Pak DE, bukannya Eropa Barat jauh lebih stabil dibanding Amerika?
--- On Thu, 30/10/08, Dean Earwicker <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
From: Dean Earwicker <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: Re: [obrolan-bandar] Re: Kira2 Indikator apa yah bisa dipake ambil
keputusan?
To: [email protected]
Date: Thursday, 30 October, 2008, 12:30 AM
Mnrt saya pribadi sih, kalau bumi bukan punya bakrie (yang sahamnya
di repo), 8000 sih target wajar. <5000 itu udah diskon, dengan catatan KPC dan
Arutmin gak dijual (siapa tahu, namanya orang BU apa aja dikerjain).
Secara fundamental 'tok, BUMI has a good prospect, walau kita tahu harga saham
gak serta-merta ikut. Ada faktor X disini, yaitu TRUST, yang kemudian menyeret
saham-saham satu grup spt elty, btel, unsp, dsb. Mana ada analis berani kasih
target unsp 200 perak.
Masalahnya corp. action yang "gila" dan "remang-remang" ini yang bikin analis
dan investor pusing. Even daisy dan kang ocoy pun gak mungkin factor-in
informasi yang memang SENGAJA ditutupin oleh emiten. Okelah bisnis bagus,
laporan ciamik, prospek ada, tapi pemiliknya akrobat terus, ya gimana orang mau
percaya..
Maka munculah pendekar-pendekar yang bisa bertarung di keremangan, antara lain
Pak Oen, dan Elaine.
Si Daisy saya lihat cukup independen terlepas dari siapa yang hire dia, krn dia
yang pertama downgrade ANTM dulu waktu harganya masih 4550. Mbah pasti inget.
Sejuta topan badai muncul di milis, toh akhirnya dia terbukti benar. (malah
antm kebablasan sampe <1000)
Kalau ternyata gonjang-ganjing repo ini "aman terkendali", BUMI bukan tidak
mungkin jadi leader lagi, siapapun pemiliknya nanti. Tapi kalau berantakan, ya
wasalam.
Faktor selebihnya ya sesuai posting saya sebelumnya, smart money ngejar Amerika
dulu. Mau nyoba jadi orang "waras" diantara orang gila malah kapiran jadinya.
Regards,
DE
Pada 30 Oktober 2008 00:08, jsx_consultant <jsx-consultant@ centrin.net. id>
menulis:
Oke lah, mungkin kita engga sanggup bayar analyst doing FULL DETAIL
analysis, tapi at least dia bisa FILTER rekomendasi analis yg bikin
target ketinggian seperti nangkep analis bego yg bikin prediksi BUMI
8000.
Kalo analis yg kita hire bisa bilang itu target ketinggian dengan
alasanya yg kita bisa ngerti, mungkin KORBAN BUMI dimilis OB
engga terlalu banyak...
Mungkin member disini ada yg kasih warning dari segi technical
tapi karena target 8000 ITULAH yg bikin orang celaka.
Masasih, analis 10j/bln engga bisa filter BUMI 8000 ketinggian ?.
--- In obrolan-bandar@ yahoogroups. com, "Dean Earwicker"
<dean.earwicker@ ...> wrote:
>
> Mbah, untuk analis fundamental independen minimal kita harus modalin
> bloomberg terminal dan CEIC <http://www.ceicdata .com/>, itu aja
biaya
> langganan bisa 20 juta lebih perbulan. Analisa gak cuma dari lapkeu
tapi
> juga kondisi makro, dan statistik industri dan regional lainnya.
Misalnya
> mau buat analisa sektor perbankan, kan gak cuma baca lapkeu doang,
banyak
> faktor lain yang mesti dikalkulasi.
>
> Biaya riset itu mahal mbah, karena selain punya data lengkap, juga
harus
> visit ke emiten ybs. Diskusi dengan CEO nya, tanya visi kedepan mo
ngapain,
> visit ke lokasi, lihat pabriknya, lihat proyeknya, dsb. Seperti
mbak Daisy,
> minimal dia harus nongkrong di refinerynya KPC, lihat mesinnya
jalan apa
> engga. Foto-foto, interview dengan kepala proyek, dsb.
>
> Setelah visit, sedikit banyak mempengaruhi estimasi kedepannya,
jadi gak
> berdasarkan angka2 aja. Analis juga tau angka bisa dimaenin. Kalo
disuruh
> nyari data dari warnet mah atuh kasian analisnya... yang ada
browsing
> indowet melulu..heheheh
>
> Regards,
> DE
>
> Pada 29 Oktober 2008 23:23, jsx_consultant
> <jsx-consultant@ ...>menulis:
>
> > Ini milis obrolan kambing atau ayam... hehehe...
> >
> > Gimana pak DE,
> >
> > Usulan cari Analis Fundamental dari pendapat pak DE gimana ?.
> >
> > Terus terang, kita disini belum selevel ama anlis prof.
> > Ingat engga kita ngomong soal EBITDA aja, masih pada bingung,
> > kacuali pak Armando atau Kang Ocoy, yg lainnya cuman bengong.
> >
> > Harus kita akui, kita masih lemah...
> >
> >
> >
> > --- In obrolan-bandar@ yahoogroups. com, "t_bumi" <t_bumi@> wrote:
> > >
> > > --- In obrolan-bandar@ yahoogroups. com, "Dean Earwicker"
> > > <dean.earwicker@> wrote:
> > > >
> > > > .. dan invest di kambing, karena:
> > > >
> > > > 1. Gak mungkin di repo
> > > > 2. Gak ada ada derivatifnya. .. (ada sih, sop kambing,
tongseng)
> > > > 3. Bikin higher high sampe desember
> > > > 4. COGS relatif flat (rumput, ongkos ngangon), growth stabil
> > selama
> > > > bandotnya sehat
> > > >
> > > > Resiko:
> > > > 1. Kompetitor punya kambing lebih ganteng
> > > > 2. Kena anthrax atau keselek paku
> > > > 3. Dicolong orang
> > > > 4. Lebaran haji di undur.. (eh gak mungkin ya..)
> > > >
> > > > wes ngomong apa sih gw.. heheh..
> > > >
> > > > Regards,
> > > > DE
> > > >
> > > > sip : tbumi
> > >
> > > Kelebihan pelihara ayam :
> > >
> > > - modal kecil
> > > - Waktu singkat utk panen uang
> > > - Bertelur
> > > - bila tak bertelur lagi, maka daging bisa dimasak dan tulangnya
> > > bisa dijadikan soup ayam.
> > >
> >
> >
> >
> > ------------ --------- --------- ------
> >
> > + +
> > + + + + +
> > Mohon saat meREPLY posting, text dari posting lama dihapus
> > kecuali diperlukan agar CONTEXTnya jelas.
> > + + + + +
> > + +Yahoo! Groups Links
> >
> >
> >
> >
>
------------ --------- --------- ------
+ +
+ + + + +
Mohon saat meREPLY posting, text dari posting lama dihapus
kecuali diperlukan agar CONTEXTnya jelas.
+ + + + +
+ +Yahoo! Groups Links
http://groups. yahoo.com/ group/obrolan- bandar/
Individual Email | Traditional
http://groups. yahoo.com/ group/obrolan- bandar/join
(Yahoo! ID required)
mailto:obrolan-bandar- [EMAIL PROTECTED] ps.com
mailto:obrolan-bandar- fullfeatured@ yahoogroups. com
obrolan-bandar- unsubscribe@ yahoogroups. com
http://docs. yahoo.com/ info/terms/
New Email addresses available on Yahoo!
Get the Email name you've always wanted on the new @ymail and @rocketmail.
Hurry before someone else does!
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/