homesick wajar itu betul, yang gak wajar kalau makan uang pelaut.
  Praktek seperti itu, jelas masih ada sampai ,  makanya kapal2 yg ada - crew 
ataupun perwiranya. hampir semuanya orang lama- yg gak mau diganti2. pemain 
tetap - gak ada rollingnya .pulang balik lagi ke kapal yg sama.
  Kalau dia ke kapal lain berarti tdk sejalan dgn temannya
   
  salam
  

andreasy06 <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
          Salam buat semua,

Homesick adalah sesuatu yang normal khususnya utk kita pelaut. kangen 
keluarga - orang tua - anak/istri - pacar atau juga kangen suami.
masing2 kita mempunyai cara sendiri2 utk mengatasi itu. bawa foto - 
handpone / sms - telp - internet.

Tapi yang paling tdk masuk akal adalh kalau kita harus bayar / 
urunan / iuran bulanan sesam crew kapal dgn maksud utk memabayar 
orang kantor pen-charter kapal agar kapal kita bisa masuk ke suatu 
daerah tertentu, misal jakarta.
Salah satu crew di tugaskan utk membayar / transfer uang tsb.

Inilah kenyataan yg ada. diharuskan membayar / patungan sejumlah uang 
yang sudah di pastikan besarnya utk membayar si pencharter kapal.
Yang lebih kasihan lagi crew asing / philipino juga diharuskan 
seperti itu.

Apakah masih ada praktek2 seperti ini sekarang?



         

       
---------------------------------
Moody friends. Drama queens. Your life? Nope! - their life, your story.
 Play Sims Stories at Yahoo! Games. 

Kirim email ke