Buy back kalo sekarang sudah hampir ato kira2 sudah dijalankan, menurut saya sudah sesuai pak JT, BUMN juga ga boleh beli di harga tinggi, saat sekarang menurut saya (tinjauan saya terbatas), seandainya besok terjadi pembelian terus jauh lebih efisien, daripada harga dipatok tidak bergerak. Buy back ini PENTING, utk menunjukkan kepada investor bahwa, investasi saham terjamin (level tertentu) tidak lepas kendali, dan cermin keyakinan emiten, dari pihak emiten, saham buyback utk alternatif pendanaan (OC) daripada terus menerus cari dana lewat bank.
salam --- In [email protected], "JsxTrader" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Demand tidak akan serta-merta bakal naik even jika batas AR kanan > ditiadakan.., dalam masa bearish, naturally harga naik lebih pendek dan > lebih sulit dibandingkan masa bullish., jadi biar AR dibuka sekalipun tetap > akan sulit naik, karena memang masanya lagi bearish (locally & globally). > > > > Menurut saya problemnya bukan batasan AR kanan, tapi confident yg sudah > tipis., tampa ada confident jangan harap demand akan meningkat., Logika > bahwa kalau risk lebih kecil dari reward bisa menaikan demand.., hmmmm, > kalau kita lihat harga-harga sekarang apa ngga sudah cukup rendah sehingga > kalau bicara risk & reward, in term of target low & high, risk-nya sdh jauh > lebih rendah dari rewardnya.., tapi tetep aja orang ngga berani beli. > > > > Menjaga supply dgn cara suspend sell selama 7 hari?? Waduh saya khawatir > malah itu akan menurunkan demand.., siapa yg berani pegang barang dan di > lock 7 hari dalam kondisi kayak begini? Siapa yg bisa jamin harga 7 hari > kedepan tidak semakin anjlok? Logika bahwa kalau di lock, supply akan > berkurang sehingga bisa menaikan harga saya pikir masih sangat debatable. > > > > Masalah komitmen pemerintah thd Buy Back, rasanya mereka (bumn) pelan-pelan > sdh menjalankan, tapi kelihatannya tujuan awal dari buy back itu sendiri sdh > melenceng. > > > > > > Regards, > > JsxTrader > >

