Mungkin kita semua kurang simpati terhadap Kelompok Bakrie (KB) atas sepak 
terjangnya dalam dunia bisnis, dan berbagai "game" yang menyusahkan para 
investor. Tapi fakta yang terjadi saat ini adalah: kalau krisis KB dibiarkan 
berkembang tanpa kendali saat ini, efek negatif berantai yang akan muncul bisa 
mengakibatkan guncangan yang besar pada pasar modal, pasar keuangan, dan 
akhirnya bisa mengganggu kegiatan ekonomi; serta merugikan semua pelaku di 
industri ini.

Kalau kita bersedia meluangkan sedikit waktu untuk menganalisa efek negatifnya, 
mungkin kita akan memaklumi andaikata pemerintah akhirnya harus turun tangan 
menyelesaikan masalah KB, memang ini TIDAK ADIL, tapi untuk kepentingan yang 
lebih besar, mau tak mau, rela tak rela, jalan ini mungkin yang terbaik untuk 
semuanya.

Sekarang adalah saat untuk mencari jalan keluar dan menyelesaikannya, setelah 
semua teratasi, baru waktunya menuntut tanggung jawab atau mencari sebab dari 
masalah. "Keenakkan KB", Anda mungkin berpendapat begitu, sayang sekali realita 
dunia bisnis memang seperti ini: "kalau besarnya hutang seseorang bisa 
membahayakan keadaan krediturnya apalagi efek buruknya sangat luas, yang pusing 
bukanlah yang berhutang, tapi orang lain."


Salam,
TJ



  ----- Original Message ----- 
  From: icchanks 
  To: [email protected] 
  Sent: Thursday, October 30, 2008 4:52 PM
  Subject: [obrolan-bandar] Re: Daripada BUMI Dibeli Asing Mendingan Kita 
Beli---> Saving Private Bakrie


  BAILOUT ALA INDONESIA..

  --- In [email protected], "conx_2003" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
  >
  > semua mau menyelamatkan bakrie, karena jika orang terkaya no 1
  > indonesia susah
  > 
  > kita juga pasti ikut susah!!!
  > 
  > 
  > 
  > --- In [email protected], "indeks bei3000"
  > <indeksbei3000@> wrote:
  > >
  > > Kamis, 30/10/2008 15:56 WIB
  > > Menneg BUMN: Daripada BUMI Dibeli Asing Mendingan Kita Beli
  > > *Alih Istik Wahyuni* - detikFinance
  > > 
  > > 
  > > 
  > > *Sofyan Djalil (detikcom) *
  > > *Jakarta* - Pemerintah masih tertarik dengan PT Bumi Resources Tbk
  > (BUMI),
  > > milik Grup Bakrie. Pemerintah beralasan, BUMI merupakan perusahaan
  yang
  > > bagus, dan bisa memenuhi kebutuhan batubara Indonesia.
  > > 
  > > "Yang penting bagi saya, BUMI itu aset bagus, kita butuh batubara.
  > Daripada
  > > dibeli asing, mendingan kita yang beli, selama harganya bagus,
  term-nya
  > > baik. Pokoknya *b to b* dengan harga yang bagus," ujar Menneg BUMN
  > Sofyan
  > > Djalil, di kantornya, Jakarta, Kamis (30/10/2008).
  > > 
  > > PT Bakrie and Brothers Tbk (BNBR) selaku induk usaha PT Bumi
  > Resources Tbk
  > > (BUMI) kini masih melakukan negosiasi
  > >
  >
  
<http://www.detikfinance.com/read/2008/10/29/102834/1027680/6/bakrie-kembali-minta-tambahan-suspensi-saham>untuk
  > > penjualan anak-anak usahanya. Menurut Direktur Corporate Secretary
  > BNBR, Sri
  > > Darmayanti dalam keterbukaan informasi yang disampaikan kepada
  BEI, Rabu
  > > (29/10/2008), proses diskusi penjualan saham anak perseroan yakni
  > BUMI dan
  > > Energi Mega Persada masih berlangsung hingga saat ini.
  > > 
  > > Menurut Darmayanti, perseroan kini sedang melakukan negosiasi dengan
  > > sejumlah investor dari Australia, India, Malaysia,Filipina, China,
  Timur
  > > Tengah dan juga Indonesia. Sejumlah BUMN dikabarkan ikut mengincar
  saham
  > > anak usaha Grup Bakrie itu.
  > > 
  > > Sofyan mengakui bahwa dirinya sudah mendengar bahwa PT Tambang
  Batubara
  > > Bukit Asam Tbk (PTBA) kini sedang melakukan pembahasan dengan BUM.
  > > 
  > > "PTBA, saya dengar mereka yang berminat, tapi saya dengar juga ada
  > BUMN yang
  > > berminat ikut konsorsium. Tapi sampai sekarang belum ada yang pasti.
  > Itu kan
  > > tindakan korporasi, kalau sudah final, baru mereka lapor ke kita,"
  tegas
  > > Sofyan.
  > > 
  > > Menurut Sofyan, kemungkinan BUMN yang menawar BUMI akan menggandeng
  > pihak
  > > lain. Namun Sofyan mengaku tidak tahu konsorsium mana yang akan
  > digandeng
  > > BUMN untuk membeli BUMI.
  > > 
  > > Sofyan menegaskan, jika sampai konsorsium BUMN tersebut bisa
  mendapatkan
  > > BUMI, maka itu berarti sangat bagus. "BUMI itu batubaranya bagus
  sekali,
  > > kalorinya di atas 6.000, jumlah cadangannya banyak. Cuma karena
  > banyak utang
  > > aja dia," tegasnya.
  > > 
  > > Ia menambahkan, jika PTBA membeli saham BUMI, maka dananya akan
  > berasal dari
  > > dana sendiri bukan dari Pusat Investasi Pemerintah (PIP).
  > > 
  > > "Dananya sendiri atau dana dari l*everage *mereka sendiri. PIP bukan
  > buat
  > > itu. PIP itu untuk *buy back* BUMN, atau kalau nggak digunakan akan
  > > digunakan untuk tujuan investasi lain, kita nggak tahu. Artinya secara
  > > teori, PIP itu tergantung keputusan Menkeu," jelasnya.*(qom/ir)*
  > >
  >



   

Kirim email ke