tengkyu Mbah. Hmm.. sepertinya harus punya style emang ya. Nanti tinggal ikutin style tersebut. Dan kayaknya saya mulai ada gambaran style apa yang cocok buat saya. Tapi sepertnya instictnya juga harus diasah nih... Instict yang tajam sepertinya masih ada di atas trading style yang kita ambil.
On 11/10/07, jsx_consultant <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Apakah INVESTOR perlu CUTLOSS ? > > Jawabannya anda bisa lihat pada grafik ANTM. > - ANTM high 3300 di Mei, > - Turun ke 1850 di Agustus, > - Saat ini 4475. > > Meskipun FA ANTM bagus, ANTM cuman dihargain 1850 bulan > Agustus (cuman 3 bln lalu) atau anda dikasih discount > pembelian sebesar 44% dibandingkan Bulan Mei (3300) > > Sebaliknya jika anda beli hari ini di 4475, maka anda > beli lebih mahal 141% dibanding bulan Agustus (1850). > > Jika melihat CASE ini, terlihat Analisa Fundamental DOANG > tidak bisa jadi JAMINAN, Siapa BISA menjamin ANTM tidak akan > balik ke 1850 (harga 6 bulan lalu) ?. > > Perasaan sekarang SIH bilang engga ada kemungkinan ANTM > bisa ke 1850. Tapi perasaan itu JUGA SAMA 6 bulan lalu, > Pada saat itu orang dimilis ini BERKOAR-KOAR agar ANTM jangan > dijual, tapi faktanya turun dari 3300 ke 1850... > > Anda tentu BINGUNG kalo baca ini, lalu buat apa analisa fundamental > kalo tidak bisa jadi JAMINAN ?. > > KEMARIN embah iseng membandingkan analisa FA dan analisa TA > untuk memprediksi kenaikan index DJI tadi malam. INI adalah > KESALAHAN BESAR !!!!. > > Yang BENAR: > - Analisa TA dan analisa FA harus saling MENDUKUNG in HARMONY > sebagai PEGANGAN dalam investasi. > > Kenapa: > - Harga mewakili fundamental, > - Harga BERGERAK mewakili PERUBAHAN fundamental dan HARAPAN > fundamental yg akan dicapai dikemudian hari. > - Jadi analisa Fundamental adalah DASAR dari investasi. > > TAPI: > - Analisa fundamental bisa salah, mentri keuangan atau gubernur > bank sentral aja bisa salah. > - Ada informasi yg tidak kita ketahui, akibatnya analisa > kita bisa salah. > - Metoda valuasi ada macam macam, hasil valuasinya BERBEDA > BEDA seperti pada TLKM, ada yg kasih harga 9600, ada yg kasih > 14000 dll. > > Siapa YG BENAR ?: > - Yang benar ialah harga yg DIPERDAGANGKAN di market (grafik harga). > > Disini terlihat Analisa Fundamental dan Analisa teknikal merupakan > SUATU KESATUAN. > > TA and FA in HARMONY: > - TA digunakan untuk mencheck BENAR/TIDAKnya analisa FA kita. > - TA bisa membantu mencari saham yg FA nya bagus secara > cepat. Saham yg bergerak dalam trend biasanya FA nya bagus. > - TA pada index membantu kita memilih saham berfundamental > bagus IN THE STRONG SECTOR and IN THE RIGHT COUNTRY.. > > JIka TA dan FA engga SINKRON atau berlawanan: > - Kemungkinan analisa fundamentalnya salah. > - Pasar lagi DITEKAN agar investor TERKECOH. > - Pasar lagi super bullish, harga JAUH diatas valuasi normal. > Disini pasar lagi dikuasai oleh Trader Maniak atau market > lagi DIBANDARIN. > - Harga udah tinggi engga karuan karena pasar tipis dan > barang mayoritas dikuasai pihak tertentu.. > > Kesimpulan: > - TA dan FA adalah suatu kesatuan dalam dunia investasi, tidak > perlu DIRIBUTKAN mana yg lebih hebat. > - TA dan FA adalah suatu kesatuan, mirip suami dan istri yg > hidup in harmony membentuk sinergi. Hasil analisa FA yg > dilengkapi TA pasti lebih baik daripada analisa FA sendiri. > Pernah denger engga: Dibalik sosok presiden ada istri yg > hebat pula. > > Jadi kapan investor jangka panjang harus CL, jawabannya ada > pada analisa TA yaitu jika harga sudah engga sinkron ama TREND, > TREND bisa diwakili oleh GARIS atau indicator Moving Average > yang disesuaikan dengan periode investasi. > > Untuk detailnya bisa tanya ama SENIOR2 TA... > > Ini adalah GAMBARAN UMUM, dalam kenyataan kita berhadapan > dengan gerakan harga YG FANTASTIS dlm peiode yg singkat, disini > embah rasa engga ada RUMUSnya, mungkin HOKIE dan NALURI yg dominan... > > Mungkin ada yg mau nambahin ?. > > --- In [email protected], "abdulrahim abdulrahim" > <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > > Ivnestor khan maennya longterm. > > Misalkan si investor Pedagang_Kentang membeli saham KNTG.JK di harga > > yang cukup tinggi. Menurut FA, prospeknya sangat bagus. Pemerintah > > sudah menandatangani sebuah proyek mega raksasa untuk membangun > > perkebunan kentang di separoh daratan Kalimantan. Selama ini trend > nya > > juga menunjukkan bahwa saham KNTG.JK ini melaju cukup kencang. Namun > > suatu saat, trendnya gak berlanjut dan jatuh di bawah harga yang > > dibeli oleh si investor Pedagang_Kentang. Si investor ini gak tau > > kenapa harga saham KNTG.JK jatuh yang sebenarnya prospeknya malah > > makin menjadi2, mengingat separoh penduduk bumi memutuskan untuk > > menjadikan kentang sebagai makanan pokoknya. Meskipun prospeknya > > semakin bagus, tapi nilai KNTG.JK ini makin turun. Si pedagang > KNTG.JK > > tau dari pelajaran teman2nya yang nongkrong di milis > > Orangorangmimpi-Berduit, trader harus disiplin terhadap money > > management bahwa gak boleh emosional dan harus strict terhadap > resiko > > keuangannya. Kalau suatu saat sebuah saham memberikan kerugian > > mencapai sekian % maka harus TEGA untuk Cut loss. > > > > Tapi karena investor Pedagang_Kentang merasa dirinya bukan trader > > melainkan investor, maka dia menjadi bingung, apakah dia harus CL di > > saham KNTG.JK yang sudah memberikan kerugian di atas 6% atau > menunggu > > KNTG.JK kembali ke trend sebelumnya yang menanjak terus?

