Anyway..iseng-iseng aja... JKSE biggest cap TLKM 156T BUMI 109T ASII 88T BBRI 73T BBCA 72T BMRI 60T PGAS 56T
sorry ya kalau ada yang nyelip.... cuman berdasarkan memory aja Ulasan FA hmin pakai asumsi bodoh yield obligasi 10% return per anum no risk TLKM 7750 PER 12.4 price in..dengan asumsi earning bakalan turun..sepertinya berat buat TLKM untuk melewati 9000 BUMI 5650 PER gak jelas EPS gak jelas... gorengan kelas tinggi. Komoditas energy underpresure... sideways kalau tidak downtrend ASII 88T 21850 PER 9.3 sekilas memang kelihatan murah. Tapi perlu diingat. Komoditas yang berkontribusi 50% terhadap pendapatan ASII tahun ini sedang downtrend. Sekilas terlihat murah..tapi outlook tidak begitu bagus. Apalagi kalau penjualan kendaraan bermotor tahun depan tidak bisa naik di atas 30%. TP tahun ini 25.000. BBRI 6050 PER 13.1 PBV 3.85 BBCA 2950 PER 14.97 PBV 3.49 BMRI 2925 PER 11.7 PBV 2.21 Di antara ketiga bank di atas BBRI dan BBCA sudah price in. Mau jadi PBV berapa kalau naik lagi ?? BMRI sekilas terlihat paling murah. Mungkin ini paling calon digoreng buat tahun ini. Tapi jangan lupa untuk exit. Lihat kredit BMRI paling banyak disalurkan ke sektor plantation. Kalau CPO jebol.. BMRI paling sakit jatuhnya dengan adanya NPL sektor CPO. PGAS 2450 PER 32 PBV 7.6 Kalau mau digoreng emang paling enak saham ini. Paling abu-abu. Apalagi range harga memungkinkan untuk digoreng sampai 3800 (asumsi target 2010 volume 1200 mmsdfc dengan PE 10 harga jual 5.5/mmbtu). Nah kalau lihat kenyataan di atas..sepertinya IHSG susah untuk bergerak ke atas terlalu jauh. Ada 2 resistant penting di JKSE 2322 2400 Kita lihat aja keberanian bandar IHSG. Melewati 2 titik tersebut..artinya bandar sudah punya nyali untuk mengambil barang retail yang nyangkut.. which TA languange ussualy call BREAKOUT. Sementara..trading dulu aja...kalau mau invest..second liner non komodity. Just like Warrent Buffet.