Kenapa IHSG turun atau naik ?

Karena pak Rei selalu nanya kapan masuk invest, embah coba coba nulis
belagu jadi analis saham, ini hasilnya, jangan diketawain yah,
namanya juga FIRST TIME nulis kaya beginian:

---

Kalo kita baca koran, sering ditulis index hari ini naik ditopang
oleh saham BC X, Y dan Y, Emiten X membukukan kenaikan pendapatan
10% dst....

Ada lagi yg bilang IHSG akan turun ampe 75%. Bagaimana seseorang
menentukan Level IHSG yg wajar ?. Apakah ini bisa dihitung selain
dipentung ama pak oentoeng...hehehe...

Katanye ngitung IHSG juga mirip dengan ngitung valuasi saham.

Valuasi index atau saham sangat ditentukan oleh:
- Fundamental emiten atau GDP suatu negara SAAT INI.
- Tingkat pertumbuhan pendapatan DIMASA DEPAN (QROWTH)
- Tingkat suku bunga atau Cost of Money.

Kalo anda simpan deposito 1 miliar dibank, maka akhir thn
ke 1, uang anda akan menjadi (1+i) x 1 miliar dan pada thn
kedua menjadi (1+i)^2 x 1 miliar dst.
- Uang awal sebesar 1 miliar adalah Fundamental SAAT INI.

Kalo uang 1 miliar anda dibelikan saham dan saham anda
berkembang dengan growth g% maka nilai saham anda pada
thn ke 2 menjadi (1+g)^2. Secara normal g harus lebih
besar dari i karena kalo g=i, orang akan menyimpan uangnya
dibank daripada beli saham karena pada saham melekat RESIKO.

Jika anda beli saham suatu perusahaan yg Growthnya = 30%
sedangkan suku bunga 10%, maka VALUASI fundamental uang awal
1 miliar NAIK menjadi say 1,2 miliar.

Jadi secara sederhana dapat disimpulan ada 2 FAKTOR UTAMA
yg mempengaruhi Harga/Index yaitu Growth dan Suku bunga.

1. Pengaruh GROWTH:
- Kalo Growth kedepan diharapkan naik maka index akan naik.
- Kalo Growth kedepan diharapkan turun maka index akan turun.
- Jika Growth kedepan diharapkan naik dan tiba tiba harapannya
   menjadi turun maka IHSG akan mendapat hukuman DOUBLE turun,
   seperti terjadi SEKARANG.

2. Pengaruh SUKU BUNGA:
- Growth haruslah lebih besar daripada suku bunga, selisih
  (g - i) lah yang membuat index naik.
- Bertambah besar selisih (g-i) maka index akan naik lebih
  banyak lagi.
- Meskipun g tetap tapi jika sukubunga turun maka (g-i)
  menjadi lebih besar sehingga mendorong index naik.
- Saat ini suku bunga mengalami kenaikan sampe 5% jadi
  IHSG terpaksa kena DISCOUNT.

Saat ini bank bank menawarkan suku bunga deposito yg tinggi
sekali padahal Amerika menurunkan terus the Fed sampe 1%. Jadi
saham saham yang Rate of Returnya (ROE) dibawah 20% menjadi TIDAK
MENARIK karena selisih (g-i) menjadi kecil dan tidak cukup untuk
mengcover unsur Risk.

Tapi kalo melihat Growth GDP Amerika 2009 diperkirakan cuman 1,4%,
maka Growth Indonesia yg diperkirakan 5% masih lebih bagus tapi
inflasi diperkirakan 7%, jadi growthnya kemakan inflasi.

Tapi kalo kita melihat inflasi diatas satu digit menjadi 7%
pada tahun depan maka IHSG punya harapan untuk naik karena
suku bunga bisa dipangkas untuk memberikan stimulus bagi
ekonomi yg melesu pada thn 2009. Bayangin gimana Amerika mau
nurunin suku bunga lagi untuk mendorong ekonominya karena
suku bunganya udah tinggal 1%.

Sedangkan di Indonesia jika TIGHT MONETER sudah longgar maka
suku bunga akan turun, penurunan suku bunga pada thn 2009
akan membuat IHSG menjadi menarik, sehingga Deposito Rupiah
dan USD akan masuk beli saham murah di Pasar Modal karena
diperkirakan USD pada thn 2009 sekitar 9800 pada Q2/09. Disamping
itu tentunya dari 2009 ke 2010 akan ada POSITIVE growth yg
membuat index naik lagi pada akhir 2009.

Jadi kalo KIRA KIRA SIH, thn 2009 IHSG 2000 akan tercapai, mungkin
pertengahan atau mungkin juga akhir 2009.

Gimana dapet angka 2000 ?. Kan udah dibilang KIRA KIRA karena
musti nanya pak Armando ato kang Ocoy dulu RUMUSnya ... hehehe...




Kirim email ke