BEI Protes Ada Satgas Markus di Bursa "Memang ada apa di BEI, secara elektronik semua perdagangan sudah ada dalam keterbukaan." Kamis, 8 April 2010, 08:44 WIB Antique, Purborini Dirut BEI Ito Warsito (vivanews.com/arinto ) BERITA TERKAIT
* Gara-gara Gayus, Orang Pajak Ketakutan * "UKM Paling Banyak Jadi Korban Pajak" * Susno Digilir Dua Komisi DPR Hari Ini * Hari Ini, Susno Dipanggil DPR * RDP Dengan Tiga Pati Polri Terancam Batal web tools smaller normal bigger VIVAnews - Otoritas Bursa mempertanyakan target pengawasan Satuan Tugas Pemberantasan Mafia Hukum (Satgas Markus) kepada Bursa Efek Indonesia. "Memang ada apa di pasar modal, secara elektronik semua perdagangan sudah ada dalam keterbukaan," kata Direktur Utama BEI Ito Warsito di Jakarta, 7 April 2010. Hasil penyelidikan Polisi menyatakan, Gayus mempunyai 23 rekening tabungan dan deposito di BCA, Bank Panin, dan Bank Mandiri. Satgas mencurigai asal dana berasal dari beberap emiten yang terdaftar di BEI tersebut. Ito menuturkan, dia tidak akan menutupi laporan beberapa emiten disangkutpautkan dengan kasus yang terjadi di Direktorat Jenderal Pajak. "Begini, kita punya sistem yang memantau tentang hal itu. Jadi, semua bisa dilihat di sana," katanya. Terkait hal tersebut, BEI berencana meminta penjelasan kepada para emiten. "Kita hanya sebatas meminta keterbukaan publik kepada mereka," kata dia.