Salam…….
   
  Maaf Eyang Kakung & mbak Widya….
  Mohon dikoreksi karena sebenarnya hati saya tidak mulia, tapi hati orang yang 
mau mengambil keuntungan yang besar dari sebuah usaha dengan modal yang 
sedikit. 
  Boleh kan….?
  Setelah berlayar sekian lama, saya menyadari bahwa ternyata tetap miskin, 
tidak punya apa-apa, yang terkumpul itu semua miliknya ahli waris saya.
  Di anjungan saya lihat cakrawala, itulah batas akhir perjalanan pelaut, 
dimana tempat itu dan kapan eta nya, kita tidak tahu, kukira jauh ternyata 
dekat, dekat sekali, di cabin ternyata.
  Saat saya tutup gorden penutup tempat tidur, berselimut kain putih dan 
matikan lampu, terbayang liang lahat tempat peristirahatan kita terakhir. EOSV. 
  Anjungan – kamar = rumah – liang lahat
  Karena itu saya pengin bawa bekal yang banyak biar tidak sendirian disitu, 
meski dg modal dikit tapi menharapkan untung gede, 
   
  QS Al-An’am 160. Barangsiapa membawa amal yang baik, maka baginya (pahala) 
sepuluh kali lipat amalnya; dan barangsiapa yang membawa perbuatan jahat maka 
dia tidak diberi pembalasan melainkan seimbang dengan kejahatannya, sedang 
mereka sedikitpun tidak dianiaya (dirugikan).
   
  Keberhasilan bukan pada hasil akhir tetapi pada “Kepatuhan” dalam 
melaksanakan perintah. “ wa ma arsalnaka illa rahmatan lil’alamin” – Nabi saaw 
diutus untuk memberi rahmat bagi semesta alam. 
  
Kita usahakan lagi pak Budiman, mudah2an dengan sharing ini teman2 rating bisa 
mengambil manfaat sehingga dapat bersaing di pasar global. 
  Jadi ada yang datang belajar atau tidak madrasah pelaut ini akan tetap buka, 
  insya Allah Ta’ala.
   
  Buat mas Triyono, terimakasih dukungannya, doakan mudah2an kita bisa berbuat 
lebih baik lagi, setelah selesai ATTnya sambil nunggu penempatan monggo 
dipergunakan fasilitas yang ada. Kelas tsb akan kami mulai lg awal Mei, saya 
dapat bantuan ruang kelas di eks IKIP Semarang, di sampangan. 
  Sebenarnya enggak gratis lho mas, saya minta imbalan yang gede , gede banget 
yang nggak mungkin terbayar oleh teman2. 
   
  QS Al Baqarah 261. Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang 
yang menafkahkan hartanya di jalan Allah[166] adalah serupa dengan sebutir 
benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah 
melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas 
(karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.
   
  Sekali lagi buat teman2, saya mohon doanya…………….Salam
   

Widya <[EMAIL PROTECTED]> wrote:               
  Dear P’Muhamad,
  Saya nggak bisa mbayangin betapa kehilangan & terpukulnya keluarga yang 
ditinggalkan waktu itu, ada yang pengantin baru, ada yang anaknya banyak masih 
kecil2 pula…
  mungkin uang asuransi & santunan yang diberikan kepada keluarga tidak bisa 
menggantikannya. 
  Waktu itu ( Th.2004 ) musibah ini sempat menjadi berita nasional di Indonesia 
jadi Pemerintah & KBRI kita di Jepang membantu dalam proses pemulangan Jenazah 
ke Indonesia.
  Salam/Widya 
  
      
---------------------------------
  
  

   
            
Change settings via the Web (Yahoo! ID required) 
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch format to 
Traditional 
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe 


    .

  


  
    
    
---------------------------------
  
  Looking for last minute shopping deals? Find them fast with Yahoo! Search.


__________ NOD32 2861 (20080209) Information __________

This message was checked by NOD32 antivirus system.
http://www.eset.com  



  

                         

       
---------------------------------
Looking for last minute shopping deals?  Find them fast with Yahoo! Search.

Kirim email ke