Assalamualaikum, Sedikit sumbang saran pak Haji, untuk sektor offshore perlu lebih dipublikasikan karena sektor ini sedikit sekali beritanya. Banyak pelaut yang hanya fokus ke kapal trading saja & jarang yang ke FPSO, FSO, drillship dll.
Setidaknya bisa dimulai dari yang junior officer / rating buat yang belum pernah ke offshore dan untuk senior officer mungkin bisa pilih2 yang betul2 sesuai kriteria.Prospek kedepan akan banyak diperlukan tenaga2 untuk sektor drilling, fpso, fso. Mengingat kebutuhan energi tetap tinggi sehingga akan banyak dieksplor kandungan2 minyak / gas baik yang di onshore maupun offshore. Akan lebih bagus kalau segera dimulai mengirim tenaga2 untuk offshore baik ke north sea maupun afrika. Untuk "exit permit & wajib lapor" ini seperti penyakit kronis yang gak sembuh2, tanpa ada kemauan dari pihak2 terkait untuk menyederhanakan proses ini mustahil bisa diperbaiki, atau mungkin perlu dibuah moto "kalau bisa dipersulit kenapa harus dipermudah" ?? wassalam kokok bbudiman <[EMAIL PROTECTED]> wrote: http://www.europortmaritime.nl/ Cima diundang untuk hadir di Euro Port 2007 yang akan diselenggarakan di Rotterdam dari tanggal 6 sd 9 Nopember 2007. Saya akan turut hadir dan salah satu agendanya adalah mengunjungi KBRI di Den Haag. Catatan yang akan saya sampaikan secara umum antara lain KBRI: 1. Kewajiban lapor ke KBRI yang masih harus dilaksanakan oleh Pelaut yang berangkat dan/atau sign on di Luar Negeri. Tanpa mengurangi rasa hormat dan menghargai upaya Deplu untuk melindungi warganya, hal seperti ini sekarang kan sudah bisa dilaksanakan "on line" Kebijaksanaan EXIT PERMIT terasa membeda bedakan karena kalau tidak salah hanya tinggal Pelaut yang harus meminta EXIT PERMIT. Kenapa tidak langsung saja "sign on" karena toh mereke akan naik dikapal tertentu. Agennya juga sudah ketahuan karena untuk sign on harus ada surat dari agen. Kalau ada apa-apa dengan Pelaut tersebut, tinggal "comot" saja agennya. PASAR OFFSHORE: Bagaimana kira2 komentar anda soal ini. Terus terang secara pribadi saya agak takut untuk memasarkan Pelaut untuk bekerja didaerah yang iklimnya dingin seperti North Sea. Perwira kita sebetulnya banyak tapi yang kaya apa dulu. Umumnya bisa dibilang "jago kandang" Kkendala ijazah kita yang menyertakan NCV dan batasannya mengacu ke wawasan Nusantara dan bukan ke referensi yang lebih umum, misalnya saja 200nm dari pantai/pelabuhan terdekat. PASAR PERIKANAN: Perwira Ankapin juga banyak tapi saya dengar programnya STP malah banyak yang kedarat daripada meneruskan di laut. Untuk Ratings saya rasa banyak. Lagi lagi masalah Bahasa jadi ya harus retraining. PASAR NIAGA: Kurang lebih sama. Tapi permohonan yang aneh aneh tentunya harus diantisipasi. Mungkin sekian dulu agar cepat banyak tanggapan dan/atau masukkan. Saya rencana berangkat tanggal 5 siang. Berarti kesempatan terakhir besok pagi. Mudah mudahan ada waktu surfing web yang pastinya gratis hehehe. Yang lagi ada di Rotterdam bisa sms saya di 0811832711 Sampai jumpa Salam Budiman Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com
