Saya sependapat dengan anda, Klo saya pikir sich Mantan Presiden Soeharto(Mohon 
maaf klo ada pihak yang merasa tersinggung) yang pengalamnnya 36 tahun memimpin 
negara ini toh hasilnya juga pada akhir2 nya negara ini banyak utang,inflasi 
yang gak karuan dan tingkat korup no.5 di dunia.Lalu pengalam apalagi yang di 
maksud?klo yang pemula tidak di kasih kesempatan buat menimba ilmu (yang 
mungkin selanjutnya boleh kita sebut pengalaman) lalu kapan lagi kita sebagai 
pemula akan mahir.Dan saya pikir sich  kalau kita memang mau belajar maka jalan 
ilmu akan terbuka juga,gk ada hal yang susah klo kita mau belajar.Jadi tolong 
bagi yang terhormat para negosiator(HRD Department) berilah kesempatan kepada 
para pemula untuk meniti karirnya.Toh juga anda semua para negosiator gk 
langsung sepeti ini kan,please dech sekali-kali anda menoleh kebelakang(NB:Buat 
para HRD yang kepalanya sakit dan gk bs noleh kebelakang boleh pakai Spion 
Motor) ingat klo anda dulu juga seperti kita2 non
 pengalaman.Dan tolong juga bagi yang sudah berpengalaman untuk tidak 
membeda2kan kita yang pemula dan minta bantuannya untuk sudi kiranya membantu 
kita dari teman2 pemula untuk menimba ilmu,saya pikir gk ada cerita sepintar2 
nya murid bakalan ngalahin pintarnya guru.hal yang di tinggal manusia saat mati 
adalah amal kebaikan,sampai kapanpun ilmu yang anda ajarkan kepada junior anda 
akan tetap mengalir pahalanya(pastinya semua agama ngajarin gtu) dan jangan 
takut tersaingi ,karena kami dari pemula gk ada keniatan untuk menyaingi anda 
para seniorku.Yang terakhir kepada para pemula,timbalah ilmu sebanyak2nya dari 
senior anda,jangan malu bertanya(malu bertanya sesat di kuburan) dan jangan 
lupa ucapkan Arigato Gozaimaz kepada guru anda.Pengalaman adalah Guru yang 
paling berharga.Thankzzzzz.

Jales Veva Jaya Mahe

ceviot1975 <[EMAIL PROTECTED]> wrote:                               Dengan 
hormat,
 
 Teriring hormat kepada sesepuh milis maupun para miliser.
 
 Cukup lama saya bergabung dan hanya mengamati untuk mencari info2 
 penting tentang alamat persh maupun broker keagenan kapal.setelah 
 saya dapatkan alamat biasanya lagsung saya kirim dgn segera cv 
 saya,jadi saya merasa sangat berentung dengan adanya milis ini.
 By the way hampir 1 thn lamanya untuk searching on! also hitchin a 
 ride for a vessel to 'gettin da experience.unfornatelly there's no 
 any position for the AB.always full,the ship contains of 10 pack for 
 crew.
 Ada satu pertanyaan yang mengganjal benak saya .. hampir rata2 
 beberapa persh refused krn pengalaman saya yang notabene totally 
 lost ya itu saya bilang tadi karena cuma yach kurang lebih 1 thn an.
 dan hampir rata2 penegoisator ( maaf saya sebut negoisator ungkapan 
 buat personalia ) "maaf pak kurang pengalamannya.."( kadang saya 
 berpikir Presiden SBY-pun tidak pernah punya pengalaman untuk 
 menjadi seorang presiden )wahh pengalaman seperti apa yang 
 diinginkannya.. wong kerja juga paling ketok karat ,nyambung tali ( 
 klo ada yang putus ), ngecat, kadang applusan jaga bridge 4 jam-
 an... dan sedikit berenang membawa tali untuk mencari tambatan( maaf 
 ini yang saya alami selaku a/b dari tugboat ).
 Jadi pengalaman seperti apa yang harus saya dapatkan,agar dapat 
 memenuhi kualifikasi kriteria.
 Dan apakah jika berpindah ke differnt vessel tidak memungkinkan?!
 atau dari persh itu sendiri? sementar regulasinya di ind sendiri 
 bagaimana?  sedikit tidaknya saya mengertilah apa itu gyro anzschut 
 standart 22 maupun sperry atau speery MK 22. 
 
 Mohon pencerahannya 
 Terima Kasih
 
 
     
                               

 Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com 

Kirim email ke