asal bukan BALADA PELAUT aja.

--- On Mon, 10/13/08, yosis onasis <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

From: yosis onasis <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: [pelaut] Re: Re : Balada si Ipung dan Rumah Type 21
To: [email protected]
Date: Monday, October 13, 2008, 11:58 PM












--- On Tue, 14/10/08, yosis onasis <yosis_onasis@ yahoo.co. uk> wrote:

From: yosis onasis <yosis_onasis@ yahoo.co. uk>
Subject: Re : Balada si Ipung dan Rumah Type 21
To: [EMAIL PROTECTED] com
Date: Tuesday, 14 October, 2008, 1:57 PM







Balada Si Ipung dan Rumah Type 21..

Bahayanya rumah type 21
Ada keluarga muda, baru punya satu anak berumur 5 tahun bernama Ipung;
Mereka tinggal di perumahan type 21.
Karena rumah type 21 hanya ada 1 kamar tidur, praktis mereka : bapak, ibu, dan 
anak tidur
dalam satu kamar dan satu tempat tidur.
Sebenarnya tidak ada masalah, hanya setiap kali bapak sama ibu mau "bobo2 an" 
mesti kucing-kucingan,
nungguin Ipung tidur dulu.
Untuk memastikan apakah si Ipung udah tidur apa belum mereka mengetest dengan 
cara memanggil Ipung,
kalau Ipung menyahut berarti belum tidur, kalau Ipung diam berarti udah tidur, 
berarti aman untuk beraksi.
Suatu malam seperti biasa mereka lagi mood untuk beraksi, terlihat si Ipung 
sudah terlelap.
Maka sang bapak mencoba ngetes memanggil.
BAPAK : " Ipung ?!!! "
IPUNG : " Ya, pak ? "
Wah, ternyata Ipung belum tidur. Mereka terpaksa menunggu.
Setengah jam kemudian, gantian si Ibu mencoba ngetes lagi.
IBU : " Ipung ?!!! "
IPUNG : " Yaa, buuu ? "
BAPAK : " Gila, belum tidur juga! (gerutu si bapak dalam hati saking jengkelnya 
)
Terpaksa mereka menunggu lagi. Setengah jam ditest lagi,ternyata Ipung masih 
belum tidur juga.
Berkali-kali begitu terus.Akhirnya bapak-ibu kehabisan kesabaran, Ipung 
betul-betul dibangunin dan
dimarahin habis-habisan. Ipung menangis dan bingung soalnya kan nggak tahu 
masalahnya apa.
Paginya di sekolah Ipung mengadu kepada ibu guru bahwa semalaman dimarahin 
habis-habisan oleh
orang tuanya Ibu guru bertanya kejadiannya, Ipung kemudian menjelaskan semuanya,
Ibu guru rupanya menangkappermasalah nya apa, maka kemudian dia menasehati 
Ipung,
"Ipung, kalau sudah malam di atas jam 10.00 Ipung harustidur, dan kalau 
bapak/ibu memanggil Ipung
tidak usah menyahut, pura-pura saja nggak mendengar" begitu ibu guru menasehati 
Ipung.
Malamnya Ipung mengikuti nasehat ibu guru.Beberapa kali Ipung dipanggil nggak 
menyahut,
padahal Ipung sebenarnya mendengar karena memang belum tidur. Tapi karena takut 
dimarahi lagi,
maka Ipung diam saja.Bapak-ibu sepakat bahwa Ipung sudah tidur.
Mereka juga sepakat untuk memulai permainan lalu mereka mematikan lampu.
Ipung sebenarnya ketakutan karena gelap, tapi dia juga takut dimarahi maka dia 
diam saja.
Permainan pun makin berjalan seru. Heboh..... Menggairahkan.
Sampai Ipung juga keheranan krn tempat tidur terus bergoyang semakin keras dan 
cepat, tapi dia tetap
diam saja.Sampai akhirnya mereka sudah mau mencapai puncak permainan.
BAPAK : " Aduuuh,buu.. .. aku mau keluar !!!" (kata si bapak sambil gemeteran)
IBU : " Paaak, aaaku juga mau keluaaarrrrr " (kata Si Ibu nggak mo'kalah)
IPUNG : " Ipung ikuuuuuut!!! ! " (Ipung langsung teriak ketakutan)
************ ********* ********* ********* ********* ****
Ipung lagi........ .......
Cerita ini masih berkaitan dengan si Ipung yang takut ditinggal keluar.
Pada suatu hari ketika Ipung sedang mendapat pelajaran bahasa indonesia, oleh 
gurunya seluruh murid
diminta untuk membuat kalimat dengan menggunakan kata lampu dan kata sarung.
Ketika sampai giliran si Ipung, dengan tenang Ipung membaca pekerjaannya :
"Bapak menjilat lampu dan Ibu menghisap sarung"
Tentu saja sang ibu guru terheran-heran dengan kalimat yang ditulis oleh Ipung.
Usai pelajaran Ipung dipanggil oleh bu guru dan kemudian ditanya darimana dia 
bisa menulis seperti itu.
Dengan menggebu-gebu Ipung bercerita: "Semalam waktu Ipung sedang tidur, 
seperti biasa.
Bapak/Ibu manggil Ipung, tapi Ipung diam saja soalnya takut dimarahi. Abis itu 
Bapak nyuruh ibu :
"Bu, lampunya dimatiin biar Bapak bisa jilatin", terus Ibu nyahutin :
"Ya dech.. kalau gitu Bapak sarungnya dibuka biar Ibu bisa hisap....... ..."
GURU : ?????????
************ ********* ********* ********* ********* ****
Ipung lagi- Ipung lagi.......>
Kali ini Ipung, udah masuk SD... Suatu hari, akan diadakan ujian.. namun guru 
berbaik hati,
GURU : Coba kalian hapalkan dulu ya, Ibu kasih waktu 15 menit untuk menghapal..
Semua murid membaca buku catatannya dengan serius.
Tapi Ibu guru memperhatikan hal yang cukup unik, Ipung membaca buku catatan 
sambil melakukan
sesuatu yaitu meludah di tangannya dan mengeluskan tangan tsbdi kepalanya.. 
terus berulang-ulang.
Akhirnya karena penasaran, ibu Guru pun bertanya,
GURU : Ipung, kamu sedang apa?
IPUNG : Menghapal, bu Guru..
GURU : Tapi kok sambil ngelus-ngelus kepala pake ludah gitu?
IPUNG : Ibu saya suka bilang sama bapak, biar gampang masuknya dikasih ludah 
aja kepalanya
GURU : Ohhhh..... Ternyata Ipung masih tidur bareng ibu & bapaknya..
Maklum rumah type 21..... 


 














      

Kirim email ke