Om Tjhai.
Thank you..
Salam
Kobayashi
--- Sent with System SEVEN - the new generation of mobile messaging

-- pesan orisinal --
Subyek: Re: {s-i} BBRI Update
Dari: "tjhai lioe" <[email protected]>
Tanggal: 02-02-2010 16.08

Selasa, 02/02/2010 14:19 WIB
*Bakrie Sumatera Dapat Restu Rights Issue Rp 4,963 Triliun
Whery Enggo Prayogi - detikFinance *


(foto: dok detikFinance)

Jakarta - Pemegang saham PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP) telah
menyetujui rencana perseroan untuk menerbitkan saham baru dengan Hak Memesan
Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau rights issue sebanyak 9,454 miliar saham
baru.

Harga rights issue UNSP yang ditetapkan sebesar Rp 525 per saham atau total
Rp 4,963 triliun. Dari seluruh pemegang saham yang hadir dalam RUPSLB ini,
hanya 50,08% yang hadir.

Demikian disampaikan Direktur Utama UNSP Ambono Janurianto seusai Rapat Umum
Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di hotel Nikko Jalan MH Thamrin Jakarta
Selasa (2/2/2010).

Selain itu, setiap pemegang saham yang memiliki dua lembar saham, berhak
atas lima saham baru (right issue) yang ditawarkan (2:5), dengan harga Rp
525 per lembar. Setiap 15 saham baru juga melekat satu waran seri II yang
diberikan cuma-cuma.

Tanggal terakhir perdagangan saham HMETD di pasar reguler dan negosiasi
dijadwalkan 9 Februari 2010, sedangkan untuk pasar tunai 12 Februari 2010.
Recording date rencananya pada 12 Februari 2010, dan distribusinya pada 15
Februari 2010.

Periode perdagangan dan pelaksanaan right issue pada 16-22 Februari 2010.
Penjatahan di 25 Februari 2010, dan periode distribusi saham secara
elektronik 18 - 24 Februari 2010.

Ia menjelaskan, dari total dana right issue Rp 4,97 triliun, sebanyak Rp
3,16 triliun digunakan sebagai dana akuisisi 9 perusahaan Grup Domba Mas.
Sebanyak Rp 2,06 triliun merupakan nilai akuisisi, sedangkan sisanya, Rp 1,1
triliun disiapkan sebagai belanja modal (capital expenditure/capex) dan
modal kerja untuk calon anak usahanya tersebut.

Capex sebesar Rp 560 miliar akan dianggarkan perseroan, sedangkan modal
kerja yang disiapkan sebesar Rp 540 miliar. Dengan persetujuan akuisisi ini,
UNSP akan menanggung seluruh kewajiban yang dimiliki grup Domba Mas.

Sebagai pembeli siaga (standbuyer) dan penjamin pelaksana emisi
(underwriter) perseroan menunjuk PT Danatama Makmur.

Menurutnya, total nilai kewajiban seluruh grup Domba Mas tercatat Rp 7,152
triliun. Terdiri atas pinjaman pemegang saham lama Rp 269,323 miliar,
pinjaman bank senilai Rp 2,602 triliun dan pinjaman kepada pihak ketiga
sekitar Rp 4,280 triliun.

Lanjutnya, total nilai kewajiban jangka pendek grup Domba Mas tercatat Rp
2,399 triliun. Namun kewajiban jangka pendek senilai Rp 45,26 miliar sudah
termasuk dalam kesepakatan akuisisi, sedangkan kewajiban jangka pendek grup
Domba Mas yang ditanggung UNSP masih sebesar Rp 2,353 triliun.

Selain menerbitkan saham baru, perseroan juga berencana melepas waran seri
II sebanyak 630,316 juta lembar, dengan harga Rp 530 per lembar. Total dana
keseluruhan diperkirakan mencapai Rp 334,067 miliar.

Seluruh saham hasil pelaksanaan HMETD ataupun waran seri II merupakan saham
yang dikeluarkan dari portepel perseroan dan akan dicatatkan di Bursa Efek
Indonesia (BEI).

(wep/dro)

On Tue, Feb 2, 2010 at 1:46 PM, Tasrul <[email protected]> wrote:

>
>
>
>
> Risk < Reward
>
>
>
>
>
>
>
>  
>

Kirim email ke