DER 1,5 ga terlalu jelek.. dalam perjanjian kredit dengan bank mandiri, DER 
harus tetap di jaga di bawah 2,4.. untuk itu masih sisa spread yg cukup besar. 
Mengenai BID dan OFFER yg belum banyak, itu akan naik sendiri ketika harga 
sudah naik ke atas... seperti kasus JPRS ketika di harga 250-500 ga ada bid dan 
offer ribuan lot...

--- On Sun, 7/27/08, Bernie <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
From: Bernie <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: Re: [obrolan-bandar] Re: All About TMAS... Buy..
To: obrolan-bandar@yahoogroups.com
Date: Sunday, July 27, 2008, 12:16 AM










 






    
            TMAS setau saya lebih fokusnya ke peti kemas,1-2 tahun ini banyak 
buka jalur baru pelayaran+nambah kapal. Mereka keliatanya juga berhasil 
'mengakali' kenaikan BBM dengan menjual kapal2 lama biar gak boros. Laporan keu 
sih profitable,cuma  jeleknya masih banyak hutang (DER sekitar 1,5x) tp kyk 
HEXA juga tetap naik walau banyak hutang. Manajemen cuma target net profit 
101,2M setara EPS kira2 87,rasanya sih tercapai kl liat kinerjanya. 
Tecnically,udah break downtrend 1th. Belum cukup likuid ya,order book cuma 
ratusan lot maybe ntar kl dah rame  seperti halnya JPRS/HEXA yg bid/offer tiba2 
jadi tebal :) 


On 7/27/08, t_bumi <[EMAIL PROTECTED] co.id> wrote:

--- In obrolan-bandar@ yahoogroups. com, elvira raven <elviraraven@ ...> 
 wrote:

 >
 > 
 > SIP : tbumi

 Diantara emiten pelayaran APOL, BLTA, SMDR dan TMAS, hanya BLTA

 yang likuid. Setahu kami hanya BLTA yang ada tanker CPO.

 Ekonomi global yang lesu, tentu akan berdampak juga dgn muatan


 kapal. Terkecuali tanker minyak, CPO dan kapal batubara yang

 masih bisa cuan. 

                



      

    
    
        
         
        
        




        




        
        


        
        
        




      

Kirim email ke