Menurut saya.. dalam kasus TMPI.. trailing stop pun ngak ada gunanya.. Trader berpengalaman langsung jual pada harga AR begitu lihat ada guyuran. So.. tralling stop 5% hanya akan menjadi harga offer pada saat panic selling.
Kalau di forex memang trailling stop bisa berguna.. cuman di saham.. karena volume sedikit jadi agak susah. Nah.. untuk kasus TMPI yang diperlukan adalah antisipasi dan belajar. Belajar meprediksi bagaimana ending suatu rally. Nah dari situ kita bisa menghitung risk-reward.. dan pakai system yang paling aman. Halim On 6/5/07, slamet Hariadi <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Meski tidak punya TMPI saya turut prihatin buat rekan2 yang jadi korban Auto Rejectnya TMPI hari ini... Sama sekali tidak terbayangkan, pagi ijo royo2 siangnya Auto Reject bawah.. Seandainya broker Anda (khususnya yang online trading) punya fasilitas Stopp Loss Order dan Trailing Stop, tentu Anda tidak akan menjadi berdarah2 hari ini, cukup setting maximal loss yang Anda tolerir setiap kali anda entry suatu saham (misal 5 %) maka berapapun bandar menarik harga ke bawah, maximal kerugian Anda hanya 5 %. Sebaliknya kalau ternyata harga saham nya naik ya Anda tinggal naikkan saja stop loss order Anda untuk melindungi modal Anda. Saya membayangkan kalau ada broker yang mau INVEST SEDIKIT untuk mengembangkan ONLINE TRADING yang SUPPORT STOP LOSS ORDER / TRAILING STOP, pasti BANYAK PEMINATNYA.. INVEST SEDIKIT ?? Ya, karena sudah ada sistem online trading dengan market info yang bagus seperti HOTS. Jadi broker lain TIDAK PERLU bikin online trading dengan Fitur Market Info/Chart/Fitur lain2...BUANG2 DUIT...Bikinlah SESUATU YANG BERBEDA... Mereka cukup bikin sistem yang isinya cuman ORDER doang plus pernak2 perniknya semacam AMEND/WITH DRAW/ dan tentu saja STOP LOSS/TRAILING STOP... Disamping lebih mudah, pasti akses ke sistem ini jadi LEBIH CEPAT/RINGAN..sesuatu yang sangat diharapkan user.. Kalau ada sistem ini, saya akan transaksi menggunakan sistem ini... Apakah saya berhenti langganan HOTS..?? tentu TIDAK... HOTS tetap perlu untuk melihat market info/ chart dll..toh biayanya cuman 30 ribuan.. Broker yang mau mengembangkan sistem ini PASTI UNTUNG dari fee transaksi jual beli plus frekwensi transaksi yang lebih tinggi karena apabila stop loss tersentuh maka trader akan punya uang CASH dan pasti akan dibelanjakan lagi ke saham lain..(fee beli lagi).. SEMENTARA E Trading cuman dapat fee langganan HOTS 30 ribuan per bulan....-) Semoga segera ada broker yang punya fasilitas ini dan bisa dinikmati rakyat banyak ya...