Maaf kalo tulisan saya terlalu mendramatisir. Inilah apa adanya saya.
Seorang istri yang sangat mencintai suami dan keluarga kecil kami.
Bagi saya, setiap orang punya hak menentukan kesenangan macam apa
yang ingin mereka raih. hanya BE WISE TO TAKE EVERY STEP.
Salam untuk semua istri pelaut. Yang sabar ya mbak/bu. Tuhan sayang
kita semua kok.
>From Surabaya with love,
Venus
------------------------------------
Moderator tdk bertanggung jawab atas kebenaran isi dan/atau identitas asli
pengirim berita. Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/pelaut/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/pelaut/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
mailto:[EMAIL PROTECTED]
mailto:[EMAIL PROTECTED]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/